Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 65


__ADS_3

Kedatangan mereka disambut hangat oleh kedua pria dan wanita paru baya yang diyakini Faiz keduanya merupakan penjaga sekaligus pengasuh anak-anak panti.


'Assalamualaikum'ucap Faiz dan juga Musa pada Afar juga jaedah.


'Waalaikumussalam'saut keduanya.


Faiz dan Musa dipersilahkan untuk masuk kedalam panti sedangkan semua bawaan masih berada dibagasi mobil.


'Ayo duduk dulu ' ucap umi Jaedah ,merekapun duduk diruang tamu sambil mengobrol Satu Sama lainya,tak lupa didalm obrolan mereka diselipkan ucapan terimah kasih kepada Faiz sang donator.


'Kami sungguh berterimah kasih atas bela sungkawan dan kebaikan Anda'ucap Afar menatap penuh kagum pada Faiz,Dijaman sekarang ternayat masih ada orang yang bagitu baik hati seperti Faiz,apalagi pria yang berada didepanya saat masih dibilang cukup muda.


'Berterimah kasilah pada Allah, saya hanyalah perantaranya'saut Faiz semakin menambah kekaguman Afar padanya.


'Umi Salsa dimana ? Afar balik menatap istrinya.


'Mungkin lagi Sama anak-anak ditaman belakang Bi 'Saut umi Zenah,Afar menganguk kemudian balik menatap Faiz dan juga Musa yang duduk didepanya.


'Kalian duduklah, saya ke dapur dulu'ucap Jaedah pada ketiganya dan berlalu meningalkan ruang tamu menujuh kedapur untuk menyiapkan teh hangat juga makanan ringanya.setelah kepergian Jaedah ketiganya kembali melanjutkan obrolan mereka.


'Pak ,bolehkah saya menjenguk anak panti ? ucap Faiz,Afar menganguk mengiyakan.


'Tentu Saja'saut Afar. Tak lama Jaedah kembali dari dapur dengan nampan yang dipegangnya.


'Diminum dulu teh panasnya nak'ucap Jaedah pada keduanya seraya meletakan teh panas dan juga cemilan ringanya.


'Dicicipi dulu Sajian sederhana kami'sambung Afar, Faiz menganguk dan tersenyum lembut pada keduanya.


Setelah mencicipi hidanganya,Faiz Dan juga Musa kembali ke mobil mereka untuk mengambil bawaan mereka.


Diluar Alizah masih berdiri diam didepan gerbang panti, Jangan ditanya bagaiamana ekspersi wajahnya saat ini ,ekspersi wajahnya sungguh meneduhkan bagi setiap mata yang melihatnya.Entah mengapa angin terus mengenai wajahnya seakan ikut andil dan ikut berperan dengan situasi Alizah saat ini


Matanya yang sedari tadi menatap tanpa arah kembali terfokuskan pada Faiz yang baru keluar, Faiz tak Sendiri ia bersama Musa dan juga kedua pasangan suami istri Afar dan juga Jaedah.


'Ini ada beberapa ole-ole buat anak panti'ucap Faiz pada keduanya.


'Baiklah,anak-anak ada ditaman belakang'ucap Afar. Merekapun berjalan menujuh taman belakang panti.


Alizah terus menatap gerak-gerik mereka, Alizah melangkah memasuki halaman panti, tentunya dengan menyelinap dan diam-diam.


Mereka terus berjalan hingga berhenti disebuah taman dimana terdapat anak-anak panti yang sedang tertawa renyah penuh kebahagia.


'kenapa berhenti ? ucap Alizah seraya mencari posisi yang aman.


Faiz menatap Sayu dan penuh kasih pada anak-anak panti .Lama memerhatikan tatapan Faiz tak sangaja menangkap sosok wanita dengan hijab syar'inya yang melambai diudara ,wanita itu sedang bermain dan bercanda gurau dengan anak panti.


'Kak..Kak Salsa 'teriak Salah satu anak Perempuan dan berlari mendekati Salsa.

__ADS_1


'Emma iya neni sayangnya Kak sa'saut Salsa sambil mencubit gemas kedua pipi anak gadis itu.


'Kak sa..pipi neni nanti jadi mela'ucap anak laki-laki yang berada disamping Salsa.


'He he he Kak sa gemas soalnya'sautnya kembali mencubit kedua pipi anak lelaki itu, mereka terus bergeluyut dengan Candaan mereka Hingga tatapan Salsa tak sangaja mengarah pada seorang pria yang tak asing baginya.


Salsa makin menajamkan penglihatanya.


'Dia pria yang Waktu itu'gumamnya mencoba memastikan apakah benar yang dilihatnya .


'Astagfirullah 'Musa segerah Menundukan pandanganya.Faiz yang berdiri disampingnya menepuk pelan pungung Musa.


'Dia anak Kami ,namanya Salsa'ucap Jaedah memperkenalkan dan berlalu menghampiri Salsa yang masih saja menaruh Pandanganya pada Faiz.


'Mereka..? ucap Salsa dengan tumpuan Mata yang mengarah pada Abinya dan juga dua pria yang tak lain adalah Faiz dan Musa.


'Salah satu diantara mereka adalah donator panti ini'saut Jaedah. Salsa terus menatap Faiz,ia tak menyangka mereka akan bertemu lagi.


'Ayo Nak'ajak Afar ,merekapun berjalan menghampiri anak-anak panti.


'Assalamualaikum 'Ucap Afar pada Salsa yang disampingnya berdiri Jaedah.


'Wa waalaikumussalam Bi'saut Salsa segerah menundukan pandanganya.


'Perkenalkan dia Salsa anak kami'sambung Afar.


'Assalamualaikum'ucap Faiz, anak panti yang tadinya bising tiba-tiba diam dan berbalik menatap Faiz.


'Waalaikumussalam Om..ganteng'saut anak-anak panti dengan suara khas cempreng mereka.


'Om ada bawa ole-ole, ada yang mau ? Faiz merentangkan kedua tanganya yang memegang beg tas Putih.


'Mau.. Mau om'teriak mereka seraya berlari mendekati Faiz.


'Tenang-tenang,semuanya tetap kebagian kok'ucap Faiz diikuti senyumanya. Faiz Mulai membagikan snak juga mainanya kepada anak panti dibantu Musa.


Alizah sedari tadi terus bersembunyi memilih keluar Dari persembunyianya ,dengan bagitu dia bisa melihat lebih jelas lagi.


'Siapa.. Siapa wanita itu ? Ucapnya memerhatikan seorang wanita dengan setelah pakaian besarnya.Alizah bisa melihat kecantikan yang dimiliki wanita itu walaupun kecantikanya tertutupi dengan pakaianya yang serbah besar.


'Neng ada yang bisa bapak bantu ? tanya pak Asef langgsung mengagetkan Alizah, Alizah tak menyadari keberadaan pak Asef yang Entah datang Darimana.


'Neng ada keperluan apa? sambung pak Asef.Alizah jadi kikuk, bisa malu jika Faiz mengetahui semuanya.


'Engak Pak saya tersesat dan Salah arah,permisi 'saut Alizah segerah berlari meninglakan panti.Pak Asef menatap bingung pada Alizah.


Musa yang Ikut membagikan snack pada Anak panti tak sengaja mengarahkan pandanganya pada samar-samar seorang wanita yang berlari menjauhi panti.

__ADS_1


'Apa Aku salah liat ? Ucapnya menatap arah dimana dirinya tak sengajah melihat seorang wanita masih dengan seragam sekolahnya.


'Kenapa? Tanya Faiz pada Musa yang diam tak merespon pangilan anak panti.


'Tidak, tidak kenapa-napa'saut Musa kembali membagikan snack pada anak panti.


Kembali pada Alizah yang terus berlari seperti orang gila,padahal jaraknya sudah cukup jauh dari panti.


hffttt.. hffttt.. Alizah menarik kasar nafasnya dengan pose tubuh yang menunduk sedangkan kedua tanganya diletkan pada kedua lututnya, Alizah cukup ngos-ngosan setelah terus berlarian sedari tadi.


Diraihnya saku bajunya dan mengeluarkan ponsel dari dalamnya. Sepertinya Alizah akan menelfon seseorang.


Alizah melakukan pangilan,beberapa detik kemudian.


NOMOR YANG ANDA TUJUI TIDAK DAPAT MENERIMA PANGILAN ATAU SEDANG BERADA DILUAR JANGKAUAN,SILAHKAN HUBUNGI BEBERAPA MENIT LAGI ATAU TINGALKAN SEBUAH PESAN.


Ting...


Ting...


Pangilan diakhiri.


'Tu anak pake gak aktif segala'suguk Alizah.Tak mengeyerah Alizah kembali menghubungi seseorang. Dua pangilan berikutnya yang ditujukan pada Mona dan Cika sama saja seperti Elsa barusan.


Alizah memperbesar area penglihatnya.


Kring... kring...suara jangkrik.


'Tempat Ini benar-benar sunyi'ucapnya menatap panjangnya jalan.


"""""""""""""""""""""""


Hai haii.


Ada yang nanya :


*Thor kok upnya dikit sih?


*Dibanyakin Thor upnya, udah gak sabar ni"


*Thor udah 2 Hari Loh gak upload"


Sorry Ya, akhir-akhir Ini author uploadnya gak bisa banyak, jujur ku capek banget.Kalian pasti tau sekarang sekolah diliburkan Karna COVID ,Author sekarang lagi sibuk Dabel X picah kepala karna ulangan di + tugas sekolah Dan semacamnya lagi,ngertiin Ya 😐


Sorry Hari ini upnya terlambat Jg Keknya 1 episod dulu Ya,Jjr ku capek banget Dan otak ni susah diajak kompromi πŸ˜…


plisssss ngertiinπŸ˜πŸ’•

__ADS_1


Maaf Kalo eke ngebacok πŸ™„


__ADS_2