Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
kebaya pernikahan.


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam ,pesawat pun mendarat di bandara soekarno pukul 20:00 wib malam.Alizah turun mengikuti abi dan uminya.Disana tetlihat Lisba yang berdiri menunggu kedatangan mereka.


"Abi...umi...ucapnya seraya memeluk abi dan uminya.


Dasar Manja...ucap Alizah pelang.Tidak mau menunggu lama ,Alizah langsung berjalan menuju mobil mereka,didalamnya sudah ada pak Iman ,orang yang bekerja sebagai supir dikediamanya.


Selamat datang kembali non ,Nona baik ? tanyanya Ramah.Aku hanya menganguk lalu masuk kedalam mobil.Rasanya jengah bila melihat drama diluar sana.Kini Alizah duduk menatap luar jendela mobil,terlihat orang"yang berlalu lalang dibandara itu.Perlahan Alizah meraih sesuatu disaku bajunya ,ia mengelurkan lionrtin kecil dengan mainan boneka kecil hello kity.


Alizah mengenggam erat benda kecil itu,Aku merindukanmu,ucapnya sendu.Liontin itu adalah pemberian Isna sewaktu dikampung.


Alizah tidak menyangka,pertemuan singkatnya dengan Isna telah menaruh cerita tersendiri didalam hidupnya.


"Dek apa kabarmu ? ucapnya membubarkan aktifitas Alizah.


Baik...jawabnya singkat.Alizah sunguh malas menatap Wajah wanita itu ,lisbah kakaknya sendiri.Setelah abi dan uminya masuk,mobil pun berlalu meningalkan bandara.


***


Setelah menempuh perjalanan sampailah dikediman keluarga bahron,rumah kami.kami langsung turun masuk kedalam rumah,semua koper dan barangnya dibawah masuk oleh pak Iman.Sesampainya didalam Alizah buru"masuk ke kamar ,sengaja menghindari abi dan umi.


"Zah...besok bangun lebih awal,kamu akan coba gaun pernikahanmu.ucap Abi,aku pun berlalau ke kamar tak mengubris ucapanya.

__ADS_1


"Aku lelah..ucapku berbaring diranjangku.Sudah tengan malam ,namun Alizah belum tertidur juga,ia terus berbalik memposisikan tubuhnya agar nyaman,Namun entah mengapa matanya susah untuk terpejam.


"Ahhh...teriak Alizah.Dengan berat kaki Alizah melangkah ke dapur,ia merasa haus di tenggah malam.Perlahan Alizah berjalan menuruni tangga,namun pada saat melewati kamar Lisba kakaknya ia mendegar suara tangisan.


Hikkss,,hikss..Perlahan tapi lambat,Alizah mencari asal sumber suaranya.Dan yang benar saja itu suara tangisan kakanya Lisba.Merasa penasaram,Alizah membuka kecil pintu kamar kakaknya untuk mengintip.Disana terlihat jelas,kakaknya Lisba sedang duduk menagis dikasurnya.


"Apa yang terjadi dengan dia ? ucapnya pelan.Alizah sempat kaget melihat Lisba yang duduk menagis sesegukan,ternyata dibalik keceriaan kakanya tersimpan luka.


"Apa dia ada masalah ? ,Entah mengapa Hati Alizah tersentuh untuk menghampirinya,namun dengan cepat ia membuang perasaan itu.ALizah tidak jadi kedapur ,ia memilih balik kekamarnya lagi.


***


( Paginya ) Hari ini Alizah akan mencoba beberapa gaun pernikahanya ,uminya akan mengantranya dan juga calon mertuanya.


"belum siap ,aku masih kecil lagi.gumamku pelan.Aku beralih memandang Lisba.kejadian semalam sungguh membuatku penasaran.Setelah sarapan pagi,umi pamit pada abi dan Lisbah untuk mengantarku mencoba gaun pernikhan.kami diantar oleh pak Iman .


"Mah..dimana ponsel Alizah ? tanyaku pada umi.Entah apa yang difikirkan teman"ku sekarang.sudah seminggu lebih aku tidak berjumpah dan memberi kabar kepada mereka.ponselku disita abi pada malam itu,ketika aku pulang larut malam.


"Ada di papa ,jawab umi menatapku.Papa melarangmu mengunakan ponsel sebelum kamu menikah.


ckk,Alizah berdecak kesal,gara"pernikahan sialan ini aku seperti kucing yang dikurung dikandang saja,serba diatur.

__ADS_1


***


Sesampainya di tempat tujuan ,Alizah dan uminya langsung turun. Itu adalah sebuah bontique terkenal dikota ini.


Ayo zah..ucap umi menariku kadalam.Sesampaimya didalam aku dan umi disambut oleh seorang wanita tua,seumuran umi,fikirku.


"Assalamualaikum",ucap umi . maaf baru nyampai".


"Waalaikumus salam" ngak papa,jawab wanita itu,aku hanya diam tak bersuara.


"Kemarilah....ucapnya mengelus lembut kepalaku,tentu saja hal itu membuatku bertanya",karna aku tidak mengenalinya.


"Dia calon mertuamu",bisik umi ditelingaku.Aku menatapnya,Andai saja dia bukan ibu dari lelaki itu mungkin aku akan sangat bahagia.


"Ayo nak...cobain ini".ucapnya menunjuk sebuah kebaya berwarnah putih.Bagian belakangnya sangatlah panjang meningalkna kesan mewah pada gaun itu dan dengan mutiara juga manik"yang menempel pada gaunya semakin memperindah kebaya putih itu.Aku menuju ruang ganti untuk mencoba kebaya putih itu,tentu saja dibntu oleh dua orang wanita disampingku.Setelah menganti kebayanya,dengan hati "akupun keluar menghampiri umi dan dia calon mertuaku.


"Subhanallah...ucap keduanya bersamaan,


"kamu cantik banget nak,ucapnya menghampiriku,dia adalah calon mertuaku.Aku hanya tersenyum merspon kata"nya.Setelah mencoba semuanya,gaun putih tadi yang akan aku gunakan untuk pernikahan nanti.


*****

__ADS_1


Like & komentarnya ๐Ÿ™


salam dua jari dari authorโœŒ๐Ÿ˜‚


__ADS_2