Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 64


__ADS_3

Setelah beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya Musa memberhentikan mobilnya disebuah restoran yang berada dikota itu.Setelah memakirkan mobil keduanya berjalan memasuki restoran.


'Assalamualaikum' ucap Faiz pada Celly dan juga asistenya yang berkacamata.


'Waalaikum salam'jawab keduanya agak kikuk.Faiz duduk diikuti Musa ,Merekapun mulai membahas mengenai kerja sama kedua perusahaan mereka.


'Baiklah saya akan menjelaskan kenapa memilih lokasi itu'Musa mulai menjelaskan semuanya,semuanya menyimak ,Celly sesekali melirik Faiz dan Faiz menyadari akan hal itu.


wanita berkacamata yang bernotobet sebagai asisten celly ikut menjelaskan sekaligus menerangkan beberapa masalah yang harus ditangung jika memilih rute tersebut.


'Kami lebih menyarankan untuk memilih lokasi yang lebih menonjol sehingga para pengunjung banyak yang tertarik.Disini ada beberapa lokasi yang sudah saya cek'Wanita berkacamata mulai menunjukan gambar lokasinya.


'Bagaimana pendapat anda ? tanya wanita berkacamata.


'Menurut kami ,lokasi yang sudah ditetapkan sebelumnya lebih memiliki daya tarik bagi para pengunjung ,Selain lokasinya yang tragis dan mempunyai beberapa bukit serta sarana yang bagus ,lokasi itu juga dipastikan akan banyak didatangi pengunjung mengingat lokasinya berada ditengah-tenga jalur perjalanan' Musa mulai menunjukan beberapa jalur yang akan dilewati pengunjung melalui gambar.Lama berdiskusi serta mengutarakan pendapat dari masing-masing pihak ,akhirnya mereka memutusakan untuk memilih lokasi sebelumnya yaitu di daerah palembang.


'Aku akan pergi dan membeli perlengkapan anak panti,semoga berjalan dengan baik sobat'bisiknya dan berlalu pergi.


'Nona Celly apakah anda mempunyai waktu?aku ingin membicarakan sesuatu yang penting denganmu'ucap Faiz,Celly menganguk seraya berbalik menatap asistenya,selanjutnya tinggalah Faiz dan juga Celly,dilihat dari raut wajah Faiz menunjukan keseriusan didalamnya.


Disisi lain sebuah mobil merah maron berhenti disala satu restoran yang cukup terkenal dikota itu.Terlihat dua orang gadis muda keluar dari mobil berwarnah merah maron ,keduanya mengunakan seragam yang sama.


'Yuk masuk ' ajak Elsa pada Alizah.Keduanya pun mamasuki restoran.sesampainya didalam cukup banyak pengunjung yang berdatangan.


'Disana saja ' tunjuk Elsa pada tempat duduk yang paling pojok ,belum diduduki orang.Alizah dan Elsa berjalan mendekati tempat duduk yang paling ujung.


'Loe pesan apa ? tanya Elsa sambil membuka buku menunya.

__ADS_1


'Kamu yang traktir ya' lanjutnya lagi yang langsung mendapat tatapan malas dari Alizah.Dia yang ngajak makan trus dia juga yang nawarin ,eh malah Alizah yang harus bayarin.


'Emang kelainan kau' suguk Alizah kesal ,elsa malah cekikikan sebagai respon alaminya.ketika lagi sibuk-sibuknya membuka balik buku menu ,mata Alizah tak sengajah menangkap sosok yang tak asing baginya.


'Diaaa..'ucap Alizah dengan tumpuan mata yang tertujuh pada seorang pria yang duduk disalah satu tempat duduk restoran ,pria itu tidak sendiri ia bersama dengan seorang wanita.


Alizah makin menajamkan matanya,dia perlu memastikan apakah benar yang dilihatnya itu adalah Faiz.


'woyyy,kamu napa sontong ? ucap Elsa menarik perhatian para pengunjung resto termaksud lelaki yang sedari tadi menarik perhatian Alizah,Alizah yang menyadari hal itu dengan cepat menutup wajahnya mengunakan buku menu yang dipegangnya sedari tadi.


'Kamu bisa liat keaadaan dulu Gak sebelum bertindak! suguk Alizah sambil mendekatkan wajahnya pada Elsa.


'Maaf ' ucap kekiri .Maaf..'ucap kekanan,sambil kedua tangan yang didempetkan sebagai simbol maaf.Semuanya pun kembali seperti semula,namun tidak dengan Faiz ia terus memerhatikan wanita yang sedari tadi menutup wajahnya mengunakan buku menu.


'Kamu mengenalnya ? tanya Celly menarik perhatian Faiz.


'Tidak,hanya mengingatkan pada seseorang'saut Faiz kembali melanjutkan pembicaraan mereka yang sempat terputus.


'Kok gitu ,harusnya akulah yang kek gitu ,malu-maluin aja'suguk Elsa pada Alizah yang masih dengan aksi sembunyianya.Alizah tidak mengubris ucapan Elsa ,sekarang ini dia begitu penasaran dengan kedua insan yang sedari tadi menarik perhatianya.


'Apa yang dia lakukan ? Kerjah...? dengan wanita ? tidak bisa dipungkiri,kali ini Alizah benar-benar kesal sekaligus merasa terpojok.Alizah terus memerhatikan sedangkan Elsa asik mengunyah mekananya dengan kedua mata yang ditujukan pada Alizah.Elsa bisa gila sekaligus kepo naudzu billah jika dia tahu Alizah sedang memerhatikan seorang pria mengingat Alizah gadis yang cuek end judes dabel x menjengkelkan jika harus membas seorang pria sang pujaan hati mereka ,apalagi sampai memerhatikan ,whaaattt bagai sebuah mimpi saja.


Tak lepas dari jangkauanya seorang pria berjas hitam terlihat menghampiri mereka.Alizah memicingkan matanya ketika melihat pria itu,dengan mata yang menyelonong melalui sela kecil karna saat ini Alizah masih menutupi wajahnya mengunakan buku menunya.


'Dia juga disini ! Alizah kembali mengingat kejadian tadi pagi saat faldo dan juga dia pria asing yang dilihatnya barusan.Dilihannya Faiz dan pria asing saling mengobrol ,setelahnya pria asing itu menunduk pada sang wanita kemudian menyesuaikan langkahnya mengikuti Faiz,sepertinya mereka akan meningalkan resto.


'Zaahh kamu gak..

__ADS_1


'Aku pergi dulu 'ucap Alizah sembari berdiri dan menaruh beberapa lembar uang dimejanya lalu berjalan keluar restoran.Elsa menatap bingung pada Alizah.


'Padahal aku kan cumang mau nanya"mau makan Gak zah ? kalo gak mau biar aku aja yang ngabisin' sambungnya dengan mata yang berbinar.


Diluar Resto ,Alizah berdiri disudut resto sambil mengintip kedua pria yang tak lain adalah Faiz dan Musa.


'Aku sudah menyiapkan semua perlengkapan anak panti' ucap Musa ,Faiz menganguk dan menaiki mobil diikuti Musa.Musa segerah menyalakan mesin mobilnya.


Alizah berlari mengikuti mobil Faiz yang sudah menjauhi area restoran.


'Apa apa apa ? aku kenapa ? ucapnya dengan raut wajah yang berbedah dari biasanya.Alizah memandang sekeliling area luar restoran,dilihatnya sebuah pangkalan ojek, Alizah pun berlari menghampiri salah satu tukang ojeknya.


'Pak ikutin mobil didepan itu ' ucapnya seraya


naik dan duduk ditumpangan ojek.


'Emm ,iya neng'saut si tukang ojek.


'Ayo cepat pak,nanti gak keburu' Alizah menepuk pungung tukang ojeknya.Motor pun dinyalakan ,sesuai dengan arahan Alizah ,mereka mengikuti mobil Jedan hitam ,mobil yang ditumpangi Faiz.Lama meningikuti mobil Faiz akhirnya mobilnya berhenti di sebuah tempat.


'Pak pak ,berhenti' ucap Alizah ,mereka berhenti agak jauh dari tempat dimana Faiz berada.Alizah meraih sakunya dan memberikan beberapa lembar uang pada tukang ojoknya.Ia pun berjalan mendekati gerbangnya.


'Panti ! sedang apa dia disini ? ucapnya memandang tulisan diatas gerbangnya.Alizah kembali melihat kedalam panti,dilihanya bangunan yang sederhana dengan taman yang cukup luas.Ketika ingin melangkah Alizah kembali menghentikan langkahnya dan memberi langkah mundur ke belakang.


'Aku..'ucapanya terputus.Alizah memilih diam ditempatnya ,ditatapnya Faiz sedang mengobrol dengan pria dan wanita paru baya.


'Apa yang terjadi denganku ? ucapnya lirih dengan tumpuan mata pada Faiz ,Alizah tak habis fikir ia akan mengikuti Faiz seperti ini,hatinya berusaha untuk mengungkiri semuanya namun fisiknya bekerjah dengan sendirinya dan menuntutnya hingga berada dititik itu.

__ADS_1


'Ada apa denganku ?


Next Episode...


__ADS_2