
Setelah mencoba gaun pernikahanya ,kami pun pamit pulang,sepanjang perjalanan Alizah terus bertanya"dengan pikiranya.
Seperti apakah keluarga dan calon suaminya nanti,bagaimana kebiasaan mereka,bagaimana agama mereka ,apa mereka juga sama seperti keluarganya ,kental akan agamanya.
"Semoga saja tidak "gumam Alizah dalam hati.
"Ma...seperti apa calon Alizah nanti ? tanyanya Penasaran.
"Kenapa kamu nanyain hal itu ? ucap Amalia,Ia berfikir mungkin Alizah sudah mulai menerima perjodohanya.
"Alizah penasaran aja "jawabnya.
"Tentu saja ,Kalian menjodohkanku dengan orang yang tidak kukenali tentu saja aku akan bertanya"gumam Alizah pelan.
"Nanti juga kamu akan tau nak"ucap Amalia dengan senyumanya.
Alizah terdiam."Em...mah kenapa Alizah ngak bertemu denganya ? apalagi tadikan percobaan gaun pernikahanya,seharusnya dia ada untuk mencoba gaun pernikahanya"tanya Aliza lagi,mungkin dengan ini ia bisa mengetahui seperti apa keluarga dan calon suaminya,
"Tentu saja tidak boleh,Selama kalian belum menikah,kalian tidak diperkenankan untuk bertemu.Sebenarnya bisa saja ,tapi calon suamimu itu ingin menghindarinya takut dosa"tutur Amalia.
Alizah tercengang mendengar penuturan mamanya.Ia bisa gila jika menikah dengan orang seperti itu,mereka pasti banyak mengatur.fikir Alizah.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian.Pak Iman memberhentikan mobil dihalaman rumah.
"Ayo nak..ajak Amalia pada Alizah dan berjalan bersama Amalia masuk ke rumah.
"Mah Alizah masuk kekamar dulu"ucap Alizah menatap mamanya.
"Kamu ngak makan dulu ? seharian kita nyobain gaunya Loh,makan dulu ya ! Rayu Amalia .
"ngak mah ,aku ngak lapar"ucapku berlalu meninggalkan umiku.Alizah memang gak terbiasa memangil kedua orang tuanya dengan sebutan abi dan imu,ia lebih nyaman memangil keduanya dengan sebutan papa mama.sesampainya dikamar.Alizah langsung membaringkan tubuhnya,beban dikepalanya seakan ingin pecah.
"Ahh...gak ada ponsel lagi,kalo kayak gini aku bisa gila...!! ucap Alizah mencakar rambutnya.Alizah berbalik,dilihatnya jam dinding yang menunjukan 11: 27 wib,merasa bosan Akhirnya Alizah memutuskan untuk pergi kehalaman belakang rumahmya,mungkin dengan duduk disana bisa mengurangi kebosananya.
Perlahan Alizah melangkah menuruni tangga,menuju ke arah taman belakang,
Alizah berjalan mendekati pintu,kali ini ia berdiri didekat pintu menempelkan telinganya di pintu kamar Lisba,Ya Alizah sedang menguping.
"hikkss..hikkss..Dia menagis lagi ? gumam Alizah pelan.
Hikkss hikkss..kenapa aku harus mencintai dia ! tolong hilangkan rasa cinta ini.ini sangatlah menyakitkan"ucap Lisba dibalik kamarnya.Alizah membulatkan matanya,
"Ternyata dia sedang jatuh cinta" ucap Alizah dangan mata yang masih menyeloning
__ADS_1
"Tapi kenapa menagis seperti itu ? Sambungnya lagi yang langsung dikagetkan oleh suara seseorang.
"Apa yang kau lakukan Disitu nak ?
Alizah tercenggang ,ia berbalik menatap sang pemilik suara.kali ini dia tertangkap basah sedang menguping.
"Eh mama.."ucapku canggung.
"Apa yang kau lakukan nak ? tanya Amalia pada Alizah.
"En engak ,tadi Alizah dengar...Alizah mengantukan ucapnya.
"Dengar apa ? tanya Amalia lagi.
"Engak kok mah,Alizah pergi dulu ya "ucapnya seraya meningalkan uminya.
"Hemm dasar anak itu"Amalia mengelengkan kepala melihat tingkah Alizah.Alizah berjalan menuju kekamarnya
"Hmm untung mama gak curiga"ucapnya seraya berbaring dikasur.Alizah berbaring dikasur dengan matanya yang masih terbuka,Ia masih memikirkan Kata-kataLisba tadi.Akhir-akhir ini Alizah sering mendegar tangisan Lisba kakanya.
"Apa yang terjadi denganya ? gumam Alizah. Lama ia bergelut dengan pemikiranya,karena ngantuk Alizah pun terlelap tidur memasuki alam mimpinya.
__ADS_1
*****
Like & komentarnya 🙏✌