Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin S2.


__ADS_3

di rumah orang tua ya Gus Azka. di sana lah ada pasangan suami istri yang bahagia dengan ke hidupan rumah tangganya. Kebahagiaan yang benar-benar sempurna dengan kehadiran malaikat kecil yang akan lahir di dunia ini.



tapi Gus Azka memilih untuk membawa sang istri karena ada seseorang yang ingin menikah dengan Gus Azka dia seorang putri kyai yang terkenal ramah itu.



Ning Aisyah selalu memperhatikan raut wajah sang suami yang mulai dingin itu. Ning Aisyah berjalan mendekat ke arah dimana sang suami sedang duduk di kursi tempat kerjanya.



"assalamualaikum, kakak" salam Ning Aisyah.



"walaikumsallam sayang. loh kenapa ada di sini sayang gak istirahat" jawab Gus Azka.



"saolnya kakak lama pulangnya. kan ini udah waktnya pulang kakak. kenapa disini atau lagi liatin para ustadzah yah" ucap Ning Aisyah memasang wajah cemberutnya.



"maaf sayang kakak terlalu pokus dengan data santri sayang. jangan marah ya cantik" rayu Gus Azka.



belum juga menjawab Ning Aisyah. datanglah seorang wanita masuk dan berlari memeluk Gus Azka. untungnya Ning Aisyah langsung ada di hadapan Gus Azka.



"Gus Azka" panggil wanita itu.



"kamu siapa?" tanya Ning Aisyah yang berdiri di depan sang suami.


__ADS_1


"bukan urusan anda anak kecil" ucap wanita itu mendorong tubuh Aisyah hampir jatuh.



"hentikan kamu. jangan sentuh istriku" jawab Gus Azka memangkap tubuh sang istri yang telah hamil itu.



"yang sakit" ucap Ning Aisyah mengusap perutnya.



"sayang mana yang sakit? ayo kita ke rumah sakit" jawab Gus Azka menggendong sang istri.



wanita itu memantung saat mendengar perhatian Gus Azka. ia menangis saat tahu Gus Azka udah menikah gadis kecil itu.



sedangkan Gus Azka berlari ke parkiran mobil dan di bantu oleh salah satu santriwati.




"kamu tau kan kehadiran kyai Rahman dan putrinya?" tanya Gus Azka.



"hah. Ning Maryam ada di sini Gus. buat apa dia ke sini udah cukup dia menyakiti Gus dan anggota keluarga Gus Azka" jawab Maya.



"saya juga kurang tau dia mau apa ke sini. saya harus membawa sang istri jauh dari sini, soalnya saya gak mau istri saya dan calon anak saya kenapa-kenapa" ucap Gus Azka.



"benar Gus. Gus Azka harus menjaga ketat Ning Aisyah. dia gak tau apa-apa soalnya Ning Ais masih polos. takut gampang di pengaruh " jawab Maya.

__ADS_1



"iya, may. kamu awasi dia jangan buat ulah lagi. saya ke rumah sakit sebentar. assalamualaikum." ucap Gus Azka.



"walaikumsallam. baik Gus" jawab Maya.



\*\*\*\*\*



di rumah kyai ibrahim.


datang wanita cantik yang sudah menangis karena sakit hati atas perhatian Gus Azka pada Aisyah. ia melangkah masuk ke dalam yang udah ada kyai ibrahim, ummi Livia dan kyai Rahman.


"assalamualaikum" salam Ning Maryam.



"walaikumsallam. " jawab ketiganya.



"ada apa nak kok kamu menangis?" tanya kyai Rahman.



"Abi, Gus Azka ternyata dia udah menikah" tangisan Maryam semakin kencang.



"hah, benarkah nak" jawab kyai rahman yang tau bagaimana mencintai Gus Azka dengan cara yang salah.



"iya, Abi barusan aku mendorong gadis kecil yang menghalangi aku mau peluk Gus Azka. sampai jatuh tapi perutnya tersenggol siku aku. maka mengiris kesakitan." ucap Ning Maryam.

__ADS_1



"assataghfirullah Ning Maryam. kamu menyakiti menantu saya" jawab ummi Livia.


__ADS_2