Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin.


__ADS_3

Faiz segera membawa istri dan mbak iparnya ke rumah sakit, ia tidak tega melihat kedua wanita yang ia sayangi


"mas sakit perutku." ucap Amelia menangis saat ini sakit luar biasa yang dialaminya.


"sabar sayang kita akan segera ke ruangan operasi sayang." jawab Rasya memegang tangan sang istri dengan lembut.


"kakak, sakit sekali perutku ini, hikk,,,,hiiihkk


" kata Salma.


"dek, sabar mbak juga sabar kita akan segera sampai dirumah sakit." jawab Faiz yang khawatir dengan keadaan sang istri dan kakak iparnya.


Empat puluh lima menit mereka tiba di rumah sakit kasih bunda dimana disana sudah siapkan ruangan persalinan untuk kedua wanita kuat itu. seorang yang begitu cantik diusianya.


Bukti ‘Dahsyatnya’ Perjuangan Ibu Untuk Bisa Melahirkan Anaknya


“Tanpa matahari, bunga tidak akan bisa mekar dengan sempurna. Tanpa perempuan tidak akan ada cinta dan tanpa seorang ibu tidak akan pernah ada sosok pahlawan sejati”.


Betapa tidak, selama 9 bulan 10 hari seorang ibu rela mengandung dan membawa anaknya kemana pun ia pergi.


Saat pergi tidur, memasak, mencuci, mandi hingga bekerja, tanpa pamrih ibu rela dan ikhlas membawa beban berat yang ada di dalam perutnya.


Perjuangan seorang ibu akan semakin besar ketika tiba saatnya melahirkan.


Entah melahirkan secara normal maupun secara ceasar tetap saja seorang ibu akan merasakan sakit yang luar biasa.


Tidak ada satu kata pun yang bisa menggambarkan bagaimana perjuangan seorang ibu ketika melahirkan buah hatinya.


Ibu tidak peduli sekalipun nyawa adalah taruhannya.


Ia hanya menginginkan anaknya bisa lahir dengan sehat dan sempurna tanpa kekurangan.


Meskipun melahirkan secara sesar, sang ibu tetap saja merasakan sakit ketika rahimnya disayat dengan pisau tajam.


Bukan hanya itu, ketika melahirkan secara sesar, sang ibu juga harus bersabar karena proses operasi sesar membutuhkan waktu kurang lebih satu jam.


Dalam kurun waktu 40 minggu, ibu dengan telaten menjaga bayinya dengan mengonsumsi makanan yang sehat serta membaca buku untuk tahu bagaimana caranya agar anak yang ada dikandungannya bisa sehat dan lahir dengan sempurna.


Tangisan pertama sang anak adalah hadiah terbaik yang selalu ditunggu-tunggu oleh ibu.


Tanpa seorang ibu, kita bukanlah siapa-siapa.


Rasa tulus dan kasih sayangnya sungguh ajaib yang dapat membuat hidup kita lebih indah.


___________


di dalam ruangan persalinan disana ada dua wanita hebat sedang berjuang untuk melahirkan sang buah hati mereka ditemani oleh kedua suaminya masing-masing.


disini ada pasangan amelia sama Rasya yang Amelia inginkan Melahirkan normal setelah melakukan oprasi caesar.


Jika sebelumnya Amelia melahirkan dengan operasi caesar dan kemudian hamil lagi, Amelia mungkin bertanya-tanya bolehkah melahirkan normal setelah caesar?


Dalam istilah medis, prosedur melahirkan normal setelah caesar adalah Vaginal Birth After Caesarean (VBAC). VBAC adalah proses melahirkan yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh beberapa calon ibu. Bagi yang termasuk memenuhi syarat pun, ada beberapa faktor yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan melakukannya.


"Apa itu VBAC?" tanya Amelia sama Rasya.


"VBAC adalah prosedur melahirkan normal setelah pernah menjalani operasi caesar atau c-section. Pada umumnya, ibu yang pernah melahirkan lewat operasi caesar lebih direkomendasikan untuk menjalani operasi caesar lagi jika kembali hamil. " jawab dokter.


Meski begitu, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) melaporkan bahwa ibu boleh saja melahirkan normal setelah caesar asal memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan dokter. Jika dibolehkan dan berhasil, melahirkan bayi secara normal dapat memberi banyak keuntungan, di antaranya:


Preeklampsia (hipertensi selama kehamilan)


Obesitas (indeks massa tubuh mencapai 30 atau lebih)


Janin dengan berat >4 kg


Melakukan operasi caesar dalam 19 bulan terakhir


Pernah melakukan dua operasi caesar sebelumnya berturut-turut.


Hamil kembar tiga atau lebih


Persalinan macet


Kehamilan yang melewati 40 minggu


"Risiko melahirkan normal setelah caesar?" tanya Rasya.


Hal pertama yang harus Anda diskusikan bersama dokter sebelum memutuskan melahirkan normal pasca caesar adalah mengenai jenis bekas luka operasi caesar pada rahim.Jika bekas luka caesar yang Anda miliki melintang dan rendah, dokter mungkin akan mengizinkan untuk mencoba melahirkan secara normal. Tentu saja juga dengan pertimbangan kondisi Anda dan janin sehat. Sementara jika bekas luka caesar vertikal, Anda umumnya tidak dapat mencoba melahirkan secara normal. Ada risiko yang sangat tinggi bekas luka akan robek dan terbuka kembali ketika Anda mencoba melahirkan normal. Kondisi ini tentunya dapat membahayakan Anda maupun janin.Selain kemungkinan bekas luka caesar robek, ada kemungkinan risiko lain yang dapat terjadi jika melahirkan normal pasca caesar. Berikut risiko melahirkan normal pascacaesar yang perlu diwaspadai:


Rahim robek. Jika rahim robek selama persalinan normal, maka operasi caesar darurat diperlukan untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa, seperti halnya pendarahan hebat pada ibu


Jika persalinan tidak berjalan lancar, risiko terjadinya komplikasi persalinan akan semakin tinggi, seperti perdarahan dan infeksi


  Risiko masalah ini hanya terjadi kurang dari 1 persen dari seluruh kasus VBAC. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena melahirkan normal setelah operasi caesar tetap mungkin berpotensi membahayakan diri dan janin. Perlu Anda ketahui, sekitar 70 persen wanita berhasil melahirkan bayinya secara normal pasca operasi. Sementara, 30 persen lainnya memerlukan operasi caesar lagi karena adanya masalah yang muncul.


Tidak memerlukan operasi lagi


Pemulihan lebih cepat


Lebih sedikit kehilangan darah


Tidak akan menderita cedera pada kandung kemih atau usus


Mengurangi kemungkinan infeksi


Memiliki lebih sedikit masalah dengan persalinan kelak


Mengurangi biaya persalinan


Risiko bayi mengalami masalah pernapasan rendah


Tidak menimbulkan jaringan parut pada rahim


Prosedur VBAC hanya bisa dilakukan jika ibu akan melahirkan normal di rumah sakit atau bidan. Jika Anda ingin melahirkan secara normal pasca operasi caesar, Anda harus memilih rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan tenaga yang profesional.

__ADS_1


Siapa saja yang boleh melahirkan lewat VBAC?


Beberapa ibu hamil yang diperbolehkan melahirkan normal setelah caesar atau VBAC adalah:


Ibu yang memiliki bekas sayatan operasi caesar berbentuk garis horizontal


Sedang mengandung satu bayi dan hanya pernah 1 kali operasi caesar sebelumnya (tetapi bukan dengan sayatan vertikal) dengan jarak >2 tahun


Sedang hamil bayi kembar dan pernah operasi caesar sebelumnya, tetapi bukan dengan sayatan vertikal


Persalinan terjadi spontan


Tulang panggul Anda berukuran cukup besar


Belum pernah melakukan operasi mayor pada rahim, seperti miomektomi


Belum pernah mengalami rahim robek (ruptur uteri) di kehamilan sebelumnya.


Tidak memiliki kondisi medis yang membuat persalinan melalui ****** menjadi berisiko, misalnya plasenta previa atau fibroid.


Ibu hamil yang tidak disarankan melahirkan normal setelah caesar (VBAC)


Keamanan Anda dan janin tentu menjadi hal utama yang harus dipertimbangkan. Agar dapat melahirkan secara normal setelah caesar, ibu dan janin harus dipastikan sehat dan mampu menjalani prosedurnya. Meski melahirkan normal pasca caesar dapat dilakukan, tapi VBAC adalah prosedur yang berisiko tinggi sehingga tidak semua wanita aman untuk melakukannya. Maka dari itu, selain mempertimbangkan bentuk bekas luka operasi, dokter pada umumnya tidak menganjurkan ibu hamil menjalani prosedur VBAC jika memiliki kondisi berikut:


Preeklampsia (hipertensi selama kehamilan)


Obesitas (indeks massa tubuh mencapai 30 atau lebih)


Janin dengan berat >4 kg


Melakukan operasi caesar dalam 19 bulan terakhir


Pernah melakukan dua operasi caesar sebelumnya berturut-turut.


Hamil kembar tiga atau lebih


Persalinan macet


Kehamilan yang melewati 40 minggu


 


Risiko melahirkan normal setelah caesar


Hal pertama yang harus Anda diskusikan bersama dokter sebelum memutuskan melahirkan normal pasca caesar adalah mengenai jenis bekas luka operasi caesar pada rahim.Jika bekas luka caesar yang Anda miliki melintang dan rendah, dokter mungkin akan mengizinkan untuk mencoba melahirkan secara normal. Tentu saja juga dengan pertimbangan kondisi Anda dan janin sehat. Sementara jika bekas luka caesar vertikal, Anda umumnya tidak dapat mencoba melahirkan secara normal. Ada risiko yang sangat tinggi bekas luka akan robek dan terbuka kembali ketika Anda mencoba melahirkan normal. Kondisi ini tentunya dapat membahayakan Anda maupun janin.Selain kemungkinan bekas luka caesar robek, ada kemungkinan risiko lain yang dapat terjadi jika melahirkan normal pasca caesar. Berikut risiko melahirkan normal pascacaesar yang perlu diwaspadai:


-Rahim robek. Jika rahim robek selama persalinan normal, maka operasi caesar darurat diperlukan untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa, seperti halnya pendarahan hebat pada ibu


Jika persalinan tidak berjalan lancar, risiko terjadinya komplikasi persalinan akan semakin tinggi, seperti perdarahan dan infeksi


Risiko masalah ini hanya terjadi kurang dari 1 persen dari seluruh kasus VBAC. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena melahirkan normal setelah operasi caesar tetap mungkin berpotensi membahayakan diri dan janin. Perlu Anda ketahui, sekitar 70 persen wanita berhasil melahirkan bayinya secara normal pasca operasi. Sementara, 30 persen lainnya memerlukan operasi caesar lagi karena adanya masalah yang muncul." jelas dokter.


"Kapan waktu yang tepat untuk melahirkan normal setelah caesar?" tanya Faiz.


Jarak waktu ideal yang dianjurkan dokter untuk seorang ibu bisa melahirkan normal setelah caesar atau VBAC adalah minimal 2 tahun dari persalinan awal yang dilakukan dengan operasi caesar. Jarak ini direkomendasikan juga untuk waktu persalinan kembali setelah caesar maupun melahirkan normal. Jika ibu hamil setelah 1 tahun caesar atau kehamilan terjadi dalam jarak kurang dari 2 tahun, risiko kemungkinan terjadinya komplikasi akan semakin tinggi. Salah satu risiko VBAC yang paling fatal adalah ruptur uteri.


Posted On: 17 Juli 2021


Posted By: Hermina Galaxy


6 min read


Reviewed By: dr. Lilia Mufida, SpOG-KFM


Ingin Melahirkan Normal Setelah Caesar?


Jika sebelumnya Anda melahirkan dengan operasi caesar dan kemudian hamil lagi, Anda mungkin bertanya-tanya bolehkah melahirkan normal setelah caesar?


 


Dalam istilah medis, prosedur melahirkan normal setelah caesar adalah Vaginal Birth After Caesarean (VBAC). VBAC adalah proses melahirkan yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh beberapa calon ibu. Bagi yang termasuk memenuhi syarat pun, ada beberapa faktor yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan melakukannya.


 


 


Apa itu VBAC?


 


VBAC adalah prosedur melahirkan normal setelah pernah menjalani operasi caesar atau c-section. Pada umumnya, ibu yang pernah melahirkan lewat operasi caesar lebih direkomendasikan untuk menjalani operasi caesar lagi jika kembali hamil. 


 


Meski begitu, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) melaporkan bahwa ibu boleh saja melahirkan normal setelah caesar asal memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan dokter. Jika dibolehkan dan berhasil, melahirkan bayi secara normal dapat memberi banyak keuntungan, di antaranya:


Tidak memerlukan operasi lagi


Pemulihan lebih cepat


Lebih sedikit kehilangan darah


Tidak akan menderita cedera pada kandung kemih atau usus


Mengurangi kemungkinan infeksi


Memiliki lebih sedikit masalah dengan persalinan kelak


Mengurangi biaya persalinan


Risiko bayi mengalami masalah pernapasan rendah


Tidak menimbulkan jaringan parut pada rahim


 

__ADS_1


Prosedur VBAC hanya bisa dilakukan jika ibu akan melahirkan normal di rumah sakit atau bidan. Jika Anda ingin melahirkan secara normal pasca operasi caesar, Anda harus memilih rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan tenaga yang profesional.


 


 


Siapa saja yang boleh melahirkan lewat VBAC?


Beberapa ibu hamil yang diperbolehkan melahirkan normal setelah caesar atau VBAC adalah:


Ibu yang memiliki bekas sayatan operasi caesar berbentuk garis horizontal


Sedang mengandung satu bayi dan hanya pernah 1 kali operasi caesar sebelumnya (tetapi bukan dengan sayatan vertikal) dengan jarak >2 tahun


Sedang hamil bayi kembar dan pernah operasi caesar sebelumnya, tetapi bukan dengan sayatan vertikal


Persalinan terjadi spontan


Tulang panggul Anda berukuran cukup besar


Belum pernah melakukan operasi mayor pada rahim, seperti miomektomi


Belum pernah mengalami rahim robek (ruptur uteri) di kehamilan sebelumnya.


Tidak memiliki kondisi medis yang membuat persalinan melalui ****** menjadi berisiko, misalnya plasenta previa atau fibroid.


 


 


Ibu hamil yang tidak disarankan melahirkan normal setelah caesar (VBAC)


 


Keamanan Anda dan janin tentu menjadi hal utama yang harus dipertimbangkan. Agar dapat melahirkan secara normal setelah caesar, ibu dan janin harus dipastikan sehat dan mampu menjalani prosedurnya. Meski melahirkan normal pasca caesar dapat dilakukan, tapi VBAC adalah prosedur yang berisiko tinggi sehingga tidak semua wanita aman untuk melakukannya. Maka dari itu, selain mempertimbangkan bentuk bekas luka operasi, dokter pada umumnya tidak menganjurkan ibu hamil menjalani prosedur VBAC jika memiliki kondisi berikut:


Preeklampsia (hipertensi selama kehamilan)


Obesitas (indeks massa tubuh mencapai 30 atau lebih)


Janin dengan berat >4 kg


Melakukan operasi caesar dalam 19 bulan terakhir


Pernah melakukan dua operasi caesar sebelumnya berturut-turut.


Hamil kembar tiga atau lebih


Persalinan macet


Kehamilan yang melewati 40 minggu


 


 


Risiko melahirkan normal setelah caesar


 


Hal pertama yang harus Anda diskusikan bersama dokter sebelum memutuskan melahirkan normal pasca caesar adalah mengenai jenis bekas luka operasi caesar pada rahim.Jika bekas luka caesar yang Anda miliki melintang dan rendah, dokter mungkin akan mengizinkan untuk mencoba melahirkan secara normal. Tentu saja juga dengan pertimbangan kondisi Anda dan janin sehat. Sementara jika bekas luka caesar vertikal, Anda umumnya tidak dapat mencoba melahirkan secara normal. Ada risiko yang sangat tinggi bekas luka akan robek dan terbuka kembali ketika Anda mencoba melahirkan normal. Kondisi ini tentunya dapat membahayakan Anda maupun janin.Selain kemungkinan bekas luka caesar robek, ada kemungkinan risiko lain yang dapat terjadi jika melahirkan normal pasca caesar. Berikut risiko melahirkan normal pascacaesar yang perlu diwaspadai:


Rahim robek. Jika rahim robek selama persalinan normal, maka operasi caesar darurat diperlukan untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa, seperti halnya pendarahan hebat pada ibu


Jika persalinan tidak berjalan lancar, risiko terjadinya komplikasi persalinan akan semakin tinggi, seperti perdarahan dan infeksi


 


Risiko masalah ini hanya terjadi kurang dari 1 persen dari seluruh kasus VBAC. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena melahirkan normal setelah operasi caesar tetap mungkin berpotensi membahayakan diri dan janin. Perlu Anda ketahui, sekitar 70 persen wanita berhasil melahirkan bayinya secara normal pasca operasi. Sementara, 30 persen lainnya memerlukan operasi caesar lagi karena adanya masalah yang muncul.


 


 


Kapan waktu yang tepat untuk melahirkan normal setelah caesar?


 


Jarak waktu ideal yang dianjurkan dokter untuk seorang ibu bisa melahirkan normal setelah caesar atau VBAC adalah minimal 2 tahun dari persalinan awal yang dilakukan dengan operasi caesar. Jarak ini direkomendasikan juga untuk waktu persalinan kembali setelah caesar maupun melahirkan normal. Jika ibu hamil setelah 1 tahun caesar atau kehamilan terjadi dalam jarak kurang dari 2 tahun, risiko kemungkinan terjadinya komplikasi akan semakin tinggi. Salah satu risiko VBAC yang paling fatal adalah ruptur uteri.


 


 


Tips agar bisa melahirkan normal setelah caesar


 


Ketika dinyatakan hamil kembali, sebagian ibu mungin ingin mencoba melahirkan normal setelah sebelumnya melakukan operasi caesar. Mulailah membicarakan hal tersebut pada dokter di kunjungan prenatal pertama Anda. Diskusikan segala kekhawatiran dan keinginan Anda mengenai melahirkan secara normal ini. Pastikan dokter memiliki riwayat medis lengkap Anda, terutama catatan operasi caesar sebelumnya. Dokter akan menggunakan catatan riwayat medis Anda untuk mempertimbangkan kemungkinan berhasilnya melahirkan normal pasca caesar. Selalu konsultasikan pada dokter mengenai risiko Anda melakukan VBAC. Jika Anda diperboleh melakukan persalinan normal oleh dokter, maka lakukanlah hal-hal berikut sebagai bentuk persiapan Anda untuk melahirkan normal pasca operasi:


Mempelajari tentang Vaginal Birth After Cesarean (VBAC). Tanyakan pada dokter dan cari tahu informasi mengenai VBAC dari berbagai referensi terpercaya


Cari rumah sakit yang dapat melakukan operasi caesar darurat. Ini sebagai bentuk antisipasi jika terjadi masalah saat persalinan


Menjaga kehamilan dengan melakukan gaya hidup sehat. Mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan olahraga ringan dapat membantu menciptakan kehamilan yang sehat


Hindari stres. Stres dapat memicu masalah pada kehamilan.


 .


Sebelum memutuskan untuk melahirkan secara normal pasca caesar, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Jangan sampai Anda keliru karena dapat membahayakan Anda maupun janin.


itu keterangan dokter kepada Amelia. sedangkan Salma lahiran secara normal mesikpun ia kehamilan dan pengalaman pertama melahirkan tapi alhamdulilah ke duanya lancar.


wanita hebat itu telah melahirkan putri mereka yang cantik dan Sholehah. Salma begitu bersyukur mendapatkan seorang bayi perempuan yang cantik.

__ADS_1


 


 


__ADS_2