Diary Pelakor

Diary Pelakor
Hoby makan


__ADS_3

Dari sejak kecil Mia memiliki hobi makan. Mia sudah terbiasa makan apa saja baik enak atau tidak enak yang penting itu makanan. Hobi makan Mia tidak berhenti hingga dia dewasa. Mia sangat tidak bisa melihat makanan, apa saja makanan yang ada di depannya pasti akan dihabiskannya dengan porsi besar. Mia makan setiap satu jam sekali sehingga membuat badan Mia menjadi makin gemuk dari hari ke hari.


Sejak bercerai dengan Robert, Mia sudah terlihat kurus. Memang setelah bercerai Mia melakukan diet karbo, tapi karbo yang di jauhi Mia hanya Nasi saja, tidak termasuk karbo dari makanan yang lainnya. Pernah suatu hari setelah bercerai dengan Robert Mia bertemu dengan Robert di jalan.


" Kamu terlihat kurusan dek, apa karna perceraian kita?" tanya Robert.


" Perasaan kamu saja Mas,, aku diet selama ini biar pasanganku semakin bangga memiliki aku. Mas kan tahu kalau aku cantik, jadi kalau badan aku langsing, maka aku akan semakin cantik" kata Mia


Mia merasa badanya sudah semakin cantik, meski kadang Lili tetap saja memanggilnya dengan sebutan " Si gendut" tapi Mia tidak memperdulikannya. Setiap nongkrong dengan teman-teman nya Mia tidak pernah memikirkan bahwa berat badannya akan naik jika dia tidak menjaga pola makan. Malah sebaliknya, setelah Mia kekenyangan baru ingat untuk memulai diet lagi besoknya dan begitu seterusnya.


*


Sofi yang merupakan bos di tempat kerja Mia sangat royal pada Mia. Sofi sering mentraktir Mia makan dan membelikan beberapa barang seperti HP untuk Mia. Mia semakin menyukai persahabatannya serta kerjanya di tempat Sofi.


" Makasih ya Fi dah belikan HP baru buat aku" kata Mia pada Sofi.


" Sama-sama,, aku merasa perlu sekali-kali memberikanmu bonus agar kamu semakin semangat bekerja" ucap Sofi tulus.


Semakin lama Mia dan Sofi semaki akrab, Mia sering menceritakan nasibnya kepada Sofi dan begitu juga sebaliknya. Mia merasa mereka memiliki nasib yang sama kecuali dari bagian keuangannya. Sofi lebih beruntung karena punya usaha yang sudah sukses sedangkan Mia masih jatuh bagun.


Mia semakin berani menceritakan masalah pribadinya pada Sofi, Mia menceritakan tentang sang pacar Alan yang merupakan suami orang. Sofi yang dulu pernah direbut suaminya oleh orang merasa Mia bukanlah wanita yang baik karena sudah tega menghancurkan tangga orang lain.


" Sebenarnya aku tidak suka sama pelakor" ucap Sofi.


" Tapi mau gimana lagi, aku sudah terlalu akrab denganmu dan di sisi lain kamu asik orangnya" tambah Sofi.


Mia yang tadinya hanya mendengar perkataan bos nya akhirnya angkat bicara.

__ADS_1


" Aku bukan pelakor" Mia membela diri sendiri.


" Bagaimana bisa bukan pelakor, jelas-jelas kamu pacaran dengan suami orang. Itu namanya kamu sudah menghancurkan rumah tangga orang lain" kata Sofi lagi.


" Aku tidak berharap Alan akan menikahiku, aku hanya menjadikan Alan sebagai hiburan sebelum aku menemukan jodohku yang sebenarnya" jelas Mia.


Mia merasa Sofi sudah berkata sesuatu yang sangat menyinggung hatinya. Mia memaafkan perkataan Sofi karena Mia merasa Sofi masih trauma dengan kejadian beberapa tahun yang lalu.


" Mungkin Sofi tidak suka pelakor karena rumah tangga dia hancur karena pelakor" pikir Mia.


Sofi sangat sibuk dengan usahanya sehingga dia terkadang tidak sempat makan di rumah. Sofi mengajak Mia untuk menemaninya makan di luar. Mia sangat senang sekali karena selama ini hidupnya kere, Mia jarang sekali makan di tempat mewah. Saat di ajak Sofi, Mia merasa ini adalah kesempatannya untuk tampil bak Ratu lagi di depan orang-orang yang tidak di kenalnya.


**


Saat di ajak jalan oleh Alan, Mia menjaga sikapnya agar tidak terlihat rakus di depan Alan. Alan tidak pernah tahu bahwa Mia memiliki hobi makan yang tidak bisa di tahannya. Pulang dari jalan-jalan dengan Alan, Mia membeli beberapa makanan cemilan untuk di makannya di rumah. Setelah siap makan, Mia naik ke atas timbangan berat badan yang sengaja di belinya untuk mengontrol berat badannya.


" Berat badanku naik lagi, padahal aku tidak makan nasi" pikir Mia.


***


" Apa lagi punya masalah ? " tanya Lili saat membuka pintu rumahnya dan Mia berada di depan pintu.


Mia yang memang sengaja datang untuk curhat tertawa dan mengelak.


" Aku lagi happy, makanya aku kemari untuk berbagi" ucap Mia sambil terus tertawa.


" Kakak lagi apa? " tanya Mia

__ADS_1


" Lagi masak beberapa makanan untuk makan siang" ucap Lili.


" Ayok makan sekalian ! " ajak Lili.


" Aku tidak makan nasi " kata Mia.


" Hahahaha... tidak mungkin" bantah Lili.


Lili yang sangat mengenal Mia tidak percaya sedikitpun bahwa Mia bisa diet makan nasi. Mia mengambil piring dari rak piring Lili dan mengambil beberapa lauk dan sayuran. Lauk dan sayur dalam piring Mia sangat penuh dengan porsi besar. Mia bahkan menambah lagi sayur dan lauknya hingga dia kekenyangan.


" Tadi katanya diet makan nasi" kata Lili pada Mia.


" Lah Iya, kan aku tidak makan nasi. Aku cuma makan lauk dan sayuran" jawab Mia.


" Oo.. ya ya, Lauk dan sayuran dengan porsi jumbo" kata Lili dengan nada mengejek Mia.


" jadi cuma nasi yang tidak makan?, kalau roti, pizza dan mie makan " tanya Lili penasaran


" Pizza dan mie ya makan lah kak, tidak bisa aku tolak" kata Mia.


Lili memukul jidatnya dengan telapak tangan kanannya. Awalnya Lili menganggap Mia diet makan nasi beserta lauk dan sayur, dan ternyata Mia hanya tidak makan nasi yang berbahan baku beras saja.


Mia tidak pernah peduli apapun perkataan orang yang mengatakan bahwa dia gemuk karna selera makan yamg tinggi. Mia sekarang membuktikan bahwa dia bisa kurus dan bisa tahan makanan meski tidak ada satupun yang tahu bahwa Mia hanya tidak makan nasi. Hanya Lili yang tahu semua tentang Mia.


****


Saat ini di hati Mia hanya Alan seorang. pesona Mia di media sosial dapat membuat semua laki-laki mendekatinya. Ada yang mendekati dalam waktu yang lumayan lama, namun ada juga yang kabur saat tahu ukuran badan Mia. Mia sering menggunakan Edit foto agar bentuk badannya terlihat lebih kurus di foto.

__ADS_1


Meskipun hati Mia hanya untuk Alan, namun Mia tidak menolak jika ada laki-laki lain yang mengajaknya jalan apalagi mengajaknya makan. Mia mudah sekali di rayu hanya dengan memberikan makanan.


Sifat Mia yang seperti itu membuat setiap orang yang tidak suka padanya menganggap bahwa Mia adalah cewek gampangan dan rakus.


__ADS_2