Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Sebuah jebakan


__ADS_3

Agremen phartesip


Sejak pertama datang Faiz terlihat berbeda,bahkan hingga sekarang dalam keadaan metting pun faiz terlihat tidak konsen.Pagi tadi Alizah memaksa faiz agar mulai menjalankan rutinifitas kerjanya.Faiz sempat menolak namun karna paksaan istrinya itu membuatnya menganguk paham.Saat ini Faiz duduk di ruangan besar dimana terdapat beberapa karyawan yang sudah duduk menyimak,dalam suasana metting.


“Tuan Faiz ada yang ingin disampaikan! ucap karyawan wanita yang baru saja menjelaskan dan menerangkan di layar depan.


“Tuan..tuan ” panggilan selanjutnya langsung menyadarkan faiz.


Faiz berdehem dan mulai berbicara.


**


Di ruang ceo setelah metting berlangsung tadi.


Masih sama seperti sebelumnya faiz duduk di kursi ke besarnya.Dirinya memang berada di ruang itu namun pikiranya melayang ke kediamanya memikirkan alizah sang istri.


~pagi tadi~


Faiz duduk menatap alizah yang duduk memangku kedua kaki menatap tajam pada Faiz yang duduk di sisi ranjang.


“Kamu gak berangkat kerja!Ini sudah tiga hari loh kamu gak masuk kerja,gak takut dimarahin atasan kamu dan dipecat dari pekerjaanmu!ucap alizah.Sudah berjam-jam bahkan dari sehari sebelumya alizah mengatakan hal itu kepada faiz namun pria itu tetap kokoh untuk menemaninya di rumah.Tentu saja alizah senang jika faiz menemaninya saat waktu liburnya ini.Namun jika begitu bukankah dia terlalu egois pada pria itu.


“Tidak..tunggu adek kembali sekolah dulu,selama masih di rumah kakak akan menemani adek”faiz tetap pada pendirianya.Alizah berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri faiz yang duduk di sisi ranjang.


“Dek sebenarnya kakak itu..


“Tidak..”Alizah memotong ucapan faiz.


“Hari ini aku di rumah dan kamu berangkat kerja,”Alizah melotokan mata.Dengan terus mengoceh Alizah menuntut faiz untuk berdiri dan mendorong tubuh pria itu ke kamar mandi.


“Mandilah setelah itu bergegas!aku akan menyiapkan bajunya,”ucap Alizah mendorong paksa tubuh faiz untuk masuk ke dalam kamar mandi.


'Fiz...kamu baik !musa bertanya dengan mimik wajah mengartikan bahwa dia sedang memprihatinkan faiz.Faiz mengalihkan pandanganya pada Musa.

__ADS_1


'Hari ini sesuai kesepakatan dengan nona celly,kita akan membahas masalah proyeknya di resto xxx'Musa mengatung ucapanya.


“Lanjutkan ..”timpal faiz.


“Nona celly merubah lokasi pertemuanya di hotel bunga sari bersimpangan dengan jalan panjang”terang musa.


Faiz terdiam,ia terlihat berfikir.Hotel bunga sari sering dijadikan tempat malam mengingat ada beberapa club dan diskotik berada tak juah dari tempat itu.


“Jika keberatan biar kukabarkan untuk membatalkan pertemuan hari ini”ucap musa.


“Tidak,siapkan mobilnya”timpal faiz dianguki musa.


keduanya menaiki lift menujuh parkiran mobil.Mobil berjalan meningalkan parkiran menujuh ke lokasi yang sudah ditentukan.Faiz sempat berfikir keras karena merasa aneh dengan perubahan lokasi yang secara mendadak namun seperti biasa tidak ingin berprasangka buruk dan memilih melupakan pemikiran ya itu.


Sesampainya di lokasi tujuan,gedung besar yang menjulang tinggi 'hotel bunga sari'disampingnya dikelilingi club dan diskotik.


Dari kajauhan seorang wanita berjalan mengahampiri keduanya.Dia asistenya celly,si wanita berkacamata.


“Silahkan masuk tuan”ucapnya membungkuk.Faiz dan Musa segerah malangkah namun langkah keduanya kembali di tahan saat wanita berkacamata itu menghentikan langkah Musa.


“Ny.celly hanya mempersilahkan kepada tuan Faiz untuk masuk ke dalam tidak dengan anda,“Faiz mengerutkan dahi mendengar ucapan wanita itu.


“Dialah yang menghandel proyek ini,jadi biarkan dia masuk,“ucap Faiz namun wanita itu tetap tidak bergemim di tempatnya.


“Ini perintah Ny.celly saya tidak berani membantah,”ucapnya.


“Baiklah jika seperti itu saya akan check out hotel,katakan pada atasanmu kita bahas semaunya di ruangku saja,“keduanya ingin pergi namun ditahan saat mendengar ucapan seorang wanita yang ternyata adalah celly.


“Tuan faiz anda sudah datang!celly memasang wajah polos.


“Silahkan masuk tuan faiz,maaf atas kelancangan asisten saya”ucap celly.Faiz mengganguk keduanya masuk kedalam sesuai arahan celly.Mereka mulai membahas pekerjaan.


“Bisakah kita bersulang sebelum memulai hari ini!ucap celly pada keduanya.

__ADS_1


“Tentu saja,tapi maaf kami tidak minum wine“saut Faiz.Celly mengarahkan asisten berkacamatanya,tak lama wanita itu kembali dengan beberap gelas jus dan menghidangkan dimeja.


Didalam mereka duduk berempat membahas proyek kerja sama antara perusahaan mereka.Hingga beberapa menit berlalu setelah kesepakatan dan penetapan tempo tahap dan cara kerja proyeknya Faiz dan Musa pamit undur diri.


“Senang bekerja sama dengan anda tuan faiz”celly menyodorkan tanganya dengan senyum licik yang tergambar jelas di bibirnya.


Sementara itu faiz dan Musa seakan gontai,pandangan keduaya menjadi kabur,seisi ruangan seakan goyang padahal semaunya baik-baik saja.


Faiz mengerutkan dahinya,kini dia tahu apa yang telah terjadi.


“B r ug h..”Musa ambruk di sampingnya.Perlahan faiz mulai kehilangan kesadaranya,padanganya menjadi gelap,faiz tidak bisa menyeimbangkan badanya dan


“B ru gh..”faiz terjatuh tidak sadarkan diri.


**


Alizah duduk menatap jam dinding yang menunjukan angka 07:39 malam.Hari sudah semakin larut namun Faiz belum juga pulang dari kerjanya.


Merasa bosan alizah memilih untuk menyalakan tv.Mungkin dengan menonton beberapa chanel tv akan menghilangkan kebosananya.Duduk melipat kaki sambil memakan cemilan.


“Ternyata hobiku sudah berubah,”Alizah mengerutu merasa bosan dengan langkah gontai alizah menaiki kasur tempat tidurnya.Terdengar deringan ponselnya.


Ditatapnya layar ponselnya,panggilan dari Mona.Baru saja menekan ikon hijaunya langsung terdengar suara rintihan Mona juga keributan di ujung sana.


“Eh!?kamu kenapa mon?”alizah menjauhkan ponselnya mendengar kehebohan dan teriakan di ujung telfon.


“Mon kamu dimana ? kok ribut sih!Alizah mengerutkan dahi.


“Zahh..Zahh..aku gak bisa bangun lagi,kamu bisa datang gak!Terdengar rintihan Mona.Alizah agak panik.


“okey‚katakan sekarang kamu dimana?ucap alizah.Lama menunggu jawaban dari Mona akhirnya terdengar sahutan.


“club xxx bersimpangan dengan hotel bunga sari jalan panjang”.

__ADS_1


__ADS_2