Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 66


__ADS_3

Setelah dari panti Faiz kembali ke kediamanya.Tentu saja yang pertama ia cari adalah Alizah, istrinya.Dari halaman rumah Faiz melangkah keruang tamu, dilihatnya suansan ruang tamu yang sunyi seperti tak berpenghuni.


Faiz pun menaiki tangga menujuh ke kamarnya.


'Ceklek'dibukanya pintu kamar.


'Assalamualaikum Dek.. Adek.. 'ucapnya seraya menutup kembali pintu kamar.Tak mendapat sahutan Faiz beralih keruang ganti berharap menemukan Alizah orang yang dicarinya.


'Adek..'teriak Faiz lalu beralih keruang sebelah tempat biasanya ia membaca namun sama saja, ia tak menemukan keberadaan Alizah.


Ditatapnya pintu kamar mandi.


'Adek didalam ! teriak Faiz namun tak mendapat sahutan.Tak mau tinggal diam Faiz segerah membuka pintu kamar mandi yang tak dikunci,dilihatnya setiap sudut kamar mandi yang kosong.


Faiz segerah turun ke bawah dan menujuh kehalaman rumah.


'Assalamualaikum'ucap Faiz pada Pak Agus yang berada di pos jaga.


'Waalaikumussalam.Iya den'saut pak Agus.


'Pak dimana istri saya ? tadi bapak jemput kan ! Tanya Faiz pada Pak Agus yang malah diam dengan ekspresi kebingunganya, yang benar saja, ucapan pak Agus berhasil membuat Faiz khawatir.


'Tadi saya jemput non Lizahnya Den , Tapi non Lizahnya gak ada, Kata teman-temanya dia sudah balik'saut Pak Agus.


'kenapa tidak kabarin ke saya pak ! tadi bapak jemput sekitar jam barapa? tanya Faiz yang mulai khawatir.


'Seperti yang aden katakan, bapak jemputnya jam empat ,tadi bapak sempat hubungin aden tapi pangilanya diluar jangkauan''saut Pak Agus. Faiz menatap jam tanganya yang menunujukan pukul 08:03 malam,diraihnya ponselnya yang ternyata dimatikan.


Faiz beralih menujuh mobilnya.


'Pak Faiz pergi dulu,kabarin jika istri saya sudah pulang'ucap Faiz seraya menyalakan mesin mobilnya, Pak Agus menganguk dan membuka gerbangnya.Mobil Faiz berjalan meningalkan halaman rumah dan melajuh membelah panjangnya jalan.

__ADS_1


**


Sudah berjam-jam berjalan akhirnya Alizah menemukan titik terang, jujur sedari tadi Alizah sangatlah ketakutan dengan keadaan jalan yang sedari tadi ia lalui, sunyi Dan gelap.


'Hahhh.. pagkalan ojeknya'ucapnya menatap sebuah pangkalan ojek. setelah berjam-jam bejalan akhirnya Alizah sampai Juga di pemukiman penduduk kota,panti yang dikunjungi Faiz tadi agak berjauhan dengan kota ,bisa dibilang pantinya terletak dibagian desa.


'Kruukk..kruukk...Ingin melangkah namun dihentikan oleh lantunan perutnya.(wkwkwk).Alizah menatap jam tanganya.


'Sudah cukup larut'ucapnya membesarkan area penglihatnya.Dilihatnya sebuah warung yang terletak disamping pangkalan ojek, Ada juga resto tapi jaraknya agak jauh.


'Isi perut dulu'ucapnya melangkah mendekati warung . Entah itu warung apa, masakanya juga apa, intinya perutnya Lapar dan minta diisi.


'Mak ' ucap Alizah pada pelayan warung . Seorang wanita paru baya yang terlihat lihai dengan aksi goreng mengorengnya,memotong dan membalik makanan hingga ke angkasa maksutnya ke udara.


'Iya Neng, mau pesan apa? tanya Si emak yang sebenarnya adalah pemilik warung.


'Makanan mak'saut Alizah dengan tampang polosnya.si emak malah cipika cipoki sambil cekikikan.


'Ikan lele tumis sambal balado dihidangkan dengan semangkok nasi lemak'ucap Si emak seraya meletakan nampangnya dimeja.Alizah menatap nampan yang berisi hidangan dari si emak.Tak menunggu waktu dan berfikiri lama Alizah segerah melahap makanan hidangan dari Si emak.


'Gimana ? tanya Si emak pada Alizah yang asik mengunyah, Alizah mengangkat jempol pada si emak.kali Ini Alizah benar-benar lahap makanya,apalagi makananya sungguh enak dan renyah di mulut dengan sambal balado pedasnya semakin menggugah napsu makanya,ditambah seharian terus berjalan menyusuri panjangnya jalan tanpa mengonsumsi apapun hingga akhirnya membuat Alizah tak bisa mengontrol posenya ketika makan,Alizah saat ini seperti orang yang kerasukan makan.


Setelah membarder ludes makananya Alizah meraih segalas air Putih dan meneguk habis airnya.


'Mak makananya weeenak'ucapnya seraya memberikan beberapa lembar uang dan berlalu meningalkan warung, sebelum benar-benar meningalkan warung Alizah sempat berbalik dan menatap si emak.


'Lain kali untuk minumanya diganti dengan susu coklat Ya Mak'ucap Alizah pada si emak lalu berbalik meningalkan warung. Si emak menatap kepergian Alizah.


'Gadis yang langkah 'ucap Si emak kembali tersadar Saat Salah satu pelangang memesan makanan.


Setelah keluar dari warung Alizah menujuh ke Ruko depan untuk membeli minuman coklat kesukaanya.Alizah meraih sakunya dan memberikan beberapa lembar pada sang penjaga ruko ,setelahnya Alizah kembali melangkah menujuh ke pangkalan ojek, Namun saat melewati emperan jalan Alizah tak sengaja bersengolan dengan seseorang hingga

__ADS_1


'B r u ugh...Alizah terjatuh karnah tak sempat menyeimbangkan badanya hingga membuatnya tersungkar,minuman kalengnya ikut terjatuh diarea jalan raya.


'Aww...Alizah mengosok jidatnya yang sakit karnah terbentur emperan jalan. Alizah terus menatap minuman kalengnya hingga bayang-bayang sebuah tangan kekar mendarat dipandanganya dan menghalangi pandangan antara dia dan minuman kaleng kesukaanya.


'Kamu baik-baik saja ? Biar ku Bantu'ucap pemilik tangan itu dengan ritme bas bercampur maraton.


'Seorang pria ! pantas badanya bak tembok'ucap Alizah berusaha berdiri tanpa menyambut tangan kekar didepanya.Alizah menatap tidak Suka pada pria berjas didepanya.


'Kalo jalan pake mata, karna disini kamulah yang bersalah jadi.. Alizah mengulurkan tanganya pada pria berjas didepanya.Pria itu hanya diam dengan tatapan yang tak lepas memerhatikan Alizah.


Alizah yang menyadarinya merasakan aura dingin semakin menjemah ditubuhnya, ditatapnya lelaki didepanya, dingin'satu Kata yang terlintas dibenaknya.


'Pikir ku takut apa'Alizah mengerutu masih didepan lelaki itu. Ditatapnya pria berjas itu yang malah menyingungkan senyumanya.


'Gak usah diganti'ucap Alizah berlalu pergi meningalkan Si pria berjas itu menujuh kepangkalan ojek.


'Bang.. ojeknya'ucapnya segerah menaiki salah satu ojeknya.Mesin motornya dinyalakan, selanjutnya Alizah bersama tukang ojeknya meningalkan area itu, sebelum benar-benar Pergi Alizah sempat berbalik dan menatap si pria berjas yang masih ditempatnya dan anehnya pria itu masih diam ditempatnya dan terus memerhatikanya.


'Dia sungguh aneh'batin Alizah.


Masih ditempat semula, pria dengan setelan jas hitam yang digunakanya masih berdiri ditempatnya sambil memerhatikan kendaraan yang dinaiki seorang wanita berhijab Putih yang tak lain adalah Alizah.


Pria itu terus memerhatikan hingga kendaraan bermotor itu menjauh dan hilang tak terhangkau mata.


'Akhirnya Aku menemukanmu'ucap lelaki itu sambil meraih sebuah benda pipih melalui himpitan setelan jasnya. pria itu meraih sebuah ponsel,ditekan ponselnya hingga menampakan sebuah foto wanita Cantik sedang tersenyum Indah dengan khimar yang ikut memadukanya.


Tak lama seorang pria berjas menghampiri pria itu dan berdiri agak jauh dibelakangnya.


'Bos,selanjutnya bagaimana? Tanya pria yang baru datang.


'Menujuh ke kediaman sepupuku'ingat Jangan sampai ada yang tau mengenai kedatanganku, apalagi mereka'keluargaku"saut pria itu dan berjalan memasuki Mobil hitam yang memarkir tak jauh darinya.Pria yang berbicara tadi Ikut naik ke Mobil hitam itu.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian mobilnya berjalan meningalkan area itu dan membelah sepinya jalan raya dimalam hari.


__ADS_2