
Panti Nurul Hidayah
Dibawah pohon rindang Duduk seorang wanita cantik dengan khimar yang panjang,khimar panjangnya melambai-lambai karena tiupan angin yang terus menerpa dirinya .Gadis itu duduk disalah satu kursi taman yang terdapat pada panti itu ,ia duduk memerhatikan anak panti yang sedang bermain ditaman depan panti.Wanita itu tersenyum indah menatap setiap anak panti yang sedang bercanda gurau dan tertawa gembira.Sungguh pemandangan yang mengharukan untuknya karna dapat melihat senyum para anak panti itu ,diapun ikut senang melihatnya.Gadis itu duduk damai dengan aktifitas memerhatikan ,tak lama terdengar suara seseorang yang tak asing baginya.
"Assalamualaikum ,Salsa kamu masih duduk disini nak ! Ucap Wanita yang berpenmpilan tertutup sama halnya denganya ,Salsa balik memandang wanita paru baya yang berdiri disampingnya,ia pun tersenyum menatap wanita paru baya itu.
"Waalaikumus salam Umi ,sautnya menatap Jaedah ibu kandungnya. Salsa masih betah duduk disini umi ,sautnya kembali memandang anak panti yang sedang tertawa gembira.Jaedah pun ikut duduk disamping salsah.
"Kenapa kamu selalu menghabiskan waktumu disini nak ? Ucap Jaedah merubah mimik wajah Salsah.Salsah tau uminya pasti akan kembali membahas masa depanya yang menurut beliau belumlah sempurnah karna anaknya itu belum juga mau berumah tangga.
"Lupakan masalalu Sa..pikirkan masa depanmu,Kapan kamu akan berumah tangga ? ucap sang umi menatap nanar,salsa balik menatap uminya ,dirinya bisa melihat kesedihan pada mata uminya itu,perlahan salsa menarik tangan uminya dan mengengamnya.
"Umi Salsa sudah melupakan masalalu salsa ,Salsa terima dengan lapang dada semua itu ,salsa tau itulah takdir Allah dan salsa alhamdulillah sudah menerimanya didalam lubuk hati yang terdalam,Ucapnya memeluk erat uminya.Jaedah bernapas legah mendengar penuturan anaknya ,Dia tidak mau masalalu salsa membuat kehidupanya tersisaksa.Dulunya salsa pernah dilamar oleh seorang pria ,Namun pada saat pernikahanya lelaki itu mengalami kecelakaan hingga meningal dunia,Salsa cukup terbukul akan hal itu.
__ADS_1
"Lalu kapan kamu akan menikah ? Sudah banyak lamaran yang datang namun kenapa kamu selalu menolaknya,Tanya sang umi.Salsa menarik napas dalam lalu menghembuskanya.
"Umi..Jodoh itu takan kemana mi.. semuanya sudah ditetapkan Allah ,Lagian umur salsa juga masih muda mi..! Sautnya dengan senyuman manisnya.Umur salsah memang masih muda,Umurnya masih hitung dalam angka belasan,karena kecerdasanya membuatnya lulus lebih cepat dibanding teman seangkatanya ,salsa lulus dengan nilai yang membangakan,Kini dirinya memilih untuk menetap dirumah saja ,ia tidak melanjurkan pendidikanya ,walaupun umi abinya sering menyuruhnya untuk kembali melanjutkan pendidikanya.
"Kalian disini ? Abi cariin dari tadi ,ucap abi Afar yang baru datang,Afar adalah ayahnya Salsa .Safar dan Jaedah adalah pengurus panti Nurul Hidayah.Afar juga pemilik salah satu pasantren dikota yang ditempatinya dan juga anak istrinya.
"Abi..Ucapkan salam dulu bi , suguk Jaedah menatap Suaminya yang terlihat tersenyum cangung.
"Maaf ya..Abi lupa salamnya ,Sautnya mengaruk tengkuknya yang sebenaranya tak gatal.Afar baru saja kembali dari pasantren.
"Abi baru saja datang ,lalu mencari kalian.Hari ini akan ada tamu yang datang ,Mereka adalah salah satu donatur terbesar panti Asuhan ini ,Ucap Afar dianguki Jaedah yang memang sudah mengetahuinya.
"Bukanya baru minggu kemarin Bi ? Donator pantinya berkunjung ! Ucap Salsa yang memang tidak mengetahuinya ,Setaunya Seminggu lalu datang Orng bijak yang menjadi Donatur panti Nurul Hidayah.
__ADS_1
"Iya..Alhamdulillah panti ini banyak Didatangankan Orang-orang baik yang mau menyumbang sebagian harta mereka,semoga Allah memberikan hidayah dan kebahagian untuk mereka,saut abi Afar menatap salsa yang menganguk paham.
"Kalau begitu salsa kedapur dulu ,siapin teh hangat dan makanan ringanya ,ucap salsa menyalami tangan abi dan uminya lalu melangkah menujuh dapur panti yang terletak diujung panti.Afar dan Jaedah duduk memerhatikan salsa yang berjalan memasuki dapur ,keduanya tersenyum hangat menatap pungung belakang salsa.Tak lama terlihat sebuah mobil jedan hitam yang berhenti di pagar panti.Afar dan Jaedah berdiri memerhatikan mobil jedan itu.Tak lama keluar seorang pria dan berbincang dengan Pak Asef sang satpam.
"Siapa Bi ? Tanya Jaedah menatap Pak Asef yang sedang mengobrol dengan Lelaki itu,Afar mengeleng pertenda diapun tidak mengenalinya.Setelah berbincang pak Asef segerah membukakan gerbangnya lalu berlari menghampiri Afar dan Jaedah.
"Siapa sef..? Tanya Abi Afar.
"Itu Pak..Tuan itu ingin menyumbang untuk panti ,katanya sih mereka salah satu Donatur panti ini ,saut Asef.setelah mendengar penuturan Asef ,Afar dan Jaedah pun berdiri menghampiri Pemudah itu yang masih berdiri didepan Gerbang panti.
******
Maaf terlambat Upload 🙏
__ADS_1
Satu episodenya nanti jam 06:00 baru diuplod lagi ,Terimah kasih buat dukunganya🙏💕