
ke esokan harinya Amelia maupun Salma yang sedang sibuk menyiapkan sarapan untuk suami masing-masing, tidak ada yang tau apa yang terjadi hari ini.
kedatangan tamu kerumah Amelia, membuat sang pemilik rumah heran siapa yang bertamu pagi-pagi buta ini.
Ting....
tong.....
Ting....
tong...
Amelia membuka pintu saat mendengar bel berbunyi...
"apa benar ini rumahnya Faiz.?" tanya wanita berpakaian seksi.
"maaf ini dengan siapa, ? ini rumah suami saya mas Rasya." jawab Amelia menatap tajam wanita yang ada dihadapannya.
"jawab saja pertanyaan ku." ucap wanita seksi itu.
"bukan, tapi keponakan suamiku emang lagi bermalam disini sama istrinya." jawab Amelia yang tidak habis pikir.
"oh, bisa dipanggilkan sekarang." ucap wanita itu.
__ADS_1
"ada keperluan apa kamu mencari adik iparku?" tanya Amelia sinis.
"aku ada perlu sama Faiz." ucap wanita itu.
"mbak ada siapa?" tanya Faiz yang menatap istrinya terus kakak iparnya.
"ini ada yang cari kamu Faiz tapi gak tau siapa ditanya malah ngotot." jawab Amelia.
"emang siapa mbak" ucap Faiz terpotong tiba-tiba ada yang memeluk secara paksa.
wanita itu menerobos masuk saat mendengar suara Faiz, Amelia sampai ditabrak karena ingin menemui Faiz.
"astaghfirullah mbak hati-hati kalau jalan." ucap Amelia kesal.
Salma yang baru saja datang kaget saat meliha seorang wanita memeluk suaminya begitu erat. Salma menarik lengan wanita itu secara paksa karena tidak suka melihatnya.
"apa yang kau lakukan? kenapa anda lancang memeluk suamiku.?" tanya Salma yang habis kesabaran karena ulah wanita itu.
"Lo siapa berani menarik aku dari peluka Faiz." ucap wanita itu.
plak....
suara tamparan keras mendarat dipipi mulus Salma.
"Lo jangan ngaku-ngku Faiz itu hanya milik gue gak pantas sama wanita alim kaya Lo." ucap Siska.
Salma menatap suaminya yang mencari tahu apa itu benar atau bohong.
"apa itu benar kakak, dia pacar kakak" ucap Salma kepada Faiz.
"bukan sayang kalau iya, dia pacar kakak mana mungkin kakak menikahi kamu sampai kita mempunyai buah hati yang sebentar lagi mau lahir." jawab Faiz yang tidak ingin istrinya salah paham.
__ADS_1
"apa maksud kamu Faiz, aku adalah pacarmu." ucap Siska
Faiz menatap sinis Siska, mantan kekasihnya dulu.
" kekasih halal ku hanya Salma bukan kamu, hanya masa laluku yang dulu kamu tinggalkan karena cowok yang kaya raya itu." jawab Faiz yang merangkul sang istri.
Siska yang menatap sinis Salma yang ada di dalam dekapan Faiz. ia tidak terima apa yang dikatakan Faiz barusan Siska mendekat lalu mendorong Salma yang kebetulan sedang dalam dekapan Faiz disebelah kanan ada Amelia yang berdiri tidak jauh dari mereka yang ikut terjatuh.
bruk......
"aaaaa.....aaaahhh mas Rasya.." ucap Amelia terjatuh bersamaan sama Amelia.
"aaahhhj,,,, sakit kakak" ujar Salma yang mengiris kesakitan diperutnya.
faiz yang berlari mendekat keduanya memegang tangan keduanya yang mengiris kesakitan. akibat dorongan keras Siska.
"abang Rasya cepat kemari.."teriak Faiz yang bingung harus menolong siapa dulu.
"Faiz.. panggil abangmu mbak udah gak kuat sakit." ucap Amelia memegang kuat tangan Faiz.
"Abang...." teriak Faiz.
Rasya yang tadinya akan menggantikan bajunya si kembar, ia berlari ke lantai bawah karena mendengar teriakan adik sepupunya.
"ada apa Faiz.?" tanya Rasya yang tiba di lantai bawah.
"kakak, tolong mbak Amel pendarahan salam juga sama, kita harus secepatnya membawa mereka berdua ke ruama sakit."
__ADS_1
jawab Faiz.
"astaghfirullah sayang" ucap Rasya.