Dinikahi Gus Dingin

Dinikahi Gus Dingin
dinikahi Gus dingin S2


__ADS_3

"assamualaikum ayah, paman " salam Aisyah


"walaikumsalam" jawab keduanya


"ayah, paman stop jangan terus berdebat gara-gara Ais" ucap Aisyah yang menundukan padanganya.


"tapi sayang" ucapan Faiz terpotong oleh aisyah.


"no paman, Ais gak papa kalau emang Ais salah Ais berhak dihukum." jawab Aisyah" mungkin ini hukuman dari ayah harus menikah sama Gus Azka, percuma Ais ngotot membantah ucapan ayah, keputusan ayah gak akan bisa di ubah lagi"


"nanti sore kamu Ais harus udah siap karena Gus Azka meminta ketemu di caffe indah jam 16.00 wib jangan lupa itu" ucap ayah Rasya yang mulai tegas.


"ayah Ais ada janji sama mbak Annisa mau pergi untuk beli buku Ais untuk tugas sekolah." jawab Aisyah yang menundukkan kepalanya takut melihat sorotan tatapan tajam sang ayah.


"no kamu harus pergi menemui Gus Azka Ayah tidak mau tau lagi." ucap ayah Rasya kepada putrinya dengan tegas.

__ADS_1


"Annisa " panggil Gus Rasya.


"iya kyai " jawab Annisa yang berlari ke arah ruang tamu.


"saya mau kamu dandanin Aisyah dengan cantik dan anggun kalian harus pergi ke caffe yang saya kirim alamatnya ke no kamu Annisa" ucap kyai Rasya.


"dan kamu Ais ini foto Gus Azka."



aisyah hanya bisa pasrah menuruti kemauan sang ayah yang kekeh dengan pernikahan ini akan di langsungkan selama 3minggu lagi. ia hanya bisa menangis meratapi nasib malangnya yang harus menikah diusia muda itu.


setelah sampai di sebuah caffe mereka segera turun dan disana mereka berdua sedang menunggu kedatangan Gus Azka yang belum kelihatan batang hidungnya.


dari meja sebelah ada dua wanita seusia Ning Safa yang sedang membuat rencananya agar berjalan dengan mulus tanpa campur tanganya langsung mereka memesan sebuah minuman yang sama dengan apa yang di pesan Aisyah dan Annisa tapi yang satu akan dikasih obat tidur dan obat itu

__ADS_1


pelayan itu udah menaru pesanan milik Ning Aisyah dan juga Annisa tapi saat itu Annisa izin untuk ke kamar mandi dulu. sedangkan Gus Azka yang baru datang duduk dihadapan Ning Aisyah yang tadi di duduki oleh Annisa. Gus Azka langsung meminum milik Annisa tanpa disadari oleh Ning Aisyah karena kang santri juga ikut izin ke kamar mandi, Ning Aisyah udah mulai kehilangan ke sadarannya iya jatuh tidur sedangkan Gus Azka udah mulai kepanasan mereka segera melancarkan aksinya dan menuju kamar yang sama.


Gus Azka di bantu oleh pelayan pria sedangkan Ning Aisyah terlebih dahulu udah dibaringkan di ranjang.


*****


di dalam caffe Anisa sangat panik ketika kembali Ning Aisyah udah tidak ada di tempat. kang santri juga sama paniknya ketika kembali Gus Azka sudah tidak ada kemana mereka harus mencari kalau menelopon kedua orang tua masing masing akan panik.


"astaghfirullah Ning kamu dimana?' tanya dalam hati.


"bagaimana ini gus azka tidak ada di caffe kamana Ning aisyah bersama Gus Azka pergi.


sedangkan di sebuah kamar Ning Aisyah udah mulai sadar tapi ketika bergerak terasa sakit sekali di seluruh tubuhnya. ia menangis mendapatkan tubuhnya tanpa sehelai benang pakaiannya tergeletak di lantai, saat melihat ke arah samping ia sangat terkejut siapa yang melakukannya ternyata Gus Azka.


tiba-tiba nofikasi ponselnya berbunyi ia sangat terkejut siapa dibalik ke kejadian ini semua ternya teman kakaknya sendiri karena tidak suka dengan sang kakak maka mereka begitu tega menjebak dirinya dan fitnah yang kemarin juga belum kelar.

__ADS_1


'ha ha rasakan ini akibat kakak tercintamu tidak menjauhi orang yang aku cintai maka kamu lah yang harus menanggung itu semua.' isi chat teman sang kakak.


Ning Aisyah menangis di dalam hatinya ia segera membersihkan tubuhnya dan juga memakai pakaiannya kembali. pas ingin keluar tangannya di tahan oleh tangan kekar Gus Azka.


__ADS_2