Diakah Imamkuu

Diakah Imamkuu
Episode 43


__ADS_3

Juna menatap Tajam pada Roy yang membuat Roy menelan ludah beratnya.


BRUUGHH....satu pukulan berhasil dilayangkan pada Roy hingga tubuh Roy Jatuh terseret lantai .Murid-murid wanita menjerit menyaksikan pertengkaran keduanya, sedangkan murid lelaki diam menyaksikan ,tidak ada diantara mereka yang berani menghentikan Juna yang sedang memukul Roy habis-habisan , Juna kembali memukul Roy dan terus memukulnya,dia tidak puas jika Roy masih baik-baik saja.Untung Pak Arwan datang dan segerah menyelesaikan perkelahianya ,tentu saja setelah Juna puas memukul Roy hingga tergeletak tak berdaya.


Permainanya tetap berlangsung ,sedangkan Roy langsung dibawah Ke Rumah sakit.Teman Basket setim Juna sebagian mengantar Roy kerumah sakit dan sebagianya Lagi menemani Juna.


"Kenapa kalian berantem ? apalagi sampai Loe Buat si Roy babak belur kayak Gitu ! Memangnya kenapa sih ! Ucap Bastian yang duduk disamping Juna.Roni ,Riko dan Joy ikut kerumah sakit menemani Roy.


"Dia memang pantas mendapatkanya ,saut Juna memandang Alizah yang juga sedang memandangnya.Alizah melihat semua kajadian tadi ,saat Juna memukul brutal si Roy ,sungguh pemandangan yang menakutkan baginya.Alizah duduk disalah satu kursi penonton ,ia masih merenungkan kejadian tadi.


"Zah..ucap Elsa yang sudah berdiri disamping Alizah masih dengan botol airnya.Siap-siap Gih ,Babak kedua akan segerah dimulai ,Lanjutnya membubarkan lamunan Alizah ,Alizah menganguk lalu berdiri dan segerah memasuki lapangan.Babak dua pun dimulai ,kini Bola berada di tim Alizah ,Alizah berdiri siap-siap untuk melakukan Servis,Pppffff...Bunyi Fluit ,Alizah langsung melemparkan bola keudarah mengumpulkan tenaga dengan keseimbangan yang searah Lalu memukul Bola basket yang menjadi Awal permainan Dimulai.Permainan masih berlangsung ,antara dua Tim sama-sama memiliki pertahanan yang kuat dan saling membalas dengan mengisi skor ke ranjang Basket.


Dari kejauhan Juna terus memerhatikan Alizah,Alizah cukup cekatan dan mahir dalam permainan Basket.Skor antara tim Alizah dan Tim Mona hanya selisih beberapa angka dan tentu saja Tim Alizahlah yang sudah dipastikan akan memenangkan permainan ini ,Skornya 19-25 dengan sisa waktu 3 menit lagi.Mona mengepalkan tanganya ,mereka tidak mungkin menang dengan tengang waktu yang tingal beberapa menit lagi ,padahal dirinya sangat ingin mengalahkan Alizah kali.


Kenapa aku selaku kala dengan Alizah ! Semuanya selalu dimiliki dan dimenangkanya .Kali ini aku tidak akan membiarkanmu menangkah dariku zah..Gumamnya memikirkan sesuatu yang licik.


Kini Cika berdiri diujung lapangan sedangkan Alizah berdiri sebagai pemain pertama yang berdiri didepan jaring,Cika mulai melakukan servis dan bola memasuki area lawan.Mona yang melihat hal itu ,tak mau membuang kesempatan,dengan Cepat Mona berlari lalu memukul sekuat-kuat bola basketnya.


BRUUGH...Bola mengenai kepalah Alizah ,Mona benar-benar mengarahkan bolanya tepat dikepala Alizah.Juna yang melihat hal itu dengan cepat berlari menghampiri Alizah yang terbaring lemah.Alizah memang tak memiliki pertahanan yang kuat karena dalam keadaan sakit.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan padanya ? Teriak Juna pada Mona ,Mona diam tak berbicara ,Mendengar teriakan Juna barusan seperti menguras semua tenaganya hingga habis ,sunguh menyakitkan dan miris.Jona segerah mengendong Alizah dan berlari ke parkiran ,juna akan membawa Alizah ke rumah sakit.


"Bas pinjam Mobilmu ,ucapnya pada Bastian yang berdiri disampingnya ,Bastian memberikan kuncil mobilnya pada Juna ,Juna meraih kunci mobilnya dan meletakan Alizah dikemudi Mobil lalu menyalakan mesin mobilnya.


"Woiy Juna Gue gimana ? Ucapnya melihat Juna yang sudah siap menjalankan mobilnya.


"Aku tidak bawa Mobil ,Kamu pake motor aku aja ,Saut Juna melemparkan kunci motornya Lalu menjalankan mobilnya ,Tak peduli satpam yang sedang berjaga Juna tetap melanjutkan mobilnya dan meningalkan Sekolah Chandra Chipta.Tak berbedah jauh, Bastian pun menyalakan motor Kawasaki milik Juna,samahalnya dengan Juna Bastian pun melewatkan gerbang tanpa memerdulikan satpam yang berteriak padanya.


Rumah sakit


Juna memberhentikan Mobil tepat disalah satu rumah ,Juna turun dan segerah mengendong Alizah kaluar mobil lalu berlari memasuki rumah sakit.Sesampainya didalam Juna Tak memperdulikan para perawat Yang terus menatapnya


"Dimana dokternya ? Ceptlah ,Ini mengenai nyawa ,ucapnya yang sudah mulai tak sabaran ,Juna agak khawatir Hingga berlebihan dalam menyikapinya.


"Maaf saya terlambat Tuan ,ucap sang Dokter penuh hormat,Dokter itu mengenali siapa pria yang berdiri didepanya.Bisakah Tuan menungu diluar ,saya butuh waktu agar bisa berkonsentrasi untuk memeriksanya ,ucap sang dokter dianguki Juna ,Juna segerah keluar membiarkan Dokter dan perawat yang akan memeriksa keadaan Alizah.


Tak lama Bastian memberhentikan motornya disalah satu rumah sakit yang diyakini didatangi Juna karna letak rumah sakit inilah yang paling dekat dengan Sekolah mereka,dilihatnya mobil mewah merah miliknya yang terparkir didepan rumah sakit


"Dia bahkan memarkirkan mobilku sembarangan,suguk Bastian kesal.Bastian segerah masuk kedalam rumaj sakit dan menghampiri Meja Resepsionis.Para perawat kembali memusatkan Perhatian mereka Pada Bastian ,Bastian berjalan dengan percaya dirinya.

__ADS_1


"Boleh nanya ? Tadi barusan ada seorang pria dengan seragamNya ,emm dia membawa seorang wanita digendonganya,Dimana ruang rawatnya ? Ucapnya pada perawat yang bekerjah dibagian resepsionis.


"Tunggu sebentar dek ,saya carikan dulu ,saut Perawat wanita itu membuat Bastian diam tak berkata.Bagiamana bisa dia dipangil dengan sebutan adek ,Sungguh menjengkelkan,pikir Bastian.Perawatnya mencari daftar pengujung yang baru datang beberapa lalu,perawat wanita itu tau pria muda dan tanpan tadi yang dimaksut Lelaki didepanaya ini.


"Lantai Dua ruang inap 063 ,saut perawat itu.Bastian menganguk dan segerah berjalan kelantai dua rumah sakit.Beberapa menit melewati lorong rumah sakit ,akhirnya Bastian menemukan Juna yang sedang berdiri didepan ruang Inap rumah sakit.Bastian segerah menghampiri Juna.


"Woiy Juna..teriak Bastian lalu mengampiri Juna.Loe para banget ,Ucapnya menatap Juna yang memasang Wajah memelasnya.


"Kenapa Mobil Gue Loe parkirin Sembarang Kayak Gitu ? Dan Gue gak habis fikir ,Loe nyuruh Gue sampirin ,tanpa memberikan Alamat rumah sakitnya ke gue ! Ucapnya penuh intemigasi.


"Aku Lupa kabarin tadi ,saut Juna.Dan masalah Mobil Jangan terlalu diperbesarkan ,Sambungnya Lagi tanpa merasa bersalah sedikitpun.


"Gimana keadaanya ? Tanya Bastian dan duduk disalah satu kursi pengunjung yang ada dirumah sakit.


"Aku Gak tahu ,Semoga saja dokternya memberikan kabar baik ,Saut Juna iku duduk disamping Bastian.


***********


Dukung Author๐Ÿ™‚๐Ÿ’•๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2