
Sikap Erik yang berubah dan Robert yang mulai menjauh membuat Mia gerah. Ditambah lagi akhir-akhir ini Robert sering memposting foto cewek di media sosial miliknya. Mia sangat cemburu melihatnya, Mia berusaha menutupi kecemburuannya dengan berpura-pura tidak tahu dan biasa saja.
" Robert sepertinya sudah ada pasangan baru,tapi tetap saja tidak lebih cantik dari aku" gumam Mia.
Erik yang selama ini sudah datang dalam hidup Mia baik sebagai selingkuhan ataupun sebagai otang ke tiga kini mulai cuek terhadap Mia. Mia mulai mencari cara untuk membalas perbuatan Robert dan Erik dengan cara mencari pasangan baru lewat media sosial.
Kebiasaan Mia selfi dengan gaya yang centil dan sok manja membuat para lelaki terpukau karenanya. Ditambah lagi akhir-akhir ini badan Mia sudah mulai kurus jadi terlihat lebih cantik. Mia sangat pintar dalam merayu dan memilih pasangan yang mapan. Dalam sehari Mia bisa memikat hingga 5 lelaki sekaligus, baik laki-laki baik-baik maupun laki-laki hidung belang.
" Aku sudah punya pacar baru" Ucap Mia pada Lili. Mia sengaja datang ke rumah Lili hanya untuk curhat.
" Yaa...ampun..!!" kata Lili
" Kakak tahu tidak kalau mereka semua cinta sekali padaku, tentu saja karena aku ini cantik" Mia terus menyombongkan diri.
" Terserahlah...sebaiknya kamu cari yang benar-benar mencintaimu dan yang pasti bukan suami orang" Nasehat Lili.
*
Pulang dari rumah Lili, Mia hanya di kamar dengan sebuah HP mahal kebanggaanny. Mia teringat dengan Lili dan terus berfikir.
" Lili menikah dengan laki-laki hebat, hidupnya senang. Aku kan cantik, pasti di luar sana banyak laki-laki hebat yang akan memperistrikan aku" gumam Mia.
Mia teringat saat dulu menjenguk mantan suaminya di rehabilitas, Mia bertemu dengan seorang polisi baik yang bernama Alan. Mia masih menyimpan nomor HP Alan untuk berjaga-jaga jika suatu saat di perlukan.
Mia : Hai Alan, gimana kabarnya?
Alan: Ini Mia ya..yang dulu suaminya masuk rehab?
__ADS_1
Mia : Iya,,tapi sekarang aku sudah bercerai dengan suami aku.
Mia mulai memancing Alan agar simpati padanya, Mia menggunakan jurus tanpa dosa dan salah agar di pedulikan. Alan yang masuk dalam perangkap Mia mulai menanggapi setiap chatingan yang masuk ke HP nya. Kesenangan Mia akan datang nya Alan dalam hidupnya membuat Mia mengesampingkan laki-laki Lain. Padahal Mia pernah di lamar oleh seorang perwira untuk di jadikan istri secepatnya. Mia menolak perwira tersebut dengan alasan sudah berumur.
**
Alan adalah seorang polisi yang bertugas menangkap setiap pemakai dan penjual narkoba. Alan sudah menikah dan memiliki 2 putra. Alan sudah berumur 40 tahun di saat Mia masih berumur 25 tahun.
" Mas.. apa istrimu tahu kalau kamu jalan sama aku?" kata Mia pada Alan suatu hari dalam mobil saat mereka sedang menuju ke tempat wisata.
" Istriku tahunya aku sedang bertugas menangkap pengedar atau pemakai narkoba" ucap Alan dengan penuh keyakinan.
" Baguslah, aku tidak ingin nanti istrimu menuduh aku pelakor. Aku bukan ingin merebut kamu dari istrimu Mas, aku hanya ingin bersenang-senang denganmu sama seperti kamu yang bersenang-senang denganku" kata Mia dengan santai.
Malam harinya Mia seperti di mabuk asmara, Alan yang merupakan laki-laki yang sudah matang sudah pasti tahu bagaimana cara menaklukkan hati wanita. Mia merasa Alan adalah sosok laki-laki Idaman. Meskipun usia Alan sudah jauh lebih tua dari Mia namun Mia tidak memperdulikannya.
***
Alan hanya menganggap Mia sebagai hiburan semata, Alan tetap mencintai istrinya dan tetap mendahulukan istrinya. Mia terkadang mengajak Alan untuk belanja namun Alan menolaknya karena sudah ada janji dengan istrinya.
" Aku harus bisa menaklukkan hati Mas Alan gimanapun caranya" gumam Mia.
Suatu hari Mia mendapatkan pekerjaan baru sebagai penata rias. Mia harus siap kapanpun dan kemanapun untuk make up in pelanggan. Mia terkadang harus make up in pelanggan pagi-pagi sekali, terkadang tengah malam atau kadang sore hari. Mia sangat menikmati pekerjaan nya yang baru. Selain karna Bos nya juga masih muda dan hanya punya satu anak, ternyata Bos Mia yang bernama Sofi adalah seorang janda juga. Sofi bercerai dengan suaminya setelah mereka baru di karuniai seorang anak. Suami Sofi selingkuh dan tertangkap basah di kamar rumah mereka sendiri dengan seorang perempuan.
Hati Sofi hancur melihat suami dan selingkuhannya tanpa busana di kamar mereka sendiri. Saat itu Sofi sedang hamil tua. Sofi tidak bisa memaafkan perbuatan suaminya sehingga menggugat cerai.
Kesamaan status yang dimiliki oleh Mia dan Sofi membuat mereka cocok dan bersahabat. Sofi tidak menganggap Mia sebagai karyawannya melainkan sebagai rekan kerjanya. Kemanapun Sofi pergi pasti mengajak Mia.
__ADS_1
Bekerja sebagai penata rias membuat Mia kelelahan. Meski begitu Mia tetap fokus pada pekerjaannya mengingat gaji dan bonus yang diterima oleh Mia lumayan besar dan bisa digunakannya untuk membayar hutang nya dan belanja keperluannya.
Mia juga diangkat sebagai admin oleh Sofi, pekerjaan yang double membuat gaji yang double pula untuk Mia.
***
Selama bekerja dengan Sofi, Mia sudah jarang bertemu dengan Alan. Mereka hanya berhubungan lewat HP dan sekali-kali bertemu namun tidak bisa lama.
" Aku sudah bekerja sebagai penata rias, jadi kita tidak bisa bertemu seperti biasanya" kata Mia dalam mobil saat di jemput oleh Alan.
" Iya mas mengerti, mas juga akhir-akhir ini ada bayak sekali kerjaan sehingga tidak ada waktu untuk jalan-jalan." kata Alan sambi terus melajukan kendaraanya.
" Apa nanti Mas akan merindukan ku?" tanya Mia.
" Siapa yang bisa menahan rindu dari gadis secantik kamu sayang ?!" Rayu Alan.
Mia melambung tinggi ke langit saat Alan menggodanya. Mia semakin merasa cantik dan semakin percaya diri bahwa dia adalah seorang janda yang sempurna.
" Cantik mana antar aku dan istrimu ? " Mia mulai memasuki hati Alan.
" Ya cantik kamu lah sayang, istriku adalah wanita yang baik. Dia istri yang sangat baik, makanya aku tidak tega sebenarnya berbuat begini padanya. Tapi kecantikanmu sudah membuat aku buta" Ucap Alan antara jujur dan gombal.
" Kalau di suruh pilih, Mas akan pilih yang mana antara aku dan istri Mas?" Mia sudah mulai bertanya sesuatu yamg tidak seharusnya di tanyakannya.
Alan belum bisa menjawabnya.
" Sudah sampai" Alan menurunkan Mia di depan rumah Mia. Mia masih menunggu jawaban dari Alan.
__ADS_1
" Mas ada kerjaan, besok kita bicarakan lagi ya sayang !" ucap Alan dan kemudian Alan langsung melajukan mobilnya.