Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin S2.


__ADS_3

setelah hampir satu bulan Gus Azka berbaring di ranjang rumah sakit, sekarang ke adanya udah mulai membaik, tinggal menunggu ke sadarannya pulih.


sedangkan Ning Aisyah sudah mulai masuk sekolah meskipun dengan kondisi mengandung, semangat untuk belajar di dirinya itu lebih tinggi dari biasanya. Ning Aisyah udah bisa membuat calon buah hatinya tenang meskipun masih kecil belum masuk empat bulan.


di sekolahan, Ning Aisyah banyak yang sayang. setelah kejadian itu tidak ada yang mengganggunya sama sekali. Ning Aisyah banyak perubahan apa karena bawaan bayinya yang positif.


Ning Aisyah, sangat merindukan perhatian suaminya, ia sangat kesepian bisanya apa-apa di larang, jangan ini, jangan itu. tapi setelah ke jadian itu Ning Aisyah hanyalah jadi pendiam gak pernah banyak bicara membuat ke dua sahabatnya heran.


"Ais, kamu kenapa ? kok melamun?" tanya Amira.


"Ais, ayo kita ke kantin udah istirahat, jangan nyiksa diri kamu nanti sakit." ucap Aulia.


Ning Aisyah tersadar ketika tangan sahabatnya, menyentuhnya " Hmm, baik kita ke kantin aku lapar"


"nah, begitu dong kita makan yang banyak dari pada harus bengong kaya gini." ucap Amira.


"hehe, maaf yah sahabat Ais yang sangat cantik" jawab Ning Aisyah tersenyum di balik cadar.

__ADS_1


"oke mari kita ke kantin, kita jajan-jajan yang banyak." ucap Aulia tersenyum sambil menarik kedua sahabatnya.


setiba di kantin Aulia, Amira, dan juga Ning Aisyah. ada seseorang tidak sengaja mendorong tubuh Ning Aisyah sampai terjatuh ke lantai dengan keras. membuat Ning Aisyah mengiris kesakitan di perutnya. Ning Aisyah takut kalau calon bayi kenapa-kenapa.


'ya Allah, ya Rabby, lindungilah bayiku ini sangat sakit ya Allah aku gak kuat.' doa Ning Aisyah dalam hati.


untuk sang om datang setelah mendapatkan, telepon dari andra bahwa Ning Aisyah di dorong sampai jatuh dan Ning Aisyah mengiris ke sakitan, dari sana om Faiz yang kebetulan sedang tugas di sekitar sekolahan.


"astaghfirullah, Ais kamu kenapa?" tanya om Faiz.


"astaghfirullah sayang bangun, kita ke rumah sakit." ucap Faiz yang panik.


"om, boleh kami ikut." ucap Aulia.


"iya boleh ayo keburu, ada hal yang tidak diinginkan terjadi." jawab Faiz yang mulai cemas.


kedua sahabatnya ikut bersama dengan Faiz pergi menuju rumah sakit dimana di sana ada suaminya yang dirawat. Ning Aisyah dirawat oleh dokter wanita, Faiz sangat takut kalau terjadi sesuatu kepada keponakan dan bayinya yang dalam kandungan, tetapi sahabtnya bingung kenapa di bawa ke dokter kandungan mereka bertanya.

__ADS_1


"maaf, om kenapa Aisyah, dibawa ke dokter kandungan." ucap Aulia mewakili Amira.


fais yang baru menyadari ada kedua sahabat keponakannya sempat bingung. menjawab untuk ada kedua orang tuanya Ning Aisyah yang datang tepat di waktu yang tepat.


"ini, Aulia sama Amira kan?" tanya bunda Amelia.


"hehe, iya tanteu." jawab keduanya.


"kalian bertanya, kenapa putri saya di tangani oleh dokter kandungan yah." ucap ayah Rasya.


"iya, om emang ada apa, apa Aisyah sedang hamil?" tanya Amira.


"iya, dia sedang mengandung baru dua bulan. maaf sebelumnya om, sama tanteu gak undang kalian waktu Aisyah menikah, dua bulan lalu." jawab ayah rasya.


"Hmm, pantes Ais, suka melamun om, dimana suaminya?" tanya Aulia.


"suaminya mengalami kecelakaan tabrak lari, dia dirawat di rumah sakit ini juga"

__ADS_1


__ADS_2