Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin S2


__ADS_3

Ning azzura ( kakak, kakak mau kalau Syafa diapa-apain sama seseorang.? makanya ke sini biar tau.)


Gus Azzam ( baik, tolong awasi kakak iparmu dek! kakak mau berpamitan sama kedua orang tua kita dan Deddy Ridwan dan mertuan kamu)


Ning azzura ( iya, cepat kakak aku tunggu kakak jangan sampai menyesal. assalamualaikum)



Gus Azzam (baik lah dek, walaikumsalam.)



Gus azzam yang berpamitan kepada semua anggota keluarga karena sangat khawatir mendengar bahwa Syafa tidak baik-baik saja. Gus Azzam setelah mendapatkan izin langsung melakukan mobilnya.



\*\*\*\*\*\*\*



kita kembali lagi ke cerita Ning azzura yang selalu mengikuti dimanapun keberadaan Syafa. iya tidak bisa mendekat karena kan ketahuan.



Syafa yang hendak menghampiri Ning azzura, mawar dan melati keburu dihalang oleh satu pelayan yang menawarkan minuman ke pada Syafa agar di coba. emang benar ada sebuah toko minuman di mall itu yang lagi promosi minuman baru di toko itu. rasa curiga Syafa menerimanya lalu berjalan sambil meminum itu, rada berat di kepalanya itu membuat tubuhnya tidak seimbang lalu jatuh pingsan.



sementara itu, di mall seorang pria tampak tersenyum lebar, dia memasukakan dosis yang lebih banyak barusan.


__ADS_1


"rasakan kamu, nona kaya! malam ini aku akan menikmati tubuhmu. kalau bisa aku akan merekam aktivitas malam ini. menjadi vidoe ancaman, agar kamu terus-terusan jadi budak nafsuku, seru pria itu dalam hati, kemenangan"



pria itu membawa Syafa keluar dari mall, melewati beberapa pasang yang juga sedang pacaran.



pria berjalan melewati pintu keluar dan hampir tiba di lahan parkir mall. senyum pria tampak menjijikan sebab dia yakin rencannya sebentar lagi akan berhasil.



Sekitar empat puluh lima menit Gus azzam sudah sampai jarak dari pasantren ke mall sangat jauh, maka dari itu Gus Azzam melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar bisa sampai tepat waktu.setelah sampai di mall yang di serlok oleh sang adik kembarannya. ia segera



namun langkahnya kakinya menuju mobilnya, tiba-tiba muncul lah mobil sport warna putih. yang melaju ke arah pria itu.




soalnya mobil sport tadi bukanya berhenti di lahan parkiran yang kosong malah berhenti di arah yang di tuju pria itu.



"hei,,, parkir kesana!" seru pria itu kesal.



sosok pria tampan keluar dari dalam mobil. dia langsung dia langsung membanting pintu dan berjalan ke arah pria itu.

__ADS_1



"hei... gue udah bilang jangan parkir disini, disana masih ada yang kosong. mobilku sebentar lagi mau keluar." ucap pria tadi yang kesel.



tapi bukan membalas ucapan pria itu, pria itu langsung mengayunkan tinjuan ke wajah pria itu.


bugghh....


satu pukulan keras membuat pria itu, lansung terhanyut ke belakang. tubuh Syafa telepas dari rangkulan pria itu dan Gus Azzam pun buru-buru menariknya kepelukannya.



pria itu adalah Gus Azzam, iya Gus Azzam suami Syafa.



"syafa, Syafa kamu gak kenapa-kenapa kan? "tanya gus Azzam mengguncang bahu Syafa dengan raut wajah cemas.



tapi Syafa tidak menjawab pertanyaan Gus Azzam dengan mengerutkan dahi.



perlahan pria itu mulai bangkit " jadi dia adalah kekasihmu.? kekasihmu ingin pergi bersama ku, lepaskan dia sekarang juga."



"gue tidak akan melepaskan dia buat Lo, dia akan pulang bersama gue, jangan harap Lo akan bisa mengambilnya dengan mudah dariku." seru Gus Azzam " Lo pergi dari sini sebelum gue laporkan ke polisi atas penculikan dan berencana memperkosanya dengan menjebaknya."

__ADS_1


__ADS_2