
Gus Azka masih terdiam sepeninggalan sang umminya digazebo. setelah mendengarkan yang ummi Livia katakan tentang Ning Aisyah. Gus Azka tidak ingin mengambil pusing tentang Ning Aisyah, , ia yang akan mencari tau tentang Ning Aisyah ia tidak mungkin gadis kecil itu melakukan hal yang bodoh kaya gitu saya harus mencari tau semuanya sendiri bagaimanapun dia akan jadi tanggung jawabku nantinya.
setelah memikirkan matang-matang ia akan meminta untuk bertemu dengan Aisyah sebaiknya saya temui dulu ummi dan juga ummi agar permintaanku mereka dengar sekarang. Gus Azka pergi meninggalkan gazebo belakang ia berjalan ke arah rumah utama dimana disana sudah ada kedua orang tuanya sedang berbincang.
"Assalamualikum, Abi dan juga ummi Azka mau menyampaikan sesuatu kepada ummi dan juga Abi niat Azka." ucap azka menatap kedua orang tuanya bergantian.
"walaikumsalam Gus, ada apa " jawab sang ummi Livia.
"Abi, dan juga ummi Azka ingin meminta bertemu dengan Ning aisyah tapi gak boleh ditemani oleh salah satu keluarga saya akan meminta ditemani oleh salah satu santri senior kepercayaan Azka." ucap Gus Azka.
"kenapa gak mau ditemani oleh keluarga? kok meminta ketemu di luar.?" tanya sang Abi Ahmad.
"ada yang ini Azka sampaikan kepada Ning Aisyah Abi dan juga ummi, Abi bisa hubungi kyai Rasya dan Bu nyai Amelia." ucap Gus Azka.
"nak, awas saja kamu bersikap cuek, ataupun dingin ke calon menantu ummi." ancam sang ummi Livia kepada sang putra.
"apa sih ummi, siapa yang akan bersikap dingin." jawab Gus Azka.
"biasanya kamu kaya gitu Gus, dingin." ucap ummi Livia yang menatap nyalang sang putra.
"astaghfilullah ummi curigaan Mulu sama anak." jawab Gus Azka.
"karena emang kamu bersikap dingin terus." ucap ummi Livia.
💫💫💫💫💫💫💫
di sebuah pondok pasantren di Aulia santri putri disana ada gadis mungil yang sedang mengajar sambir bercanda meskipun usianya sangat muda tapi kecerdasannya melebihi orang dewasa saat ini, ilmu pengetahuannya sangat tinggi itu ke istimewahanya dari Ning Aisyah.
Ning aisyah selalu direndahkan ataupun dia sering difitnah, oleh orang terdekat.
"*Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam Aisyah
"Wa'alaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh"jawab para santri putri.
NASEHAT EMAS DARI ; IMAM SYAFI'I
"Bila kau tak mau merasakan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung pahitnya kebodohan" (Imam Syafi'i)
__ADS_1
"Jangan cintai orang yg tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu" (Imam Syafi'i)
"Barangsiapa yang menginginkan husnul khatimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia" (Imam Syafi'i)
"Doa disaat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran" (Imam Syafi'i)
"Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat" (Imam Syafi'i)
"Siapa yang menasehatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasehatimu. Siapa yang menasehatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu" (Imam Syafi'i)
"Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun" (Imam Syafi'i)
"Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban, tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing" (Imam Syafi'i)
"Amalan yang paling berat diamalkan Ada 3 (tiga). 1. Dermawan saat yang dimiliki sedikit. 2. Menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa. 3. Menyampaikan kata-kata yang benar dihadapan orang diharap atau ditakuti" (Imam Syafi'i)
"Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemeralatannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena dia tidak pernah meminta" (Imam Syafi'i)
__ADS_1
"Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha" (Imam Syafi'i)
"Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang" (Imam Syafi'i)
"Apabila engkau memiliki seorang sahabat yg membantumu dalam ketaatan kepda Allah, maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan. Karena mendapatkan seorang sahabat yang baik adalah perkara yang sulit, sedangkan melepaskannya adalah perkara yang mudah" (Imam Syafi'i).
Semoga bermanfaat 😇👍
🌹🍊🌻
"ammin Ning" jawab semua santri putri.
"assalamualaikum Ning" salam salah satu ustadzah.
"walaikumsalam ustadzah Nisa" jawab Ning Aisyah.
"mohon maaf Ning Ais, disuruh segera pulang." ucap ustadzah Nisa.
"baik, ustadzah Ais akan segera pulang, emang ada apa ya ustadzah Ais takut ayah marah lagi."jawab Ning Aisyah.
"saya kurang tau Ning sebaiknya Ning Aisyah segera pulang." ucap ustadzah nisa.
"biar saya yang lanjutkan ning ngajar anak-anak santri putri.," ucap usatdzah Nuri.
"maaf ustadzah Nuri, Ais merepotkan ustadzah Nuri harus menggantikan Ais mengajar." jawab Ning Aisyah menundukan kepala." Ais pulang dulu assalamualikum."
"walaikumsalam Ning" ucap usatdzah Nisa dan juga ustadzah Nuri.
setelah peninggalan Ning aisyah, ustadzah Nuri sama ustadzah Nisa menatap punggung gadis mungil itu dari kejauhan.
sesampai di rumah Aisyah tidak lupa membaca salam terlebih dahulu tapi ia mendengarkan percakapan ayah sama bundanya terutama perdebatan Faiz dan Rasya.
"Abang yakin akan menikahkan Ais yang masih muda ?" tanya Faiz.
"iya emang kenapa Faiz, kamu kaya keberatan kalau abangmu ini menikahkan putriku sendiri." jawab Rasya
"aku tidak keberatan hanya saja, aku tidak setuju kalau Ais dinikahkan di usianya masih status pelajar." Faiz ",yang di kamar itu putriku Abang kenapa harus Ais"
"kamu tau sendiri bagaimana pergaulan Ning Ais bukan, dia kalau dibiarin semakin menjadi." ucap Rasya." ingat Faiz ini keputusanku jangan pernah ikut campur, dia putriku."
__ADS_1
Ning Aisyah yang dari tadi hanya siap menyimak perdebatan dirinya. Ning Aisyah hanya berhembus nafas berat, ayah sama pamanya berdebat karena dirinya.