
Seminggu kemudian, setelah Cinta melihat foto pada kalung liontin milik Razi, dan yakin kalau wanita yang ada di dalam foto tersebut merupakan kakaknya, hubungannya dengan Rangga semakin renggang. Pada saat ia melihat foto mereka, Cinta sadar jika bukan dialah yang ada di foto itu.
Wanita itu sedang memegang bunga di tangan kanannya, sedangkan Cinta merupakan pengguna tangan kiri di setiap aktivitasnya, kecuali di saat ia sedang makan. Hal itu yang membuatnya semakin yakin, kalau kakaknya yang ada di foto tersebut.
Ia menyibukkan dirinya dengan tujuan dapat melupakan Rangga. Di saat yang bersamaan sosok Randi hadir, di kala hatinya sedang labil.
Kesempatan yang sudah lama di nanti-nanti akhirnya tiba. Randi datang menawarkan kerjasama pembuatan film baru.
Jam 10 malam, ruang tamu di rumah Cinta.
"Apa kau mau jadi pemeran utama film ini?" ucap Randi sambil menyodorkan naskah yang ia bawa.
"Ini film bertajuk sinetron?" tanya Cinta sambil melihat ke arah naskah yang diberikan Randi. Di depan naskah itu, tertera judulnya. "Secret Husband Si Culun Cantik."
"Iya, film ini rencananya akan tayang awal tahun, jika tidak ada kendala selama proses syuting, tayang selama 4 bulan setiap hari."
"Kurasa ini cukup untuk menyibukkan diriku," gumam Cinta.
"Menyibukkan untuk apa?" tanya Randi penuh harap.
"Ah bukan apa-apa. Hanya hal kecil yang menganggu pikiranku."
Randi kecewa mendengar jawabannya. "Kau tau, aku hanya ingin agar bisa menjadi batu sandaran untuk mu, tidak lebih…" saut Randi dengan wajah sedih.
__ADS_1
Sontak Cinta terkejut mendengar ucapan Randi, ia memalingkan wajahnya berusaha menghindari tatapan mata pria itu. "Aku tidak mengerti maksud perkataan mu."
"Sudah la aku tidak akan memaksa mu… jadi apa kau menerima tawaranku?" Berusaha mengubah topik pembicaraan.
Dengan sigap Cinta kembali menatap matanya. "Tentu saja! Dari judulnya aku sudah menyukai film ini!" ucapnya penuh semangat.
"Dia tidak berubah sedikitpun, masih sama seperti dulu," batin Randi. "Baiklah karena waktunya sudah dekat, mulai besok, akan ada pertemuan untuk pembacaan naskah awal."
"Secepat itu?"
"Benar, karena waktunya sudah dekat dan kita diburu deadline, harus kejar tayang proses pengambilan gambar."
"Baiklah, aku mengerti."
Cinta tidak mengetahui, kalau Randi ternyata sangat memahami dirinya. Dia juga tidak tau, kalau ternyata Randi adalah anak pemilik toko yang pernah ia cari(chapter 12) saat itu.
Keesokan harinya Cinta mulai sibuk dengan pekerjaannya, niatnya untuk menjauhi segala hal terkait Rangga, sangat sulit untuk dihindari. Pesan dan telepon yang berdering dari pria itu, ia abaikan semua, dan terkadang ia mengirimkan pesan singkat kalau dirinya sedang sibuk di lokasi syuting.
Sikapnya yang dingin terhadap Rangga, membuat amarah pria itu tersulut. Rangga datang menghampirinya di waktu istirahat makan siang.
Ia melihat dari luar, Cinta dan Randi sedang berduaan di satu ruangan. Mereka berdua sebenarnya sedang mendiskusikan naskah film tersebut, namun semua hal itu dihiraukannya. Yang terlihat di matanya, hanyalah canda dan tawa di antara mereka berdua.
Pandangan keliru sebab dibutakan oleh perasaan cemburu, Rangga pergi begitu saja dengan amarah yang tidak bisa ia lampiaskan.
__ADS_1
Tina masuk ke dalam ruangan itu dan menghampiri Cinta. "Kak, tadi pak Rangga datang mencari Kakak."
Diskusi mereka terhenti karena kedatangan Tina. "Jadi?" tanya Cinta datar.
"Sepertinya dia salah paham melihat Kakak dengan Kak Randi."
"Aku sedang sibuk! Biarkan saja dia pergi!" cetus Cinta sambil menyembunyikan perasaannya.
"Begitu ya… ka-kalau begitu Tina tidak akan mengganggu Kakak lagi," ucapnya sedikit takut.
Senyuman tipis terpancar dari wajah Randi, saat mendengar percakapan di antara mereka.
"Saat syuting, kau harus berdandan culun, memakai kacamata bulat dan mengikat rambutmu menjadi dua," ucap Randi sambil memeragakan dengan kedua tangannya.
"Haha… aku tau," saut Cinta diiringi dengan tawa kecilnya.
"Nah… tawa seperti itu lebih cocok dengan mu." Randi berusaha menghibur Cinta dengan sedikit gurauannya.
***
Terima kasih atas doa dan dukungan para pembaca, akhirnya Aki bisa melanjutkan novel ini hingga menjelang akhir. Banyak bab yang akan update selanjutnya… kisah misteri akan terkuak satu persatu hingga bukti pembunuhan yang ada padanya terungkap.
Bagaimana hubungan Rangga dan Cinta selanjutnya?
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan like, dan komen di kolom komentar 👋