Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin.


__ADS_3

💫tasyukur 💫


7bulanan kemudian.


kehamilan kedua calon ibu muda itu sudah semakin membesar, Amelia sama salma mengetahui mereka sedang hamil.


karena mereka berharap kelahiran mereka nanti akan menjadi kejutan untuk satu sama lainnya.


dirumah masing-masing menggelar tahlil untuk bentuk rasa syukur mereka atas kehamilannya.


"mas, aku udah gak sabar ingin ketemu sama Salma, apa Salma akan kaget mengetahui aku hamil buah cinta kita mas, kalau aku hamil besar begini." ucap Amelia antutias sekali.


"pasti kaget lah sayang kan kalian kan kalian tidak saling kasih sabar, apalagi mas juga tidak memberi kabar sama Faiz sayang. kalau kamu sekaramg sedang hamil besar begini " ujar Rasya sambil mengelus perut buncit Amelia.


"sudah sebentar lagi mau magrip kamu cepat siap-siap pergi ke masjid, kan tasyukurnya mulai setelah magrib sayang.!" lugas ummi.


didapur juga ada beberapa santri membantu mereka bersiap untuk menyiapkan beberapa bungkus cemilan yang akan dibagikan kepada para santri dan beberapa tetangga yang berada dekat pasantren.


"ya sudah sayang, mas mau siap siap dulu sayang." ucap Rasya. yang tidak suka dipanggil Gus meskipun dia putra dari kyai besar.


kebetulan acara 7bulanan sang istri diadakan dirumah kedua orang tua Rasya sesuai permintaan sang ummi sama Abi.


para santri, sangat kagum mendengar keharmonisan keluarga kecil putra pemilik pasantren tempat mereka belajar disana. mereka baeharap ada pria sebaik Gus Rasya yang setia dan penuh kasih sayang terhadap ningnya yang sudah mempunyai anak kembar dari pernikahan sebelumnya.


💫💫💫💫


pukul 18.40.

__ADS_1


sedangkan Faiz sama Salma hanya menggelar acara 7 bulan kandungan anak pertamanya mereka berkumpul dengan dirumah bersama teman satu kerjanya dan kedua keluarga.


"masyaallah nak, Alhamdulillah ya nak, semoga persalinannya nanti bisa lancar dan tidak menyusahkan ibunya."ucap ummi Aisyah ibu dari Faiz. mengusap perut salma yang udah buncit itu.


"ammin ummi, doakan saja semoga nanti persalinannya lacar sampai selamat lahir didunia Dede bayinya." jawab Salma malu-malu.


"amiin ya Allah amin nak, semoga kamu kuat yah sayang mendapatkan gunjingan yang menguji kesabaran kamu sayang." ucap ummi mengusap lembut kepala menantunya yang masih polos itu.


sedangkan Faiz hanya tersenyum melihat kedekatan istri bersama umminya wanita yang dicintainya setelah ibunya.


"kakak, Salma mual sekali hiikk" tangisan Salma pecah saat mual itu kembali datang.


"sayang bersabarlah kamu kuat dek menjalani ini demi Buah hati kita sayang." ucap Faiz mengusap lembut punggung sang istri.


"tapi Salma gak tahan kalau udah datang mual kakak, bukan menyalahkan buah hati kita hanya Salma mualnya aja gak kuat kak." jawab Salma yang bersembunyi kan wajah didada bidang suaminya.


Salma kalau dipeluk sang suami rasa maulnya hilang, kalau jauh sama sauminya rasa mualnya datang kembali bayinya sangat manja sama sang ayah dan bundanya.


"asal kakak gak boleh jauh dari Salma yah, dedenya ingin dekat sama ayahnya terus." jawab salam.


"assalamulaikum." salam seseorang yang tidak asing ditelinga Salma. ya itu Andra Kaka kedua Amelia.


"walaikumsalam nak, mari masuk." jawab semua keluarga besar Faiz sama Salma.


dan kebetulan hadir salah satu Santi putri yang bersamaan dengan Andra.


"Assalamualikum, Bu nyai pak kyai." salam gadis mungil yang terlihat cantik menurut Andra.

__ADS_1


"walaikumsalam, nak Aisyah mari masuk." jawab semua orang.


"ummi, Ais kesini hanya ingin menyampaikan pesan dari ustadzah nur, dia tidak bisa hadir karenakan sang putranya rewel." ucap Aisyah menundukan kepala baru ia sadari disampingnya ada pria tampan berdiri tegak.


"iya tidak apa, Ais kamu kemari ikut bergabung bersama kami disini." ucap kyai.


"maaf pak kyai Ais tidak pantas ikut bergabung dengan kelaurga kyai." jawab Aisyah.


"nak kenapa berkata seperti itu, kamu murid didik saya, kamu pantas ikut bersama kami." ucap ummi.


"tidak ummi, mungkin ini terakhir kali Ais berada disini, karena kedua orang tua Ais akan menikahkan Ais dengan anak seseorang. karena kedua orang tau Ais tidak mampu bayar hutang kepada mereka." jawab Aisyah.


"siapa nama yang akan dinikahi kamu Aisyah ?" tanya Andra.


"namanya Andra Sama dengan nama akhir Ning Amelia mas." jawab Aisyah.


"apa kamu Aisyah nantri." ucap Andra.


"iya mas, saya Aisyah nantri." jawab Aisyah. "kenapa mas ini tau nama saya.?"


"ternyata kamu yang akan dinikahkan sama saya karena orang tua kamu menjual kamu kepada ayah ku bukan gak mampu membayar hutang kamu mempunyai ayah tiri Ais?" tanya Andra.


Aisyah menganggukan kepalnya karna tidak tau harus menjawab apa, karena dia begitu hancur setelah mendengar fakta sebenarnya.


"Ais ummi, yakin nak Andra bisa menjaga kamu dan tunjukan kepada ayah tiri kamu kamu wanita kuat ini demi ibu kamu nak." kata ummi.


"saya gak mau kamu berhenti untuk belajar kamu lanjutkan pendidikan kamu, nanti saya yang akan membiayai. Kamu untuk sekelah sampai perguruan tinggi. seperti cita cita kau menjadi hafizah." ucap Andra.

__ADS_1


setelah itu acara 7bulanan dan tahlilan sangat lancar diantara dua acara tasyukuran itu.. Salma maupun Amelia sangat bahagia merayakan acara 7 bulanan dengan lancar.


__ADS_2