Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Alizah


__ADS_3

Alizah menghampiri pak agus di pos jaganya.Terlihat pak agus menatap penuh tanya padanya karna berlari tergesa-gesa.


“Pak_bapak tolong antarin saya ”


“Kemana non !”ini juga sudah larut,”pak agus seperti akan menolak.


“Yaudah_pak,diman kuncil mobilnya ? biar aku nyetir sendiri ,”alizah menyodorkan tanganya.


“Baiklah,non mau kemana ? biar bapak anterin,”ucap pak Agus,alizah terlihat menjelaskan,keduanya masuk ke dalam mobil.


Beberapa menit melakukan perjalan,akhirnya pak Agus berhenti di persimpangan jalan.


“Bapak tunggu di sini ,saya ke dalam dulu jemput teman saya,”ucap Aliza seraya menarik handel pintu mobil.


“Non,bapak ikut,nanti kalo non kenapa-napa alasan apa yang akan bapak berikan pada Nak faiz,”


“Udah,bpk tunggu aja disini,gak lama kok,sebentar doang,”sergah alizah pada pak agus seraya melangkah menjauhi mobil.


Alizah berjalan memasuki area club,sesuai dengan lokasi yang di berikan Mona.


Didalam club suasananya begitu mencengkang,begitu ramai dan penuh kehebohan orang-orang yang ada di dalam.Alizah menghenduskan nafas seraya menutup hidung.


“Ahh..baunya sangat menyengat,”sempat bingung dan bertanya-tanya karna tidak biasanya dia merasa tergangu dengan bau minuman keras,kala itu hanya tidak menyukai minum seperti itu,namun sekarang baunya pun tidak suka di cium olehnya.


Alizah memperluas area tatapanya,suansana club cukup padat membutanya harus mondar mandir mencari mona.


“Wizz_kamu alizah kan !”


Alizah mendongkak saat mendengar seseorang memanggil namanya.perempuan bertubuh seksi dengan tampilan bohai luar dalam.Dia Ratna,katanya sih teman karibnya Mona,dulu mereka sering nongkrong dan ke club bersama.


“eh !?kamu..ya,Liat Mona ?”tanya alizah padanya.alizah kembali mengerutkan dahi,melihat wanita itu terus bergoyang,ternyata dia sedang mabuk.Alizah ingin melangkah namun langkahnya kembali di hentikan karena ucapan wanita itu.

__ADS_1


“Simbol di kepalamu itu”dia menunjuk jilbap yang dikenakan alizah.


“Makanya kamu temani aku ya,biar gak di ganggu mereka,”sergah alizah.walaupun dalam keadaan mabuk wanita itu tetap menganguk.


“Biar ku anterin..”ucap Ratna.Alizah mengikuti arahanya selama masuk ke dalam.


Keduanya berhenti menatap seorang wanita yang duduk di meja bar dengan keadaan mabuk berat,Mona terlelap dalam keadaan duduk sedangkan kepalanya di sandarkan pada meja bar.


“ish,mon..mona..”pangil alizah membangunkan Mona.


“Kamu sudah datang he h !”mona berucap dengan nada terendahnya ,mirip sebuah lirihan.Tidak mau berlama-lama alizah segerah membawa mona keluar dari club.


Sepanjang perjalan memapah,Mona terus berbicara dan ngelantur tak jelas.Alizah membawa Mona menujuh mobil yang terparkir di ujung sana.


“Pak_!”pak agus segerah kaluar dan membuka pintu mobil.


“Ish,berat banget ni anak”alizah mendorong paksa tubuh Mona ke dalam mobil sedangkan gadis itu terus ngelantur tak jelas.Setelah meletakan tubuh Mona dengan benar di belakang kemudi, Alizah segerah menutup pintu mobilnya,ia akan duduk di kemudi depan.


“Tring...tring..”


“Ring..ring...”Ponselnya kembali berbunyi.


“cik,siapa sih !”alizah berdecak menatap pak agus.


“Kita antarin temanku dulu ke kediamnya setelah itu baru pulang ke rumah”ucap alizah pada pak agus seraya mengangkat ponsel di sakunya.


Alizah mengerutkan dahi melihat beberapa pesan yang masuk dari nomor tak dikenali.Merasa penasaran alizah menekan sandi ponselnya dan langsung memasuki kotak pesan.


Saat itu waktu bagaikan berhenti,nafas alizah seakan memburu,dirasakan detakan jantungnya mengemu.


“Non,kita harus segerah pulang”ucapan pak Agus bagaikan angin yang lewat.

__ADS_1


Alizah masih diam menatap beberapa foto yang di krim seseorang ,di mana Faiz berpelukan erat dengan se orang wanita.


(isi pesan) “Lokasi : Hotel bungga sari,yang ada di hadapanmu,datanglah untuk memastikan.”


Alizah menatap nama gedung yang terpampang besar di depanya,Alizah segerah mengambil langkah cepat memasuki gedung itu.Dengan nafas yang memburu dan mata yang terlihat tidak tenang Aliza berjalan menujuh bagian resepsionis.


Disana alizah mem booking kamar yang berdampingan dengan nomor yang di kirim orang tidak dikenal.Setelah itu alizah segerah menaiki lift menuju ke lantai enam belas.


Setelah melewati lorong yang cukup panjang.


Saat ini alizah berdiri di pintu kamar hotel,ia menatap diam di depanya.Berharap itu hanya gurauan semata yang dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai pekerjaan hingga menipunya hanya untuk senang-senang dan mereka akan tertawa.


“pemikiranku konyol!“cih aku terlihat konyol saat ini,”Alizah memegang handel pintu yang ternyata tidak di kunci.


Alizah menarik nafas dalam dengan perlahan membuka pintunya.Terlihat ruang yang bagitu besar,cukup mengambil satu langkah dan dia akan melihat semuanya.


Beberapa detik kemudian, terlihat alizah mematung di tempat,pandangnya tajam namun di penuhi butiran jernih didalamnya.Di ujung sana,tepatnya di kasur yang begitu besar seorang pria yang tak lain adalah faiz tertidur nyaman sedangkan di ujung sebelahnya lagi,terdapat seorang wanita,entah siapakah wanita itu ,namun keadaanya terlihat berantakan.


“Dia...”


Alizah terbata,seakan tidak sanggup untuk berbicara,tengorokanya seakan kering dengan bibir yang bergetar seirama dengan detakan jantungnya yang turun naik seakan sedang di pukul baja.


Dengan langkah yang gontai alizah melangkah meninggalkan tempat itu,hatinya benar-benar tak bisa di ajak kompromi,sakit dan tertekan,hal itu sangat tidak nyaman.


saat melewati persimpangan Alizah bertabrakan dengan seseorang hingga membuat tubuhnya terhempas.Bagaikan mayat hidup yang tak bersaraf alizah berdiri,kembali melanjutkan langkahnya dengan tatapan kosong tak tergambar.


“Dia menangis..!”ucap Musa menatap wanita yang sempat bertabrakan denganya yang tak lain adalah alizah.Terlihat dengan jelas tatapan sedih dan air mata yang terus mengalir walaupun tak bersuara.


Musa memijit pelipisnya,kepalanya agak pusing.


“Aku akan memastikan semuanya.”ucap Musa kembali mengambil langkahnya.

__ADS_1


~~````


A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y S Z


__ADS_2