Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 36


__ADS_3

Faiz masih setia menemani Alizah,ia duduk membacakan Al-Qu'an disamping Alizah.Dalam baringan Alizah ,senyap-senyap ia mendengar Suara Ngaji yang indah menurutnya.Perlahan kesadaranya mulai ada ,Alizah mencoba mengangkat tanganya namun tak cukup tenaga.Matanya seakan berat ,Ingin rasanya dia tidur untuk selamanya.Alizah mencoba membuka matanya ,ia begitu penasaran dengan sosok yang membacakan ayat-ayat indah tersebut.Perlahan Alizah membuka matanya,Dilihatnya..seorang pria duduk disisi ranjang sampingnya.Pria itu terus menunduk membacakan ayat-ayat Al-Qur'an.Disisi lain Faiz tidak menyadari bahwa Alizah telah sadar dan sedang memerhatikanya.Alizah berbaring memandang langit-langit palfon kamar mendengar Faiz yang sedang mengaji.


"Bacaanya selalu bisa menyejukan hati ,Kenapa ? Kenapa hatiku seakan damai mendengar lantunanya ? Gumam Alizah dalam lamunanya.


Sodakallahul..adziimm..Faiz mengakhiri aktifitas mengajinya.Alizah yang tak mendengar Lantunan Faiz balik menatapnya.


"Kenapa berhenti ? Ucap Alizah memandang Faiz.Faiz yang tidak menyadari bahwa Alizah telah siuman dengan cepat menatap Alizah.


"Adekk..ucap Faiz meraih tangan Alizah dan mengengamnya.Adek sudah siuman..! ucapnya kembali,Kini kekhawatiranya berkurang.Maafkan kakak ya..Sambungnya lagi.Alizah yang agak sedikit pusing ,dibuat kesal dengan Faiz yang terus berbicara.


"Kenapa kamu terus mengomel ? ucapnya memijat pangkal hidungnya ,padahal tadi dia cukup senang mendengar Suara merdu Faiz yang sedang mengaji.


"Lepaskan..ucap Alizah melepaskan gengaman Faiz.Ambilkan air untukku ,aku haus..,sambung Alizah.Faiz berdiri mengambil segelas air yang sudah disiapkan uminya tadi.


"Ini dek..diminum dulu..ucapnya memberikan air dengan beberapa Pil obat dan vitamin yang diberikan dokter.


"Aku minta air,Ucapnya menatap Faiz.Ini apa ?Obat ya ? sambungnya lagi.


"Ini obat dan juga vitamin ,Saut Faiz .Alizah diam menatap obatnya ,Sungguh dirinya tidak menyukai benda kecil itu.


"Kenapa dek ? Ucap Faiz , Alizah mengeleng lalu mengangkat tanganya hendak meraih obatnya ,Namun gerakanya dihentikanya karena nyeri yang dirasa pada bagian pangkal lenganya,merasa sakit Alizah mengarahkan pandanganya pada lenganya yang ternyata terdapat infus.


"Ahhhh...teriak Alizah yang terdengar seperti jeritan kecil ditelingan Faiz.

__ADS_1


"Kenapa dek ? Tanya Faiz pada Alizah.Alizah mengeleng ,Sebenarnya dirinya takut melihat Selang yang menusuk pada lenganya ,Untung disuntiknya pada saat dirinya tidak sadarkan diri,kalau tidak sudah pasti dia akan berontak habis-habisan kala itu.


"kakak bantuin...ucap Faiz meraih obat dan vitamin lalu disodorkan kemulut Alizah.


"Adek..dibuka mulutnya ,ucap Faiz pada Alizah yang tak mau membuka mulutnya.


"Aku Gak suka minum obat ,tolak Alizah


"Biarpun Adek gak suka tetap saja harus diminum obatnya..minumlah..jangan keras kepala ,ucap Faiz menatap Alizah.Tatapan Faiz mampuh mematahkan keras kepala Alizah. Alizah dengan terpaksa membuka mulutnya dengan mata yang memandang sembarang arah.Faiz tersenyum menatap Alizah yang sedang NGambek lalu segerah menyodorkan obat dan air kemulut Alizah.


Alizah menutup hidungnya ,ia tidak suka dengan bau obat ,begitu menyengat baginya.Adek Gak suka degan obat ? tanya Faiz dianguki Alizah.


"Yaudah nanti Adek gak usah memaksa untuk minum obat ,biar adek nanti disuntik aja ,ucap Faiz langsung membulatkan mata Alizah.


"Tidak...tidak..Syapa bilang aku Gak suka minum obat ! Aku biasa aja kok ,minum obat aja..Gak susah ,cuman minum aja masah Gak suka sih..! Ucapnya meyakinkan Faiz.Alizah begitu takut dengan namanya suntik,Membayangkanya saja hampir membuatnya gila .Bagaimana mereka bisa memasukan jarum tajam ke dalam lemak ini..? Itu menyakitkan ,Gumam Alizah.Faiz tersenyum menatap Alizah ,reaksi Alizah tidak bisa membohingi Faiz.


"Aku memang udah biasa minum obat ,siapa bilang Aku Gak suka dengan benda kecil itu,dan...siapa bilang aku Takut ama sun-suntikan ? ucapnya terputus-putus.Faiz yang melihat tingkah Alizah dibuat tertawa.


"Apa yang kau tertawakan ? Gak lucu tahu ,teriak Alizah dengan intonasi Rendahnya hingga terdengar suara seraknya .Faiz yang tadinya tertawa dengan cepat mengubah ekspresinya .


"Jangan terlalu teriak-teriak dek..Adek masih sakit ,Ucapnya menatap Alizah dengan eksprsinya yang berubah 2655 %√ Dari sebelumya.


Alizah balik menatap Faiz,kini dirinya yang terlihat heran bahkan bingung melihat ekspresi Faiz yang berubah seperti jarak waktu antara musim kemarau dan musim salju ,Tidak itu juga masih lama ,lebih tepatnya seperti Dirinya yang sedang meneguk susu Coklatnya ,begitu cepat tanpa kendalah.Diselah pemikiran Alizah terdengar ketukan pintu,Faiz berdur dan segerah membukakan pintunya.

__ADS_1


"Eh..umi ! Ucap Faiz pada uminya.Ayo masuk Umi ,sambung Faiz.


"Alizah gimana ? dia sudah siuman ? Tanya Umi Zenah.Faiz menganguk dan mempersilahkan uminya untuk masuk.Alizah duduk dikasur matanya tertuju pada UmiNya Faiz dan juga Faiz yang hendak menghampirinya.


"Alhamdulilah kamu baik-baik saja Nak..Ucap Zenah duduk disamping Alizah dan mengelus lembut kepalanya ,sedangkan Faiz berdiri disamping ranjang memerhatikan keduanya.


"Faiz..Jaga istrimu ini ,Baru sebulan saja bersamamu dan sudah sakit seperti ini ,Ucap Zenah balik menatap Faiz.Faiz hanya diam dan mennganguk menangapinya.Umi zenah menyelipkan obrolan kecil bersama Alizah ,Faiz yang diam diSofa mengarahkan pandangnya pada ponselnya yang berdering.


Faiz segerah meraih ponselnya ,dilihatnya pangilan dari Musa,Faiz melangkah keluar kamar lalu menekan ikon hijaunya.


"Assalamualaikum Fiz..ucap Musa diujung telfon.Kamu dimana ? sambung musa.


"Waalaikumus salam..Aku dirumah ,Kenapa ? saut Faiz.Tak biasanya Musa menelfonya ,biasanya dialah yang selalu menelfon Musa.


"Kamu beneran lupa ? Hari ini bukanya kamu akan mengunjungi panti ? Aku sudah menyiapkan semua barang dan ole-ole yang kau suruh beli Loh ,Tutur Musa mengigatkan Faiz bahwa Hari ini dia akan ke salah satu panti Asuhan yang didonator dirinya sendiri.Faiz baru seminggu yang lalu mengetahui keberadaan Panti Asuhan tersebut dan Timbul dihatinya untuk membantuh anak-anak dipanti itu dengan menjadi salah satu donatornya.


"Aku benar-benar Lupa,Istriku sedang sakit ,bisakah kamu mewakiliku ? Tanyanya pada Musa yang berada diujung telfon.


"Baiklah ,Tidak usah minta tolong ,tanpa itupun memang sudah kewajibanku mengantikanmu jika sedang dalam kendala ,biar aku saja yang akan membawa semua barangnya kepanti ,saut Musa.


"Baiklah..maaf telah merepotkanmu,Asalamualaikum ,ucap Faiz.


"Waalaikumus salam ,saut Musa. keduanya pun mengakhiri pangilan mereka.Faiz kembali memasuki kamar menghampiri Umi dan Alizah yang masih mengobrol.Faiz duduk di sofa memerhatikan Alizah yang sedang mengobrol dengan uminya.Dilihatnya Alizah yang mengobrol dan sesekali mengukir senyumanya ,sepertinya Alizah mulai nyaman dengan keberadaan uminya ,Timbul dipikiran Faiz kapan Alizah menerima keberadaanya dan menerima dirinya sebagai suaminya.

__ADS_1


*****


Dukung Author 😊


__ADS_2