Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin S2


__ADS_3

Ning Aisyah berdiri memantung ketika tangan kekar itu udah ada di perut rampingnya, yang dipeluk dari belakang. Gus Azka sudah berpakaian rapih saat Ning Aisyah mandi Gus Azka sudah mandi di kamar sebelah.


"ning Aisyah maafin saya" ucap Gus Azka yang merasa bersalah karena tidak bisa menahan diri.


"aku takut Gus, gimana kalau aku hamil di luar nikah, sementara itu Ais sekarang masa subur sehabis datang bulan." jawab Ning Aisyah merasa ketakutan hal itu terjadi.


"gak usah banyak pikiran sekarang kita kembali, saya akan meminta Abi biar mempercepat pernikahan kita kalo bisa seakarang juga." ucap Gus Azka.


"jangan Gus, Ais hanya takut saja" jawab Ning Aisyah.


"ini keputusanku Ning jadi kita harus segera takut nantinya mengganggu sekolah Ning Aisyah" ucap Gus Azka yang tersenyum.


”hmm, baiklah ayo kita kembali kasihan mbak Annisa menunggu, kita disana." jawab Ning Aisyah.


Gus Azka tidak tega melihat cara jalan Ning Aisyah yang mulai ke susahan, Gus Azka mulai mengendong tubuh mungil Ning Aisyah sampai depan sebelum tempat duduk semula ia tempati karena tidak ingin ada yang tau kejadian yang menimpa mereka berdua.

__ADS_1


"Gus turunin Ais malu, bagaimana kalau ada yang lihat" ucap Ning Aisyah.


"baik tapi gak papa kan jalan sebentar kesana?" tanya Gus Azka menatap lekat mata cantik milik Ning Aisyah, yang di bilang orang-orang yang keluar jalur agama, tapi menurut Gus Azka Ning Aisyah tidak pernah melakukan hal yang sangat patal. hanya aja saat ini, Ning Aisyah di jebak sama seseorang.


itu menurut jalan pikiran Gus Azka buktinya, sekarang gadis polos itu harus menerima ini semua . tapi pikiran Gus Azka bagaimana kalau dia hamil sedangkan status mereka belum resmi menjadi sepasang halal.


"mbak Annisa"


mbak Annisa menoleh ke arah sumber suara yang berjalanke arah meja dengan jalan yang sangat aneh bagi mbak Annisa.


"maafin Ais yah Mbak buat mbak Annisa khawatir kepada Ais." jawab Aisyah yang merasa bersalah.


"iya gak papa asal Ning Aisyah baik-baik saja" ucap mbak Annisa menatap lekat Ning Aisyah. " Ning kenapa kakinya sakit? sakit kenapa?"


"tadi Ais jatuh mbak untuk ada Gus Azka yang menolong Ais, dan mengobati luka ini." jawab Ning Aisyah berbohong.

__ADS_1


'maafin Ais mbak harus berbohong kepada mbak Annisa seperti ini. Ais takut nanti mbak bilang ayah sama bunda.' ucap dalam hati.


"Gus azka terimakasih telah mengobati Ning Aisyah." ucap mbak annisa.


"tidak perlu berterimakasih, ning Aisyah dia adalah calon istri saya." jawab Gus Azka."maaf Alwi kamu harus menunggu lama disini."


"iya tidak masalah Gus." jawab Alwi.


"Ning, Gus tadi kyai rasya meminta kalian segera pulang." ucap mbak Aisyah tiba-tiba.


"baik, kita harus pulang sekarang." jawab Gus Azka." Ning mana ponsel kamu Aya akan menyimpan no saya."


Ning Aisyah, memberikan ponselnya kepada Gus Azka, ia tidak mau banyak tanya kepada Gus Azka!! karena ia menahan rasa sakit di bagian intimnya.


setelah kepulangan mereka semua, mereka bisa ketemu lagi setelah dua Minggu kedepan Aisyah hanya bisa pendiam setelah kejadian satu Minggu lalu. dia sekolah seperti biasanya, tapi menghindari semua teman satu kelasnya entah kenapa rasanya Aisyah tidak mau ikut gabung.

__ADS_1


__ADS_2