Doa Istri Yang Teraniaya

Doa Istri Yang Teraniaya
Memilih


__ADS_3

“baik,,saya akan memberikan kamu uang 2M, tapi dengan satu syarat” ucap nyonya ajeng pada kania


“syarat? sya rat apa nyonya?” tanya kania bingung


“menikah lah dengan anak saya” jawab nyonya ajeng to the point


ucapan nyonya ajeng berhasil membuat kania membulatkan matanya sempurna, mulut nya menganga tak percaya, tubuh kania langsung menggigil ketakutan


“tii tii dak nyonya” tolak kania terbata


nyonya ajeng yang sudah menduga dengan penolakan kania langsung menjalankan rencana nya, dia sudah menyiapkan kemungkinan terburuk jika kania berani menolak permintaan nya


“kenapa? apa uang yang saya berikan kurang?” tanya nyonya ajeng lagi


“tii dak nyonya, terimakasih untuk pertolongan anda nyonya, tapi sungguh saya tidak bisa menikah dengan anak anda” tolak kania, dia berusaha menguat kan dirinya untuk bicara dengan nyonya ajeng, menikah dengan adit tidak jauh beda jika dia menikah bersama purwo tua mesum itu, sama sama membuat kania sakit


“kalau begitu saya mau kamu membayar uang saya yang kamu pinjam itu sekarang juga” ucap nyonya ajeng tegas


kania menatap nyonya ajeng tak percaya, ternyata ibu dan anak memang tak ada beda nya, kania berharap akan mendapat sedikit belas kasihan dari nyonya ajeng, namun kania salah, nyonya ajeng malah meminta nya untuk membayar hutang malam ini juga


“tolong saya nyonya, saya sungguh tak punya uang untuk membayar nya, beri saya waktu nyonya, saya pasti akan melunasi nya” mohon kania


“tidak bisa, saya mau malam ini, detik ini juga uang saya kembali, jika tidak,,” ucap nyonya ajeng terpotong, dia menarik nafas dalam sebelum melanjutkan ucapan nya


kania melihat ke arah nyonya ajeng yang mengentikan ucapanya, "jika tidak apa?" bathin kania,,


"Tuhan,, selamat kan aku,, aku mohon" doa kania


“jika tidak, saya akan menghentikan pengobatan ayah kamu sekarang juga” lanjut nyonya ajeng sambil menutup matanya tak tega

__ADS_1


kania kaget mendengar ucapan nyonya ajeng


“ayah?” bathin kania


“saya tau sekarang ayah kamu sedang kritis di rumah sakit, saya juga dengar ibu tiri kamu mencoba untuk mencelakai bahkan ingin membunuh ayah kamu saat kondisi nya mulai membaik kemaren” terang nyonya ajeng


“dengar kania,,ayah kamu saat ini sangat membutuhkan pengobatan dan jika kamu lengah, dia bisa kembali mengahadapi maut yang siap menerkam nya kapan saja, karna ibu tiri kamu sangat licik, saya pastikan dia akan kembali untuk membunuh ayah kamu”


kania menatap nyonya ajeng dengan isakan nya, benar yang di katakan wanita di hadapan nya ini, ayah kania sangat membutuhkan uang untuk pengobatan nya dan ibu tiri kania? dia pasti akan kembali dan menghabisi ayah nya, itu tak boleh terjadi, kania menggeleng cepat kepalanya


“tidaakkk,,ayah tidak boleh pergi, tidaakkkkk” ucap kania, tangis nya kembali pecah


nyonya ajeng berjalan mendekati kania


“saya pastikan ayah kamu akan mendapat perawatan yang terbaik dan saya juga akan menjaga ayah kamu dari ibu tiri kamu yang kejam itu” ucap nyonya ajeng pasti


mendengar ucapan nyonya ajeng itu membuat kania langsung turun dari duduk nya, dia merangkak meraih kaki nyonya ajeng, dia bersujud dan memeluk erat kaki nyonya ajeng


“saya mohon bantu ayah saya nyonya, saya tidak mau kehilangan nya” ucap kania dengan tangis histeris, cukup sudah sang ibu meninggalkan nya, dia tak ingin ayah nya juga pergi untuk selama lama nya


nyonya ajeng duduk dan melepaskan pelukan kania pada kaki nya, dia memegang lembut pundak kania


“menikah lah dengan anak saya, maka saya akan pasti kan semua itu tak akan terjadi” ucap nyonya ajeng menatap penuh harap kedua bola mata kania yang sudah basah oleh air mata


“saya akan melunasi semua hutang keluarga kamu, jadi kamu tidak perlu takut di kejar orang dan menikah dengan mantan bos kamu itu lagi” tambah nyonya ajeng


ini pilihan yang sangat sulit bagi kania, di satu sisi dia senang nyonya ajeng mau membiayai pengobatan ayah nya bahkan menjaga ayah nya juga, sekaligus melunasi semua hutang keluarga nya, di sisi lain, kania takut menikah dengan anak nyonya ajeng itu, terlihat jelas bagaimana kejam dan dendam nya adit kepada dia


“harus bagaimana Tuhan??” bathin kania

__ADS_1


“saya mau kamu menjawab sekarang juga kania” ucap nyonya ajeng yang menyadarkan kania dari kecamuk fikiran nya


“saa ya takut dengan anak anda nyonya” ucap kania terbata, mencoba menjelaskan apa yang dia rasakan


nyonya ajeng tersenyum mendengar ucapan kania, siapa yang tidak takut dengan anak nya itu?? nyonya ajeng sendiri tau semua sifat buruk anak bungsu nya


“kamu tidak perlu takut, saya akan menjaga kamu dari dia, saya pastikan kalau dia tidak akan menyakiti kamu lagi” ucap nyonya ajeng dengan sedikit keraguan, tapi dia tidak memperlihatkan keraguan nya itu pada kania


“ini pasti akan sangat sulit kania, saya mohon bantu saya, saya akan menjaga kamu sebisa saya” bathin nyonya ajeng sambil menatap iba ke arah kania


“saya yakin kamu pasti bisa” ucap nyonya ajeng memegang lembut pipi kania, dia mengusap air mata yang sedari tadi membasahi wajah kania


kania hanya diam tak menjawab


“bagaimana? apa kamu setuju?” tanya nyonya ajeng sambil menatap lekat kedua bola mata kania


lagi lagi kania hanya diam, dia benar benar tak tau harus menjawab apa, fikiran nya kacau, ketakutan akan kekejaman adit langsung terbayang di ingatan nya, melihat ekspresi kania yang hanya diam tak menolak membuat nyonya ajeng tersenyum dan berkata


“saya anggap ini persetujuan dari kamu” sambil membawa tubuh kania kedalam pelukan nya


“taa pii nyonya” ucap kania


“tidak ada tapi tapian” potong nyonya ajeng


“saya akan membuat sedih kamu selama ini menjadi kebahagiaan” ucap nyonya ajeng sambil membelai lembut pucuk kepala kania


kania menerima pelukan nyonya ajeng, ada kenyamanan yang dia rasakan


“Tuhan,,semoga ini jalan yang benar, semoga aku tidak salah langkah” bathin kania

__ADS_1


*** huhuhu akhirnya nyonya ajeng berhasil membungkam mulut kania guyss,, kania tak punya pilihan selain mengikuti perintah nyonya ajeng,, seperti apakah kelanjutan nya? apakah kania akan mendapatkan kebahagiaan nya dengan menikah bersama adit?? atau justru sebalik nya?


pantengin terus cerita "Buah KeSabaran Kania (Istri Ku) ya guyssss


__ADS_2