Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin.


__ADS_3

"Belajar untuk merelakan dan ikhlas akan membuatmu lebih dewasa dan mampu kembali menatap masa depan tanpa beban masa lalu."


Kebanyakan orang akan meminta kamu untuk sabar dalam menghadapi masalah.


Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, kata-kata ini sudah cukup sering didengar orang. Banyak alasan seseorang yang pada akhirnya harus meninggalkan orang yang mereka sayangi. Seperti keluarga, kekasih hingga sahabat.


Mengalami kehilangan yang sangat disayangi memang tidak mudah. Sedih dan galau menghampiri. Kebanyakan orang sekitar mencoba untuk menghibur dan meminta kamu untuk belajar ikhlas. Namun hal itu tetap saja tidak mudah.


"Mengikhlaskan artinya merelakan dia bersama siapa pun. Sebab, akhirnya aku paham. Kita dipertemukan hanya untuk menjadi teman."


 "Merelakan itu harus belajar ikhlas, belajar mengerti bahwa apa yg kita lepaskan semua untuk kebaikan."


"Kehilangan membuat kita belajar untuk menerima dan mensyukuri dengan apa yang masih kita miliki."


"Cara terbaik untuk bisa ikhlas merelakan sesuatu adalah dengan meyakini bahwa apapun yang datang pasti akan pergi."


setelah itu Salwa pergi ke kamarnya yang sudah disediakan oleh pihak pasantren. Salwa begitu sedih saat tau kalau pasangannya yang selama ia tunggu udah menjadi suami Ning terbesar di kotanya.

__ADS_1


"ya Allah semoga kamu bahagia Gus." ucap dalam hati.


Andra yang mendengarkan ucapan ustadzah Salwa ia berniat ingin melamarnya.


💫💫💫💫💫💫💫


disisi lain Amelia sangat rapuh hatinya tapi tidak ditunjukkan sama semua.


Mungkinkah rasa bahagia ini terus berlanjut? Pun kalau tidak, ingin ku hentikan waktu dan membingkai moment indah ini agar dapat ku ingat kembali saat aku merindukanmu. Kini berkomunikasi lagi denganmu selalu kutunggu hingga membuatku candu. Aku tidak bisa membuktikan perasaan ini secara nyata kepadamu, tapi apapun yang aku lakukan lebih sering berlandaskan tentang kamu. Walaupun hingga kini kesungguhan hatiku masih saja kamu ragukan.


Bagimu harapan mungkin seperti hembusan angin yang berlalu, tetapi sedari dulu aku terlalu percaya pada klausa bahwa pria harus bisa memegang kata-kata yang keluar dari mulutnya. Aku ingin mengenalmu, memahamimu, melengkapimu, mencintaimu tanpa alasan, memperbaiki hubungan kita kembali.


Janji dan impian kala itu bagiku seperti hadiah yang ditunggu oleh anak-anak ketika merayakan hari ulang tahun, seperti tahah kering yang merindukan hujan, seperti pelangi yang hadir setelah badai, dan seperti rumah yang menawarkan kenyamanan setelah hari yang panjang berlalu. Membuatku rela berjuang, melupakan keluhan, karena diakhir aku pasti menemukanmu.


Bukan menitik beratkan salah padamu, mungkin aku yang terlampau rapuh sampai bisa berulang kali menitipkan hati semudah itu padamu. Kamu harusnya tahu masa depan itu tak perlu diubar sebagai kebanggaan tetapi harus diperjuangkan. Aku tidak menuntutmu untuk percaya, aku dengan senang hati melakukannya. Bukan hanya kala sepi aku mengulas tentangmu tetapi ketika semua didepan mataku, aku tetap mencarimu seperti mencari arah. Jangan khawatir denganku kamu harusnya tahu kalau aku ini gadis tangguh soal menahan perasaan.


Aku merindukan semua hal yang berhubungan denganmu, meski tak banyak hal yang kita lakukan bersama atau sekarang kamu menganggapku sebagai teman aku masih berharap akan menjadi masa depanmu, Tanpa perlu kamu tahu aku akan bertahan sampai keyakinanmu datang dan melihat aku yang disisimu ini.

__ADS_1


Ketika dulu banyak hal yang kamu janjikan, hingga kini membuatmu enggan menjanjikan satu saja status kita. Kuharap ini bisa mengingatkanmu bahwa aku sekali lagi tidak menyalahkanmu. Berjuanglah demi kamu dulu kemudian ingat kembali denganku yang setia menunggumu. Jika orang-orang menganggap perjuanganku adalah kesia-siaan, kamu dan semua kisah itu sungguh tidak pernah aku sesalkan.


Aku kuat jika kau tetap seperti akhir-akhir ini, menyapaku, saling menyemangati, saling bertukar hal baru, saling mengingatkan, tak melulu soal hati dan perasaan jika kita terus begini bukankah ini namanya membangun cinta yang kokoh? jangan pernah menganggapku tak ada, hey aku selalu ada untukmu perlu kamu tahu hati ini masih dikuasai oleh dirimu dear.


Aku tidak begitu paham apa definisi cinta, intinya semenjak di nyamankan kamu kepada yang lain aku tidak tertarik. Yaa Tuhan, bisakah engkau menahan hatinya untuk bersamaku kelak. Entah mengapa aku tetap percaya dan menginginkannya meskipun kemungkinan tidak ada lagi. Aku sudah bahagia engkau menghadirkan dirinya dihari-hariku lagi seperti hari ini.


Suatu hal yang membuat kita tetap menanti seseorang adalah harapan. Perasaan yang tak pernah lelah meski sering kali dihajar kalah. Berkali-kali didera luka dan kecewa, namun memilih untuk tetap ada. Bahkan saat dibunuhnya dengan sangat kejam, perasaan itu masih saja bertahan. Sakit bukanlah hal yang harus dijelaskan, hanya saja ada yang lebih kuat yang tak mampu dijabarkan. Sesuatu yang tak tampak, namun membuat bertahan meski sesak memenuhi ruang hati. Orang-orang mungkin menyebutnya cinta buta, namun aku percaya itulah yang disebut dengan cinta.


Amelia sebenarnya menangis ketika mengetahui ada orang yang lebih mencintai suaminya sekarang. ia tau bagaimana rasa sakit hati ditinggal orang yang kita cintai bersama orang lain.


"ya Allah apakah ini terulang kembali kejadian 9 bulan yang lalu terulang lagi. aku tidak sanggup harus menjalaninya lagi. dimana hatinya terluka kembali." ucap Amelia.


sedangkan Rasya merasa bersalah terhadap sang istri, ia tidak jujur sejak pertama menikah tidak jujur !! kepada sang istri. Rasya memutuskan untuk menyusul sang istri ke kamar.


setelah tiba dikamar rasya melihat sang istri menangis di atas sajadah. sampai ketiduran Rasya, mendekat ke arah sang istri ia memeluk dari belakang ikut berbaring disampingnya.


"sayang, maafin mas yah gak bermasud menyakiti kamu." ucap Rasya. "seharusnya mas jujur sama kamu untuk pertama kita nikah."

__ADS_1


"mas sangat menyesal."


__ADS_2