Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin


__ADS_3

Dear suamiku,


Kutuliskan surat ini kepadamu dengan penuh kasih dan sayang dari lubuk hatiku yang paling dalam. Tahukah kamu, mengandung, melahirkan, dan menyusui adalah anugerah terindah yang pernah aku miliki dan rasakan. Iya, ini dia anak-anak kita. Namun hal yang paling membahagiakan untukku adalah melihatmu menjadi ayah yang hebat bagi anak-anak kita ini. Aku bangga memiliki suami sepertimu. Melalui surat ini aku ingin sampaikan bahwa aku sangat mencintaimu


Suamiku tersayang,


Kamulah suamiku. Nahkoda bahteraku. Pemimpin dalam rumah tanggaku dan ayah dari anak-anakku. Aku bersyukur menjadi istri yang menemani hari-harimu. Memang menjadi orang tua tidaklah mudah, tapi kamu mampu menjadi ayah yang hebat dan contoh bagi mereka. Aku sungguh mencintaimu dan menyayangimu, suamiku.


Saat aku melihatmu bermain dengan anak-anak, betapa bersyukurnya aku karena mendapatkan suami sepertimu. Aku melihatmu mengajari hal-hal yang tidak mereka ketahui dengan sabar dan tegas. Didikanmu membuat mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Suamiku, kalau boleh bilang, aku sangat bersyukur karena sudah memilihmu untuk membimbingku.


Suamiku,


Aku bangga dan kagum kepadamu. Saat anak-anak melontarkan pertanyaan yang bertubi-tubi, kamu menjawabnya dengan sabar. Tahukah kamu, aku suka memperhatikanmu ketika sedang belajar dan bermain bersama anak-anak. Tatapanmu yang begitu memuja mereka membuatku semakin jatuh cinta dan sadar, betapa beruntungnya aku dibersamai laki-laki sepertimu.


Aku bahagia melihatmu menjalani hidupmu dengan peran sebagai suami dan ayah. Kamu bukan hanya laki-laki yang membuatku jatuh cinta selama bertahun-tahun. Tetapi kamu juga separuh dari hidupku. Kamu yang akan menemaniku hingga tua nanti. Melihat anak-anak tumbuh besar hingga memiliki keluarganya masing-masing. Suamiku, aku sangat bersyukur memilikimu. I love you.


Suamiku, aku bangga kepadamu. Ingatkah pertama kali kita bertemu? Hingga detik ini aku masih tidak percaya, dari pertemuan itu membawamu menjadi takdirku. Menjadikanmu sebagai suamiku yang akan membawaku ke surganya Allah. Aku selalu tersenyum ketika mengingat perjalanan kita dari pertama kali bertemu hingga kamu memintaku kepada kedua orang tuaku. Kini kamu juga sudah menjadi seorang ayah. Dan aku bangga padamu, Sayang.


Gus Nizam terharu saat membaca buku harian sang istri.


sedangkan Gus Nizam, menemui istrinya di lantai bawah.


" Aku tak melihat satu bintang pun di langit, ternyata aku tahu mengapa. Karena bintang itu sekarang ada di hadapanku."


"Terima kasih kamu selalu memberikan yang terbaik untuk membahagiakanku dan calon anak-anak kita."

__ADS_1


 "Kamu bagian dari diriku yang selalu aku butuhkan."


"Istriku, ketika kamu mencintaiku, maka cintailah aku apa adanya. Jangan kamu harapkan kesempurnaan dariku. Karena kesempurnaan adalah ketika kamu bisa mencintaiku tanpa syarat."


"Cinta yang terjadi karena Allah tidak akan pernah berakhir."


"Karena yang menemanimu mulai dari nol itulah yang patut diperjuangkan."


"Kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia. Kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini."


"Seorang istri adalah mereka yang tidak hanya sekedar menjadi istri, tapi juga mampu menjadi kekasih sekaligus sahabat suaminya."


 "Aku tidak dapat berjanji untuk memperbaiki semua masalahmu, tetapi aku bisa berjanji kamu tidak akan menghadapi semuanya sendirian."


"Istriku mungkin tidak sempurna, tapi dia sangat sempurna di mataku."


"Aku ingin menghabiskan sisa waktu hidupku hanya bersama dirimu, karena ku tahu ada di sampingmu adalah kebahagiaan yang besar untukku."


"Istriku yang soleha, jika aku bisa menjadi apapun yang aku inginkan, maka aku hanya ingin menjadi seseorang yang kau cintai."


"Cinta kita adalah cinta yang terbaik, karena engkau telah membuat imanku meningkat, juga membantuku di dunia ini. Karena itulah, aku ingin berjumpa kembali denganmu di surga."


"Engkau ingin tahu dengan siapa aku selalu jatuh cinta? Silakan lihat kata pertama yang kau baca, itulah jawabannya."


"Aku tidak pernah ingin melihatmu bersedih. Hanya kebahagiaanlah yang ingin kulihat dari wajah cantikmu."

__ADS_1


 "Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah sebuah pilihan, tetapi jatuh cinta padamu, aku tidak bisa mengendalikannya."


"Jauh sebelum aku menemukanmu, aku telah mengenalmu dalam doaku."


"Istriku, dirimu adalah masa kiniku, dan semua dari hari esokku."


"Akhirnya aku mengerti indahnya cinta, itu semua karena dirimu."


"Kalau bulan bisa ngomong, ia akan berbisik ke telingaku dan berkata bahwa ia iri denganmu karena kamu lebih bersinar darinya."


"Romantis itu, ketika suami berangkat kerja, sang istri menciumnya sambil membisik mesra, 'Hati-hati di jalan, baik-baik di tempat kerja sayang'. Kami lebih siap menahan lapar daripada mendapatkan nafkah yang tidak halal."


"Pernikahan yang sukses bukanlah saat aku bisa menjalani hidup dengan damai bersamamu istriku, melainkan saat aku tidak dapat menjalani hidup dengan damai tanpamu."


"Hari ini, kemarin, dan seterusnya, aku akan selalu bahagia dan berterima kasih kepadamu. Kamu adalah sumber kebahagiaanku."


"Saat pasangan suami istri berdoa bersama-sama, mereka sesungguhnya sedang berbagi keintiman yang tidak dapat diciptakan dengan cara apapun. Itu adalah perasaan yang luar biasa."


"Tiada yang lebih berharga di dunia ini selain dirimu dan keluarga ini."


"Seorang pria mendambakan sosok istri yang sempurna, seorang perempuan juga memimpikan sosok suami yg sempurna. Namun keduanya tidak menyadari bahwa mereka diciptakan untuk saling menyempurnakan."


"Cinta kita adalah cinta yang terbaik, karena engkau telah membuat hidupku semakin sempurna."


"Pernikahan yang abadi tidak muncul dengan sendirinya, tetapi harus diusahakan bersama istri."

__ADS_1


"Istriku, aku tidak akan menuntutmu lebih. Aku hanya ingin sehidup semati bersamamu."


"Cinta bukanlah hal yang ku cari. Tapi, cinta adalah ketika aku bisa menemukanmu dan hidup bersamamu, istriku."


__ADS_2