
Suatu tante belanja keperluan harian di pasar kelontong yang tidak jauh dari rumahnya. Hari itu cuaca sangat cerah dan bersahabat. Semua orang keluar melakukan rutinitas mereka masing-masing. Tante berjalan menyusuri abang-abang penjual sayur dan keperluan pokok lainnya. Tante bertemu dengan Mira, seorang istri polisi yang berdinas di kantor polisi dekat rumahnya.
" Bu Haris apa kabar ? " sapa istri polisi yang kebetulan kenal dengan Tante.
" Baik Bu, belanja Bu?" tante ikut basa basi.
" Iya Bu, belanja mingguan Bu. Saya orangnya malas ke pasar Bu" ucap istri polisi sambil tersenyum menunjukkan keramahannya.
Mereka berbincang seadanya di depan abang-abang penjual sayur. Terkadang mereka harus minggir jika ada yang lewat atau hendak membeli sayuran.
" Bu boleh minta nomor WA nya, siapa tahu nanti saya perlu atau mengundang Ibu ke acara saya" ucap istri polisi lagi.
" Iya Bu, boleh" Tante memberi nomor WA nya ke istri polisi tersebut.
Istri polisi itu menyimpan nomor tante di HP nya. Dia mencoba miscall Tante agar tahu bahwa nomor tersebut benar nomor tante.
Oia Bu, saya mau tanya. Anak gadis yang bernama Mia itu keponakan Ibu ya?" tanya istri polisi hingga membuat Tante kepikiran.
" Iya Bu, memangnya ada apa ya Bu?" tanya Tante kembali.
" Hehehe.. Tidak apa-apa Bu, cuma tanya saja. Baik Bu saya duluan Bu mau lanjut belanja." ucap istri polisi tersebut kemudian berlalu meninggalkan tante yang penasaran dengan kata-kata nya.
Tante lanjut memilih-milih sayur dan kebutuhan pokok lainnya. Namun, Tante masih teringat sama perkataan istri polisi tadi.
" Bagaimana bisa dia kenal sama Mia? padahal dia belum pernah ketemu" pikir Tante.
Tante menyelesaikan belanja nya kemudian segera pulang karna hari sudah siang. Sepanjang perjalanan Tante memikirkan perkataan istri polisi tersebut. Konsentrasi tante hilang hingga dia menabrak trotoar, untungnya Tante membawa kendaraannya secara perlahan sehingga tidak terjadi apa-apa pada Tante.
*
Selesai memasak dan membereskan rumah, Tante menghubungi Lili. Tante ingin menanyakan kepada Lili tentang Mia. Tante tahu bahwa Mia sering ke rumah Lili saat dia butuh teman curhat.
kring kring kring
" Ya Nte?" jawab Lili.
" Li..tadi waktu Tante ke pasar ada yang tanya tentang Mia, aneh saja menurut tante, secara dia tidak kenal sama Mia dan belum pernah ketemu. Perasaan Tante tidak enak" ucap Tante cemas.
__ADS_1
Lili mengerti apa yang membuat Tante cemas. Tante tahu betul sifat Mia,Tante selalu merasa cemas saat masih gadis. Tante merasa bahwa Mia bukanlah wanita yang bisa menjaga diri. Tante juga bilang bahwa Mia sedikit centil dan tidak bisa di atur.
" Aku tidak mengerti maksud Tante" ucap Lili menutupi apa yang dia ketahui.
" Apa Mia pacaran sama suami orang?" tanya Tante curiga.
" Aku tidak tahu Nte, coba Tante tanya langsung pada Mia" ucap Lili.
" Aku rasa Mia melakukan kesalahan, dia selalu ke rumah Tante sendirian, mana pernah Mia mau ke rumah Tante kalau bukan karena ada maunya. Dia juga ke sini sendiri, dan katanya di antar sama kawannya. Kalau memang iya, kenapa dia tidak kenalin kawannya sama Tante?" ucap Tante panjang lebar.
" Coba Tante tanya langsung ke Mia, aku tidak mengerti Nte" ucap Lili lagi.
Tante mencium keanehan dari ucapan Lili, Tante tahu bahwa Lili sedang menyembunyikan sebuah rahasia. Tante menghubungi Mia yang sedang beristirahat di rumahnya.
**
Melihat panggilan masuk dari Tante, Mia merasa heran sendiri. Pasalnya, Tante jarang sekali menghubunginya.
" Ada apa ya? tumben Tante menghubungi aku?!" pikir Mia.
" Ya Nte!" ucap Mia dengan jantung berdebar.
" Belum tahu Nte, aku lagi kerja jadi belum sempat ke sana" ucap Mia beralasan.
" Ok kalau begitu" Tante langsung mematikan HP nya.
Seribu pertanyaan dalam benak Mia saat Tante menanyakan tentangnya. Seperti biasanya Mia membuang semua pikiran yang akan membuatnya pusing. Mia kemudian kembali melanjutkan hibernasinya.
***
Tante merupakan anggota sosialita di komplek perumahannya. Tante tidak ingin merusak nama baiknya dan citranya di depan teman-teman sosialitanya hanya karena perbuatan Mia. Tante sangat ingin tahu apa yang di lakukan Mia sehingga membuat seseorang yang tidak mengenal Mia mencari tahu tentang Mia.
" Apa yang sudah kamu lakukan Mia? " gumam Tante kesal.
Tante beranjak tidur siang untuk mengistirahatkan badan dan pikirannya. Anak-anak sudah pergi bermain dengan teman-teman kompleknya. Tante juga akan ke rumah salah satu temannya yang juga saudara angkat Tante. Sudah lama Tante tidak ke rumahnya meskipun sebenarnya jarak rumah mereka sangat dekat.
Sore hatinya Tante sudah siap menuju rumah Saudara angkatnya. Tante mengendarai sepeda motor sendirian sambil menikmati indahnya suasana sore hari. Hanya berkendara selama 3 menit Tante sampai di rumah yang di tuju.
__ADS_1
" Sudah lama tidak kemari" Ucap Bu Pika saudara angkat Tante.
" Iya benar" jawab Riska anaknya Bu Pika yang kebetulan sedang duduk dengan Ibunya di beranda depan.
" Iya saya tidak sempat mampir. Oia apa Mia sering datang kemari?" tanya Tante langsung ke point nya
Bu Pika merupakan saudara angkat Tante dan anaknya yang bernama Riska merupakan teman dekat Mia. Saat Mia ke rumah Tante, Mia sering mampir bahkan menginap di rumah Riska. Riska tahu betul tentang Mia dan semua rahasia Mia.
" Sekali-kali" ucap Bu Pika.
" Apa ada masalah?" tanya Bu Pika pada Tante.
" Sebenarnya tidak, cuma aku khawatir dengan Mia. Aku takut Mia melakukan hal yang salah." kata Tante panjang lebar.
" Apa kamu tahu sesuatu tentang Mia Ris? " tanya Tante pada Riska.
" Tidak, aku tidak tahu apa-apa" ucap Riska gugup.
Tante juga mencium sesuatu yang tidak beres pada Riska. Tante merasa ada yang di tutup-tutupi oleh Riska pada Tante. Tante merasa perlu untuk memaksa Riska agar Riska memberitahukan kebenaran tentang Mia. Tante tidak ingin Mia melakukan hal yang akan membuat diri dan keluarganya hancur.
" Ris , jujur sama Tante. Apa yang kamu ketahui tentang Mia? " tanya Tante tegas.
" Aku tidak tahu apa-apa. Aku takut nanti Mia marah sama aku" ucap Riska gugup.
" Kalau kamu tidak beritahu Tante, berarti kamu ingin melihat Mia hancur." ucap Tante lagi.
" Beritahu Tantemu Ris, jangan ikut-ikutan berbuat salah" ucap Bu Pika pada anaknya.
Riska diam sejenak berfikir apa harus di lakukannya agar tidak merugikan dia juga. Riska juga takut jika Mia tahu bahwa dia sudah membongkar rahasia Mia, Mia pasti akan marah dan memakinya.
" Mati aku kalau sampai dia tahu aku sudah membongkar rahasianya" pikir Riska.
" Begini Nte, Mia memang pernah bilang ke aku bahwa dia punya pacar. Tapi aku tidak tahu apa sampai sekarang dia masih pacaran sama Bapak itu" ucap Riska.
" Bapak itu? maksudnya dia pacaran sama Bapak-Bapak ?" ucap Tante kaget.
" Iya nte, Bapak itu polisi dan statusnya masih suami orang" ucap Riska lagi.
__ADS_1
Tante benar-benar marah mendengar pengakuan Riska tentang rahasia Mia yang sangat memalukam bagi Tante. Tante mengupat Mia dan akan memberitahukan pada Papi Mia suatu hari nanti.
" Jadi ini tujuan dia kemari" ucap Tante kesal.