
Manusia diciptakan lengkap dengan hati
Hingga munculnya benih-benih cinta adalah sesuatu yang manusiawi
Namun..patuhilah perintah agama
Dengan menjaga pandangan
yang Dapat mencegahmu dari
"Rasa cintah tanpa adanya ikatan sah"
Author : POV
💞〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️💞
Dikediaman bakhri ,Amalia duduk dengan kedua matanya yang sudah dipenuhi air mata ,ia memegang sebuah kertas ,itu adalah surat yang ditingalkan Lisbah,Amalia menatap surat dari Lisba anaknya air mata tak henti-hentinya membanjiri wajahnya yang sudah mulai keriput mengenang usianya yang sudah menginjak kepala empat.
"Pah..Dia sudah kekhairoh pah ,Lisba sudah kekahiroh ,mama akan merindukanya ,dia pergi tanpa berpamitan pah ,Ucap Amalia menatap Fikri yang sedang duduk disofa kamar dengan wajah yang ditekuk ,tentu saja Fikri juga sedih dengan Lisba yang pergi tanpa berpamitan. Amalia dan Fikri tidak mengetahui jika Lisbah telah berangkat ke kahiroh jika tadi pak Iman supir mereka tidak memberitahukanya pada keduanya.
"Mama tenanglah ,jangan menagis lagi ,Fikri berdiri dan duduk disamping istrinya Amalia.Fikri memeluk Amalia memberikan ketenangan padanya.
"Pah..mama senang Alizah telah menikah dengan Faiz ,tapi bagaimana dengan Lisbah pah ? Dia hancur ,Ucap Amalia dengan air matanya yang terus membanjiri.
Fikri mengelus pungung istrinya.Mama tenanglah...Semuanya sudah terjadi ,papa cuman berharap Lisbah bisa melupakan Faiz dan menumukan pemuda baik yang mencintainya dengan setulus hati ,saut Fikri menenangkan Amalia.Tentu saja sedih yang dirasakan ,secara keduanya telah berniat untuk mengantar Lisbah kebandara juga kedua besan mereka ,Adam dan Zenah pun ingin mengantarnya kebandara.Fikri telah menghubungi Adam dan Zenah mengenai Lisbah yang telah berangkat kekhairoh,keduanya pun ikut prihatin mendengarnya.
__ADS_1
"Pah..kita ke khairoh aja yah ,biar perlu besok aja ,papa segeralah pesan tiketnya ,ucap Amalia ,ia tahu putrinya itu pasti sedang diambang kehancuran.
"Jangan mah,Berikan waktu padanya untuk menenangkan diri,Papa yakin lisbah bisa melewatinya ,Saut Fikri menatap Amalia.
"Tapi...dia sendirian disana pah,siapa yang akan bersamanya untuk menenangkanya,Amalia bersikeras.
"Ada Allah yang selalu menemaninya ma , Lisba cepat atau lambat pasti bisa menerima semuanya ,Mama tenanglah ,Lisbah gadis yang kuat ,Fikri berusaha meyakinkan Amalia .
***
Setelah mengantar Alizah kesekolahnya Faiz kembali kerumahnya menjemput abi dan uminya untuk kebandara ,mereka akan mengatar Lisbah yang akan pergi kekhairoh. Melihat Mobil majikanya ,Pak Agus segerah membuka gerbangnya ,mobil Faiz pun memasuki halaman rumah.Faiz turun dan menghampiri Pak Agus
"Ini untuk bapak ,Rezeki dari Allah pak ,Ucap Faiz memberikan Amplop dan beberapa makanan ringan yang sempat dibelinya ketika mengantar Alizah kesekolah tadi.
"Rezeki dari Allah ,Saya hanya perantara Pak ,Berterimakasihlah pada Allah ,Saut Faiz Menatap Pak Agus.Kalau begitu Faiz pamit ya Pak...Assalamualaikum ,ucap Faiz
"Waalaikumus salam "Jawab Pak Agus dengan wajah berterimah kasihnya.Faiz pun berlalu memasuki rumah.
Nak Faiz sungguh baik ,Istrinya sunguh beruntung mendapat suami seperti Nak Faiz ,Gumam Pak Agus menatap Faiz yang berjalan memasuki rumah.
Faiz membuka pintu rumah dan disambut oleh beberapa maidnya ,Seorang wanita paru baya menyambut Faiz.
"Asalamualikum Bi ,Ucap Faiz meraih tangan wanita tua itu dan menyalaminya.Dia seorang Pelayan yang sudah lama bekerjah untuk keluarga Faiz,Faiz menghormati dan menyayangi wanita yang rentan usianya sudah mau menginjak kepala lima itu dia bu mei yang sekarang berdiri didepanya.
"Waalaikumus salam,saut Bu Mei.Nak Faiz baru saja pulang! Mau Bibi siapakan makanan ,ucap Bu Mei ,Faiz mengeleng.
__ADS_1
"Tidak usah Bi,Faiz mau keatas dulu ,ucap Faiz pamit pada Bu Mei dan berjalan menaiki tangga menujuh kamar abi dan uminya.Faiz segerah mengetuk kamar Abi dan uminya.Tak lama pintu kamar dibuka oleh Umi Zenah.
"Faiz..ucap Umi Zenah.Kamu sudah balik ! Lanjutnya.
"Iya umi..Saut Faiz menyalami Zenah.Dimana Abi mi ? Katakan pada abi Faiz sudah datang ,Faiz akan mengantar kalian kebandara ,sambung Faiz menatap Uminya yang diam ,seperti tak mengubrinsya.
"Umi dan abi tidak jadi kebandara ,saut zenah menatap Faiz.
"Kenapa tidak jadi Umi ? Yasudah Gapapa biar Faiz sajah yang kebandaranya ,Faiz ada beli ole-ole kesukaan Lisbah ,Umi dan Abi mau titip sesuatu ? Tanya Faiz pada uminya yang langsung terlihat sedih.
"Kita tidak jadi kebandara untuk mengantar Lisbah .Lisbah sudah kekhairoh sehari yang lalu ,tutur Amalia.
"Dia sudah berangkat ! kok mendadak mi ? ,ucap Faiz . Faiz sempat berfikir telah terjadi sesutu pada Lisba ,Teman kecilnya dulu .Dulu saat kecil Faiz sering bermain dengan Lisba,Namun setelah dewasa mereka jarang bertemu.Jikalau bertemu Hanya teguran sapa dan obrolan menanyai kabar,tak lebih.Faiz tau mereka telah dewasa ,hingga ia menjaga jarak dengan para wanita termaksud Lisbah teman kecilnya ,dan lisbah pun samahalnya ,ia menjaga jarak dengan lelaki yang bukan mahromnya ,fikir Faiz mengingat Lisbah telah tumbuh menjadi wanita sholehah.
"Umi juga tidak tahu mengenai hal itu ,kata kedua mertuamu Lisbah mendadak ingin melanjutkan S2nya ,saut Umi Zenah . Abimu Sudah kepantren barusan tadi ,Sambung umi Zenah menatap Faiz.Faiz menganguk paham.
"Umi..Faiz mau keluar sebentar ,umi sendirian dirumah gapapa kan ? Faiz menatap Uminya.
"Iya gapapa kok ,lagian ada Bibi dirimu ,saut Zenah .Faiz menganguk dan pergi setelah berpamitan pada uminya.Faiz akan menemui Musa ,Ada sesuatu penting yang ingin disampaikanya.
*******
Dukung Author ya👍
Maaf akhir-akhir ini ,Author terlambat Upnya💕🙏
__ADS_1