
Kevin mulai menatapku dengan tatapan penuh tanda tanya. Dia mendekat ke arahku dan bertanya kepadaku.
" Key jelaskan padaku apa yang terjadi kepada Ranti?? kenapa dia bisa seperti itu?" tanya Kevin mendongakkan wajahku
" dia Mama kamu Vin yang telah merasuki Ranti" ucapku pelan
Kevin langsung terdiam seperti kebingungan. Dia seakan-akan tidak percaya dengan ini semua. Kemudian kulihat Vika juga mulai berjalan ke arahku. Dia memegang tanganku.
" Key apa yang sebenarnya terjadi?" pertanyaan polos yang sangat membuatku bingung untuk menjawabnya
" ehm tidak ada apa-apa" ucapku berusaha untuk menutupinya
Tetapi Ranti kembali berdiri dengan arwah yang masih berada di dalam tubuhnya. Dia menghampiri Vika dengan wajah seram. Vika mundur beberapa langkah karena dia sangat ketakutan.
'Bukan kamu yang seharusnya berada disana'
Bentak Ranti yang masih dipengaruhi oleh arwah itu. Vika tidak mengerti apa yang dimaksud dengan omongannya. Dia menggelengkan kepalanya dan berjalan ke arah Kevin. Kevin menundukkan kepalanya dengan wajah sedih.
" apa maksud dengan semua ini?" tanya Vika dengan wajahnya yang kebingungan
" sayang kamu dengarkan dulu penjelasan dariku" ucap Kevin
" apa Vin??" tanya Vika yang masih penasaran
" Sebenarnya waktu Mama sakit Keyza aku suruh berpura-pura untuk menjadi kamu. Karena tidak mungkin kamu datang waktu itu. Maafin aku sayang" jelas Kevin
" jadi maksudnya bukan aku yang harus menikah dengan kamu Vin?"
" bukan gitu maksud aku sayang" ucap Kevin
" ini memang bukan maksud dari kamu tapi Ranti atau arwah yang telah merasuki Ranti menjelaskan seperti itu kan?"
" sayang dengarkan aku, aku juga tidak mengerti kenapa bisa jadi seperti ini "
" lalu ???" tanya Vika masih penasaran
" sudahlah Vik kita bicarakan ini nanti ya yang terpenting sekarang kalian sudah sah menikah" ucapku
" Key kenapa bukan kamu yang menggantikan posisiku?"
" Vika ini semua tidak mungkin aku sudah punya pacar begitu juga dengan Kevin yang sangat mencintai kamu"
" tapi kalau itu semua kalian lakukan mungkin Ranti tidak akan menjadi seperti ini"
kamu salah Vik
justru Ranti seperti ini karena dia kecewa melihat kalian
dia sangat terpukul makanya dia cepat sekali kerasukan seperti ini
" Aku akan bawa Ranti keluar dari sini Vin" ucapku sambil menyeret tangan Ranti yang masih dalam pengaruh roh itu.
Ranti menarik tanganku dan bersikukuh untuk tetap disana. Dia semakin menjadi-jadi dia mengobrak abrik semua meja-meja yang tertata rapi disana.
" Rannnnnnti sadar Ran cukup" teriakku
Tapi Ranti malah menghamburkan semua makanan yang berada disana. Dia menghancurkan semuanya sehingga membuat para tamu berlarian untuk menyelamatkan diri. Sementara aku disini tidak bisa berbuat apa-apa Ranti terlalu kuat dalam pengaruh roh itu. Sehingga membuatku kualahan untuk mencegahnya. Kevin memeluk Vika yang ketakutan dan histeris. Aku hanya berusaha berteriak menghentikan ulah Ranti disana. Tetapi semua gagal semuanya sudah berantakan para undangan sudah berlarian. Pernikahan mereka dihancurkan oleh roh yang tidak lain adalah Mama Kevin sendiri. Aku bingung menghadapi ini semua. Di sisi lain ini adalah salah kita sendiri. Lebih-lebih ini adalah salahku yang telah berjanji kepadanya untuk menikah dengan Kevin. Tapi jika saja dia tau hal yang sebenarnya mungkin dia tidak akan pernah melakukan hal ini.
" Vin maafin Ranti ya" ucapku
" Key ini semua salahku" ucap Kevin
__ADS_1
" bukan ini juga salahku yang telah mengiyakan janjiku"
" tapi ini semua karena permintaanku makanya Mama merasa marah karena aku telah membohonginya" jelas Kevin
" ini semua bukan salah kalian, akulah yang salah yang waktu itu tidak bisa hadir disana sehingga akhirnya seperti ini" ucap Vika kemudian sambil menangis
" sudahlah semua sudah terjadi yang penting bagaimana kita menyelamatkan Ranti" ucap Kevin
Aku segera berlari menghampiri Ranti yang kelihatan mulai tenang. Dia duduk di sebuah kursi dengan pandangan kosong. Dia menangis bahkan dia menangis tersedu-sedu.
" Ran" aku memegang pundaknya
" lepaskan" bentak Ranti
" kamu kenapa Ran? kamu tidak apa-apa kan?" tanyaku pelan
" kata siapa aku tidak apa-apa? aku sakit aku kecewa!!" ucap Ranti lagi yang tidak biasanya
mungkin dia masih terpengaruh oleh roh itu
Aku diam dan membiarkan dia sadar. Beberapa saat kemudian aku melihat Ranti menyandarkan kepalanya di sandaran kursi.
' bllaaakkkkk"
dia jatuh pingsan
" Ran Rantiiii" teriakku sambil menangkap tubuhnya
" dia pingsan "ucap Vika
Aku menganggukkan kepalaku dan berusaha mengangkat kepala Ranti. Kevin segera membopongnya ke kamar. Disana aku melihat Ranti terbaring sangat lemah. Aku mengoyak-oyak tubuhnya pelan.
Perlahan matanya terbuka pelan dia melihat wajah Kevin dengan pandangan kosong. Aku tau dia terluka atas pernikahan ini sehingga tubuhnya dengan mudah direbut oleh makhluk gaib.
" Ran kamu tidak apa-apa?" tanya Kevin
Tidak ada jawaban satupun yang keluar dari mulutnya. Dia menunduk dan meneteskan air matanya. Dia mengulurkan tangannya
" selamat ya Vin semoga kamu bahagia"
Kevin menjabat tangan Ranti yang masih lemas. Seketika itu Ranti terkejut melihat kondisi berantakan dimana-mana.
" Loh kenapa bisa seperti ini? apa yang telah terjadi?" tanya Ranti yang tidak tau bahwa semuanya perbuatannya. Kevin hanya tertunduk tanpa jawaban. Dia terdiam begitu juga denganku. Rasanya tidak sampai hati jika aku mengatakan bahwa ini semua ulahnya.
" Key ini kenapa?" tanya Ranti memandang ke arahku
" Ran kamu minum dulu ya?" bujukku
" tidak aku tidak mau"
" tapi Ran kamu baru saja...." tiba-tiba perkataanku terhenti
" baru saja apa maksud kamu Key?"
" ehmmm Ran nanti aku jelasin ya"
" jawab pertanyaanku Key? apa ini semua karena aku?"
Aku hanya menganggukkan kepalaku dia menangis dan memukuli kepalanya sendiri.
" Ran cukup hentikan" ucap Kevin mendekatinya
__ADS_1
" biar saja Vin aku telah menghancurkan pernikahan kamu aku tidak pantas untuk hidup" ucapnya dengan sangat menyesali perbuatannya
" ini semua bukan salah kamu Ran karena bukan kamu yang melakukannya. Ini semua karena pengaruh dari arwah yang telah merasuki tubuh kamu" jelas Kevin mencoba untuk menenangkannya
" tapi tetap saja Vin ini semua karena aku" dia menangis terisak-isak
" Ran kamu tenangin diri kamu dulu ya" bujukku, dia memelukku dia masih menangis dia menyesal atas perbuatannya.
" Key kenapa dengan diriku kenapa aku bisa melakukannya?"
" Ranti kamu tenang dulu ya kamu harus bisa kontrol emosi kamu"
" tapi Key semuanya hancur ini semua gara-gara aku Key bagaimana nasib Kevin dengan Vika Key? aku jahat Key" masih saja Ranti memukuli dirinya sendiri
" kamu jangan menyakiti diri kamu sendiri hentikan!"
" Key kenapa kamu tidak melarangku untuk datang kesini? aku menyesal telah merusak pernikahan mereka Key" dia menangis di pelukanku
" Ranti ini semua bukan salah kamu, aku sama Kevin juga bisa mengerti atas kejadian ini kok, kamu tenang saja ya" ucap Vika mendekatinya
" Vika maafin aku ya kamu orangnya baik, maaf karena aku pernikahan kalian tidak berjalan sesuai harapan kalian" ucap Ranti sambil memohon kepada Vika
" tidak masalah kok Ranti ini semua bukan salah kamu" masih saja Vika membenarkan Ranti dan membelanya
" makasih Vik kamu adalah gadis yang baik"
Ranti memeluk tubuh Vika yang masih mengenakan gaun pengantin yang sangat cantik. Tiba-tiba Kevin meraih tangan Vika dan mengajaknya untuk foto. Vika meninggalkan Ranti sendiri aku segera menghampirinya. Kulirik mata Ranti yang masih melihat tangan mereka yang bergandengan. Rupanya dia masih tidak rela jika Kevin menikah. Mungkin saja dia memendam rasa cemburu yang sekarang dipendamnya. Kudengar pundaknya berusaha untuk mencairkan suasana.
" Hey kedip dong "
" Key mereka sangat serasi ya?"
" ehmmm kamu cemburu ya?"
" rasanya tidak pantas jika aku cemburu kepadanya, Vika sangat baik begitu juga Kevin"
" syukurlah kalau kamu bisa merelakan mereka"
" Key sebenarnya apa yang terjadi denganku tadi? kenapa bisa aku melakukan ini semua?" aku teringat perkataan yang diucapkan kepadaku saat Ranti masih dirasuki makhluk itu. Aku menundukkan kepalaku dan membendung air mataku.
" Key kamu kenapa? kenapa kamu jadi murung kayak gini? sebenarnya apa sih yang aku lakukan?"
" Ran sebenarnya ini semua berkaitan denganku, aku yang menyebabkan ini semua"
" kamu? apa maksud kamu Key?"
" Ran kamu masih ingat aku pernah menemui Mama Kevin sebelum dia meninggal kan?"
" lalu?"
" dari situlah awal mulanya aku pernah berjanji kepadanya untuk menikah dengan Kevin. Walaupun itu semua setingan karena Vika masih ada di luar negeri"
" berarti yang telah merasuki tubuhku tadi????"
" iya dia Mamanya Kevin dia marah dia tidak terima karena telah dibohongi"
" lalu yang mengacak-acak isi ruangan ini?? jangan bilang ini juga perbuatanmu Key??"
Aku menganggukkan kepalaku perlahan .
" oh tidakkk" ucap Ranti sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1