Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin S2


__ADS_3

"aaahhhh....ini sangat panas tolong syafa Gus" ucap Syafa yang sudah tak sanggup menahan panas di seluruh tubuhnya.


"Kamu kenapa Syafa, jangan buat saya khawatir." jawab Gus Azzam melihat Syafa mulai membuka pakaiannya.


Gus Azzam langsung mengubah wanra jendela menjadi hitam agar tidak ada yang bisa orang lihat karena istrinya sedang membuka bajunya. ia tidak ampu melihat apa yang di lakukan istrinya itu.


Syafa terus maju, mengendus leher Gus Azam tangan lentiknya terus membuka kancing kameja Gus Azzam yang ini menarik tangan lentik istrinya itu. yang nakal ini membuat iman Gus Azzam oleh istrinya itu yang baru halal berapa jam lalu.


"jangan salahkan aku buat menanam benih anak aku yah" ucap Gus Azzam mencium bibir mereh Syafa.


"aku akan merawatnya, bantu saya Gus ini sangat panas sekali." jawab Syafa yang terus terusan mencium leher Gus azzam.


"apa kamu yakin Hmm"


"aku tidak peduli" seru Syafa sambil memukul dada bidang Gus azzam. " aku nggak peduli , Gus aku sangat mencintai kamu Gus Azzam dari awal Gus pulang."


Syafa meracau mengucapkan kalimat itu terus sampai berulang kali sambil memukul dada Gus Azzam, sampai Gus azzam harus bangun untuk menahan pukulan itu.


Gus Azzam pun memegang ke dua tangan Syafa. dari jarak sedekat ini ia bisa melihat wajah cantik Syafa mata cantiknya kini penuh air mata yang mengalir deras. membuat hati Gus Azzam sakit.

__ADS_1


"Gus Azzam aku mencintai kamu" ucap Syafa lagi.


"aku juga mencintai kamu Syafa istriku, maaf mungkin saya akan merahasiakan dulu pernikahan kita dulu. dan saya minta maaf ya kalau saya harus melakukan ini biar kamu tidak merasa sakit setelah kita ibadah indah sayang." jawab Gus Azzam yang mulai melaukan akitivitas malam ini.


malam ini Gus Azzam udah tidak sanggup menahan desakan dari Syafa yang tidak mau diam saat ini, Maka Gus Azzam terus melakukannya berkali-kali menyemburkan benih ke dalam diri Syafa yang dibawah Kungkungan Gus Azzam.


setelah menuntaskan hasrat masing-masing Gus Azzam mencari toilet Ummu untuk bisa mereka mandi sebelum pulang kerumah, Gus Azzam menggendong tubuh Syafa menuju toilet Ummu yang ke betulan sepi.


******


di rumah sakit Ning Aisyah sudah boleh pulang kondisinya sudah membaik maka dokter memperbolehkan Ning Aisyah pulang. hari ini Gus Azka dengan hati-hati menuntun Ning Aisyah berjalan keluar rumah sakit.


"aku, baik-baik saja kok kakak jangan khawatir kami berdua kuat kok gak lemah hehe"jawab Ning Aisyah sambil ketawa.


"kamu ini, suami sedang khawatir malah ketawa sih, aku ini serius tanya kamu sayang" ucap Gus Azka sambil mencubit hidung Ning Aisyah.



"awwww...awaww... sakit loh kakak hidung Ais" jawab Ning Aisyah yang mengusap ngusap hidungnya.

__ADS_1



"hehe... maaf sayang soalnya gemes kalau lihat kamu marah pengen memakanmu disini" ucap Gus Azka tersenyum.



"hmmm, dasar mesum" jawab Ning Aisyah memukul dada bidang suaminya



"udah jangan marah nanti, saya makan loh disini." ucap Gus Azka mulai menatap jahil pada istrinya.



"ih, mesum kabur." jawab Ning aisyah kabur ke dalam mobil.


Gus Azka hanya geleng-gelengkan kepala saat melihat istri kecilnya sedang aktif sekali., " sayang awas jangan lari-lari Nanti jatuh lagi gimana"


Ning Aisyah langsung diem saat mendengar teriakan suaminya itu.

__ADS_1


__ADS_2