DIARI CINTA

DIARI CINTA
Chapter 8 Cinta dalam Bahaya Bagian 2


__ADS_3

Keesokan harinya di pagi hari pria itu membawakan serapan untuk Cinta. "Sarapan datang, menu hari ini nasi goreng penuh cinta," katanya.


Cinta yang tadinya sudah terbangun berpura-pura tetap tidur. Pria itu menyadari kalau Cinta hanya pura-pura tidur. "Sayang kau tidak perlu pura-pura tidur, kan sudah kukatakan kemarin kalau aku orang yang paling mengerti dirimu," jelasnya.


Cinta membuka matanya. "Ketahuan! aku harus menggunakan cara lain" pikirannya. Ia pun mencoba berakting. "Sayang bisakah kau membuka ikatanku, ini sangat menyakitkan."Β 


"Haha sayangku ternyata sudah tidak sabar, tenang saja nanti malam kita akan melakukan itu dan otomatis secara resmi kita akan menjadi suami istri," ungkapnya.


"Gawat, aku malah menggali kuburanku sendiri," pikir Cinta.


Pria itu memaksa Cinta untuk memakan masakannya, karena ragu akan makanan itu, Cinta memuntahkan kembali setiap makan yang masuk ke mulutnya.


Pria itu segera mengambil suntikan dari kantung bajunya dan mengisinya dengan obat bius yang berbeda dengan kemarin. "Apa kau tau sayang, ini obat bius agar kau nanti malam menjadi istri yang patuh untuk melayani suaminya. Agar kau tau rasanya, sekarang kita uji coba dulu obat ini."


Dia pun menyuntikan obat bius itu pada Cinta, seketika Cinta merasa lemas dan tidak bisa mengerakkan tubuhnya, sementara kesadarannya masih terjaga.


"Dasar psikopat gila! Lepaskan aku!" bentak Cinta.


"Hahaha lima tahun yang lalu kau juga pernah mengatakan kata-kata manis seperti itu. Walaupun terdengar kasar, tapi di telingaku seperti sebuah ungkapan cinta," jelasnya.


Cinta hanya bisa menangis menahan amarahnya. "Jika suatu saat aku bertemu denganmu lagi, aku berjanji akan membalasmu."


"Apa membalas? Sebaiknya pikirkan saja nanti malam, kita berdua akan dibalut perasaan penuh gairah, hahaha," ungkapnya sambil tertawa lalu beranjak pergi meninggalkan Cinta.


"Apa yang harus ku lakukan? Tina, Razi apa kalian baik-baik saja? aku sangat merindukan kalian," gumam Cinta.


Cinta tidak mau menyerah semudah itu, dia mencoba segala cara untuk bisa melepaskan ikatannya, namun apa daya tenaga seorang wanita yang sedang terikat tidak cukup untuk membuka ikatannya sendiri.


Cinta melihat sekeliling dan mencoba memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitarnya, tidak ada satupun benda tajam yang bisa ia gunakan. Hanya benda tumpul yang tidak bisa digunakan untuk memotong. Karena kelelahan Ia akhirnya menyerah dari percobaan melepaskan diri.

__ADS_1


Malam pun tiba pria itu datang membawa sebuah koper bersama dengan seorang pembantu wanita tua, "Pakaikan dia baju tidur yang ada di koper ini!" perintahnya.


"Baik tuan," jawabnya.


"Tunggu dulu!" kata pria itu. " Aku akan menyuntiknya, setelah itu baru kau pakaikan pakaian itu. Akan kuberikan waktu untukmu 10 menit " sambungnya.


Setelah ia menyuntikkan obat bius itu lagi, dia meninggalkan mereka berdua.


Cinta mencoba meyakinkan wanita itu. " Apa kau tidak punya seorang putri? Jika putrimu diperlakukan seperti ini apa kau akan diam saja?" tanya Cinta.


Wanita tua itu tidak bergeming sedikitpun, dengan perkataan Cinta. Melihat reaksinya, Cinta jadi sedikit kesal. "Apa kau rela jika putrimu di perkosa orang!" bentaknya. Wanita tua itu tetap tidak bereaksi dengan perkataan Cinta.


Sepuluh menit kemudian, Pria itu pun kembali. Dia menyuruh wanita tua itu untuk pergi.Β 


Cinta sudah berganti pakaian dengan pakaian tidur sexy yang disediakan pria itu. Pakaian itu memperlihatkan sebagian kulit tubuh nya. Cinta menangis dengan nasip yang ada di hadapannya.


"Hari ini adalah malam yang indah dan kau akan menjadi milikku selamanya," ungkap pria itu.


Melihat keadaan Cinta yang terikat dan mengenakan pakaian tidur, ia segera memukul wajah pria itu dengan sangat kuat hingga pria itu pingsan seketika.


Rangga pun menghampiri Cinta, membuka ikatannya dan menyelimutinya dengan jaket yang ia kenakan, lalu menggendongnya keluar dari kamar itu. Cinta memeluknya sambil gemetaran.


"Jangan khawatir, aku di sini. Maaf aku terlambat. Kau boleh memarahiku sepuasnya jika kita sudah kembali," bisik Rangga.


Setelah mendengar bisikan Rangga, Cinta merasa tidak bertenaga karena tidak makan apapun, dan dari efek samping dari obat bius membuatnya lemas tidak berdaya, pada akhirnya dia pun pingsan dipelukan Rangga.


Polisi pun akhirnya datang beserta Tina dan Razi, "Kakak!" panggil Tina.


"Ayah apa ibu baik-baik saja?" tanya Razi.

__ADS_1


"Dia sedikit syok, kita harus segera membawanya pulang," jawab Rangga.


Kilas balik, ketika Razi menghilang.


Razi melihat seorang pria yang mirip dengan Rangga, ia pun mengikuti pria itu pergi. Tak lama kemudian pria yang di ikuti oleh Razi ternyata memang Rangga. Ia terkejut di ikuti oleh putranya, sadar akan keadaan dia pun segera kembali ke tempat Razi sebelumnya berada.


Saat mereka kembali Tina dalam keadaan panik, karena pada saat itu dia sudah menerima pesan dari Cinta yang mengirimkan foto seorang anak yang bukan Razi. Tina pun berulang kali mencoba menghubungi Cinta, namun tidak diangkat olehnya.


Tina menceritakan keadaan Cinta pada Rangga, dia pun segera bergegas mencari pusat keamanan Mall untuk melihat rekaman CCTV untuk memastikan keberadaan Cinta. Sayangnya pesan yang dikirim Cinta hanyalah sebuah foto, ia tidak mengatakan tempat di pesan itu.


Butuh waktu beberapa saat untuk memeriksa semua rekaman CCTV di Mall yang sangat besar itu. Rangga pun terlambat untuk mencegah semua itu, Cinta sudah dibawa pergi, dan yang tersisa hanyalah hp Cinta yang ia jatuh kan.


Rangga menggunakan semua jaringannya untuk menemukan Cinta, tapi pria yang menculik Cinta cukup pintar untuk menyembunyikan jejaknya, beberapa kali Rangga terlambat karena pria itu mengganti mobilnya dengan mobil lain agar tidak mudah untuk di lacak.


Sedangkan Tina mencoba menenangkan Razi yang menangis tanpa henti karena merasa bersalah atas kejadian tersebut.


Rangga memutuskan melaporkan kasus penculikan itu pada polisi setempat, proses pencarian menjadi lebih mudah dengan bantuan polisi Eropa yang mengetahui seluk beluk lingkungan itu, walaupun memakan waktu yang cukup lama untuk melacak seorang turis asing.


Polisi tertipu oleh kepintaran dari pria yang menculik Cinta, pada akhirnya Ranggalah yang berhasil melacak Cinta terlebih dulu dengan bantuan seorang hacker internasional.


Wanita tua yang sebelumnya membantu pria itu dia adalah kaki tangannya. Wanita tua itu diiming-imingi harta melimpah dan rumah mewah di Indonesia.


Rangga sudah menahan amarahnya karena butuh waktu cukup lama untuk menemukan Cinta, sesampainya ia di lokasi dan melihat keadaan Cinta yang menangis tanpa bisa berbuat apa-apa, dia pun meluapkan amarahnya pada pria itu dan memukulnya sekuat tenaga.


Kilas balik selesai.


 🌺🌺


Halo sobat salam dari Aki Chan πŸ˜ƒ

__ADS_1


ini adalah novel perdanaku, Aki harap para pembaca memberi kritik, dan saran yang membangun untuk karya ini.


Jika berkenan silahkan di vote.πŸ’


__ADS_2