Dibeli Dan Dijadikan Ibu Susu

Dibeli Dan Dijadikan Ibu Susu
54. Semua Salahku


__ADS_3

"Ya, aku baik - baik saja kok," ucap Keylin tersenyum paksa.


"Kalau begitu, aku ambil Samuel ya, biarkan aku yang mandikan dan mengurusnya. Kau sediakan saja keperluan Tuan Edgar." Mona mengambil Samuel, ia keluar menuju ke arah kamarnya.


Keylin kini menyiapkan pakaiannya Edgar sembari menatap testpack di atas meja dan memikirkan apa yang akan dia katakan pada Tania nantinya. Gara - gara itu, Keylin tak sadar pada Edgar yang keluar dari kamar mandi. Sekali lagi, dipeluknya tiba - tiba sang istri dari belakang.


"Hayo, mikir apa nih? Mikir Justin, ya? Atau pria lain?" tanya Edgar serius. Keylin melepaskan pelukannya kemudian mengambil testpack. Memperlihatkan dua garis merah itu.


"Aku memikirkan jenis kelaminnya anak kita, kira - kira kau mau cewek atau cowok?" tanya Keylin tak bisa jujur tentang keinginannya.


"Hmm, tidak usah memikirkan soal gender anak kita, mau cowok atau cewek, aku tak akan mempermasalahkan, yang penting malaikat kecil kita ini terlahir selamat bersama sang Bunda cantiknya." Edgar mentoel hidung Keylin membuatnya tersenyum senang mendengar ucapan Edgar yang berhasil mengubah suasana hatinya.


"Eh, kemana kalung yang aku berikan?" tanya Edgar sembari memakai pakaiannya. Keylin berpaling muka kemudian menjawab, "Aku-aku simpan, jadi pakai kalung mutiara putih ini," ucap Keylin. Ia tak mau Tania nanti melihat kalungnya.


"Kenapa kau simpan?" tanya Edgar sambil memakai parfum. Sedikit lagi sudah siap menuju ke tempat Tania.

__ADS_1


"Aku hanya ingin tampil beda," lirih Keylin memainkan dua ujung telunjuknya.


"Hmm, yaudah, sini kau ikut denganku. Kita harus menjemput Ibunya Samuel." Edgar menarik Keylin keluar dan langsung berpapasan dengan Mona. Mereka pun bersama - sama pergi menuju ke sana.


Sesampainya mereka di rumah keluarga nelayan, tampak bodyguard sudah menjaga area sekitar rumah itu. 


"Apa dia ada di dalam?" tanya Edgar pada mereka.


"Ya, Tuan, Nona Tania ada di dalam. Dia barusan ingin pergi tapi kami berhasil mencegahnya."


"Baik, Tuan." Mereka pun kembali ke tempat masing - masing. Sedangkan Edgar masuk ke rumah itu, sontak saja matanya langsung mengarah pada wanita yang duduk bersama dua orang tua nelayan yang menyelamatkan nyawanya.


"Hey, Key. Ayo masuk, jangan cuma berdiri di luar saja," suruh Mona.


"Kau masuk saja duluan, nanti aku masuk kok," ucap Keylin terbata - bata.

__ADS_1


"Yaudah deh, tapi kau jangan kemana - mana ya, nanti masuk ke dalam,"


"Hmm, Iyah. Sana masuk duluan gih." Keylin mendorong Mona masuk. Ia masih belum siap bertemu Tania. Padahal wanita itu mirip sama Kiara tapi entah kenapa Keylin merasa ada gemuruh aneh dalam hatinya dan serasa air matanya itu menggenang dalam pelupuk matanya sehingga ia sulit menggerakkan kakinya masuk.


"Duh, kenapa sih perasaanku aneh begini! Kau kenapa sih, Key?" Keylin memukul - mukul dadanya dan mengusap air matanya yang menetes jatuh. Ia ingin menangis tapi suara tangisan di dalam sana terdengar lebih dulu. Keylin menengok ke dalam, ia pun melihat Tania menangis dalam pelukan Edgar. Keylin bersandar di tembok, menarik nafas, kali ini, kali ini saja, ia biarkan suaminya menjadi sandaran orang lain. Ia tahu, Tania sedang terpukul atas meninggalnya sang suami yang di mana usia pernikahannya belum ada setahun.


"Hiks, Edgar… ini semua salahku." Tania merasa semua hal buruk terjadi akibat dirinya sendiri. Seketika tangisnya berhenti tatkala Keylin masuk menghampiri mereka. Edgar pun heran melihat mata Keylin yang sembab. Saat Edgar mau berdiri menghampiri istrinya, Tania menahan lengannya. "Edgar, kenapa dia bersamamu? Apa kau dan dia punya hubungan spesial sampai - sampai kau membuat sesuatu yang heboh kemarin?" tanya Tania yang masih sesenggukan. Keylin berhenti dan melihat tak suka pada Tania yang memegang terus suaminya. Mona yang di sana cuma bisa diam melihat Keylin menampakkan rasa cemburunya. 'Wih, bisa ramai lagi nih rumah Tuan Edgar.' Batin Mona sulit membayangkan apa yang akan terjadi berikutnya.


.


🦋🦋🦋🦋🦋


Tinggalkan likenya


__ADS_1


__ADS_2