Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 73


__ADS_3

Faldo yang tadinya menatap tajam pada segerombolan mereka meneduhkan matanya.Ditatapnya Alizah yang berdiri dibelakangnya.


"Mereka orang jahat 'ucap Alizah dengan raut wajah yang tengang dan tentu saja ditambah rasan takut.


"Tenanglah " Faldo mencoba menenangkan seraya menarik Alizah dan melinduginya agar tak dijangkau mereka.


"Mau jadi pahlawan? serahkan dia... jika tidak kami tidak akan berlaku lembut padamu 'teriak salah satu orang pada gerombolan itu


Mendengar teriakan itu Alizah dibuat kaget dan tercengang ,dia begitu ketakutan.


"Kamu dimana ? datanglah..Faiz " tanpa sadar Alizah mengucapkan nama itu, Faiz orang yang selalu berada disisinya jika terjadi sesuatu padanya.


Faldo yang tadinya menatap tajam pada segerombolan mereka meneduhkan matanya.Ditatapnya Alizah yang berdiri dibelakangnya.


"Faldo.. Faldo.. apa yang kau fikirkan!! batinya menelan berat salivanya.


"Heiiiii...kamu dengar apa yang ku katakan! serahkan gadis itu kami tidak mempunyai kesabaran yang besar untuk menungunya anak muda" orang yang tadi kembali berteriak, Sepertinya diantara mereka dialah yang memimpin segerombolan itu.


"Tidak akan, langkahi dulu mayatku" saut Faldo dengan tampang yang tak kalah dari mereka,tajam dan penuh hasrat untuk menyalurkanya tanpa membendung semuanya.


"Kau benar-benar menguji kesabaranku anak muda "teriak pria dengan penampilan kusut itu.


"Cepat tangkap wanita itu.. .lumpuhkan saja diaaaaa...pria Bren****" sambungnya seraya mengangkat lenganya memberi arahan untuk menyerang.


"Mati saja kau..ha ha ha.. "teriak mereka dengan raut wajah ingin membunuh, itu sungguh menyeramkan.


Mereka mulai menyerang faldo dengan tinju juga alat tajam yang digunakan mereka.


Alizah berdiri dengan keringat yang cukup membasahi tubuh dan wajahnya, ia begitu khawatir jika faldo kenapa-napa.Semuanya tidak akan baik jika itu terjadi.

__ADS_1


"B r u u g... plakkk.. pummm.."Faldo tak kalah gentang meninju dan mengarahkan tendanganya pada mereka hingga tumbrak satu persatu.Mereka cukup banyak jumlahnya, namun tahukah kalian, jika faldo dan juga Faiz,kedua saudara sedarah itu memiki keahlian dalam hal belah diri,hal itu diajarkan Abi mereka semenjak keduanya menginjak usia dini ,selain Adam yang selalu menuntut keduanya untuk berlatih belah diri, Faiz dan Faldo juga memiliki guru yang aktif mengajarkan bela diri pada keduanya.


"Apa yang kalian buat Selama hidup ini!! Cepat kalahkan dia, aku menginginkan kedua tangan dan kakinya yang lincah itu"teriak ketua geng mereka yang sedari tadi hanya diam memerhatikan.


"Bruuugghh..satu pukulan yang diberikan faldo pada lelaki yang berteriak tadi hingga membuatnya umbrak ke tanah.


"Kamu bedebah " teriak Faldo dengan raut yang tak besahabat,faldo sudah kehilangan kendalinya,ia pun langsung menarik pria yang baru dipukulinya tadi dan memukul ambruk tanpa batas,menyalurkan semua hasratnya untuk meyakiti bahkan ingin membuat sang lawan lenyap,Alizah yang melihat itu dibuat ketakutan.


sungguh itu sangat menyeramkan dalam pandangan Alizah, Faldo terus memukul brutal lelaki itu hingga bermandikan darah,tentu yang lainya mencoba untuk menghentikan dan melumpuhkannya namun bukanlah hal yang muda.


"Kalian sampah " faldo kembali berteriak,jiwa ingin melukai terlihat jelas dimatanya.Saat ingin melanjutkan aksi pukulnya


"Berhenti...."teriak salah satu diantara mereka yang langsung menarik perhatian faldo,tentunya untuk dipukul.


Alizah ditodong dan dibekap dengan senjata tajam tepat pada bagian lehernya yang tertutup khimar.


"Kauuuu.. akan ku bunn "ucapnya seraya melangkah, siap melayangkan pukulanya yang selanjutnya.


yang benar saja, faldo langsung mengubah mimiknya ,jiwa yang tadinya mengelora untuk membrutal habis berubah menjadi kekhawatiran yang ditujukan pada Alizah.


"Lepaskan dia " ucap Faldo .Melihat hal itu tentu saja Alizah tidak bisa menerimanya.Jika harus terluka dan tersakiti dialah yang pantas dalam hal itu, pikir Alizah.


"Kamu bodoh!! Apa yang kau lakukan! pergilah..pergilah..mereka akan menghabisimu jika seperti ini "teriak Alizah yang langsung mendapat cekikan di bahunya


"Diammm' bentuk pria yang menodongnya seraya mendekatkan pisau ke bagian wajahnya hingga membuat Alizah diam tak bergemim.


"Jika kau mengakan sesuatu akan ku tusuk benda tajam ini ke wajahmu yang cantik Ini"ancam pria itu kemudian beralih pada faldo yang hanya diam ditempatnya, tak ada gerakan untuk membalas atau memukul.


"Apa yang kalian lakukan ? cepat habisi dia"teriak ketua geng mereka yang baru saja bangun dari baringanya, tentunya dengan keadaan yang terlihat miris.

__ADS_1


Mereka secara bergerombol melangkah mendekati Faldo ,agak rada takut jika faldo kembali melayangkan tinju pada mereka


Buuuugghh..."satu pukulan dengan balak kayu yang cukup besar berhasil dilayangkan pada tubuh faldo.


orang yang memukul itu berbalik ketakutan, menunggu reasksi faldo.


Namun semuanya berbanding terbalik, faldo benar-benar tak berniat untuk membalas pukulan yang dilayangkan pada.Semunya langsung maju secara bergerombol .


"B u u G h...B u g.."


"Plakkk.. pufffff.. "


"Brugghhh.. buuuggghhh.. prukkkkk"


Berbagai pukulan dilayangkan pada Faldo yang diam tanpa niat untuk membalas.Jangan ditanya keadaan Alizah saat ini, tentu Alizah begitu terpukul akan hal itu.


"Faldo..."teriak Alizah dengan air mata yang membanjiri wajahnya.


"Hikkksss... Hikss.. hikss..jangan.. Sudah cukup kalian..kalian bisa membunuhnyA,'tetiak Alizah masih dalam keadaan ditodong dengan senjata tajam.Sungguh Alizah benar-benar meresa bersalah dalam hal itu, siapa yang tidak akan khawatir dicampur rasa bersalah dan tertekan jika melihat seseorang menaruhkan dirinya juga nyawanya demi kita, Aplagi semua ini terjadi karna Alizah.Alizah hanya bisa menangis sejadi-jadinya, apa yang bisa dilakukanya , walaupun berontak tenaganya tentu tidak akan cukup.


Mereka terus memukul brutal dan secara kelompok, kepala, perut ,leher, semua bagian tubuh faldo benar-benar tak diberi maaf.Memukul memukul dan memukul hingga Faldo terjatuh dan umbrak dengan keadaan yang cukup mengenaskan.


Setelan memukul habis-habisan pada faldo, segerombolan itu pergi membawa Alizah meningalakan faldo yang terbaring dengan keadaan babak belur.


Faldo menatap nanar Alizah yang dibawa semakin menjauh oleh rombongan itu, tendanganya benar-benar habis setelah dipukul brutal oleh mereka, bahkan untuk berdiripun tak sangup untuknya.


'Fiz..selanjutnya ku serahkan padamu 'lirih faldo sebelum matanya benar-benar tertutup dan kehilangan kesadaran.


******

__ADS_1


Untuk 3 episode yg sama itu sorry Ya.. Sy Jg gk tahu kok bisa kek Gitu 😅


__ADS_2