
“Diitt, sudah waktunya pulang” ingat Jack
“lo duluan aja, bentar lagi gua pulang” jawab Adit sambil membalik posisinya, Adit sekarang sedang berbaring di ruang istirahatnya, dia kesal karna data yang dia cari tidak ditemukan, wanita itu sungguh misteri, hanya beberapa data formal saja, membuat Adit kesulitan mencari tau latar belakang dan dimana wanita itu tinggal
“lo ada masalah??” tanya Jack heran, sepertinya Adit menyembunyikan sesuatu darinya, tapi dia sendiri tidak tau apa itu
“gak ada, udah sana lo pulang, gua mau istirahat lagi sebentar” usir Adit, akan sangat mudah jika dia menyerahkan tugas itu kepada Jack, namun dia tau kondisi sekarang tidak mungkin Jack akan membantunya, lagian insting seorang Jack sangat cepat, dia dengan mudah membaca isi fikiran seseorang, apalagi Adit yang sudah dari kecil bersamanya
“yaudah kalau gitu, gua udah siapin mobil baru buat lu, ini kuncinya” Jack melempar sebuah kunci kepada Adit yang berhasil mendarat di keningnya
“shiiitt,,lo mau mati ya” kesal Adit sambil bangkit dari tidurnya, dia ingin membalas Jack
“gua duluaaaan” teriak Jack yang sudah terlebih dahulu berlari dan hilang dari pandangan Adit
“cchh” umpat Adit, dia memegang keningnya, kini tangan Adit menyentuh perban yang membaluti lukanya, bayangan wanita penolongnya kembali lagi dalam ingatannya
“gua pasti bakal dapetin dia,,pastii”yakin Adit sambil menggenggam erat tangannya
“ting..” sebuah pesan masuk ke ponsel Jack, dilihat pada layar, pengirim pesan tersebut “Wanita Ku” Jack tersenyum sambil menekan tombol buka
“yank,,gua udah didepan kantor lu”
Jack langsung bergegas keluar dari kantornya, walaupun setiap hari bertemu dengan sang kekasih, tapi Jack tidak merasakan yang namanya bosan, malah dia selalu merasa rindu, ingin terus bertemu dan selalu bersama
“ayankkk kuuuu” teriak Clara sambil mengembangkan kedua tangannya, dengan senang Jack juga mengembangkan kedua tangannya dan mereka berpelukan sangat dalam, padahal baru kemaren mereka bertemu, tapi seperti sudah bertahun-tahun tidak bersua
“kangen gua gak???” tanya Clara dengan senyum indah dan tatapan menggodanya
“enggak” jawab Jack sambil melepaskan pelukannya
Clara langsung cemberut dan menghentakkan kakinya seperti anak kecil yang tidak dibelikan permen oleh orangtuanya, melihat tingkah Clara yang sangat imut itu membuat Jack tersenyum, senyuman Jack sangat menggoda loh guys,, Clara aja meleleh dibuatnya
*esss kaleee meleleh thorr hehe
Clara masih diam dengan bibir yang dimonyongkan, dia kesal karna Jack tidak merindukannya, padahal dia sudah hampir mati menahan kerinduan itu
Jack berjalan mendekat kearah Clara, namun perempuan itu berjalan menjauhi Jack, Jack berlari mengejar Clara, yang alhasil membuat mereka kejar-kejaran manjaahhh di parkiran mobil
“hahaha gak dapett gak dapeettt” ejek Clara sambil menjulurkan lidahnya
“awasss yaaaa,,gua kejar sampai dapatt nihhhh” Jack kembali mengejar Clara hingga akhirnya dia mendapatkan perempuan itu, Jack langsung mengacak-acak rambut Clara,,
“aaaaaa mestii acakin rambut gueee” kesal Clara, dia dengan segera merapikan kembali rambutnya
__ADS_1
“tetep cantik kok” puji Jack sambil memeluk kembali bidadarinya itu, Clara tersenyum senang dan membalas pelukan bidadaranya
“ciihhhh,,kayak bocah aja, udah pada tua juga” kesal Adit, ternyata Adit melihat semua adegan kejar-kejaran Jack dan Clara, termasuk pelukan mesra antara dua insan yang dimabuk cinta itu, yang tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang dibuat panas oleh tingkah mereka
“yaudah yuk pulang,,” Jack membuka pintu mobil dan mempersilahkan sang ratu untuk masuk, tak lupa dia mengenakan seatbelt agar tetap safety,,
Setelah mobil Jack berlalu pergi, Adit pun dengan segera keluar dari persembunyiannya dan mengendarai mobil meninggalkan kantornya
Mobil yang dikendarai Adit berjalan pelan, hujan mulai turun membasahi bumi, kilat dan petir seketika hadir memberikan ucapan selamat malam untuk Adit, laki-laki itu fokus mengendari mobilnya hingga disuatu halte dia melihat seseorang..seseorang yang mungkin dia kenal, dengan cepat dia menghentikan laju mobilnya, dia membuka kaca mobil dan melihat dengan saksama,,pucuk dicinta perempuan itu ada disanaa eaakkk
Dengan cepat adit meraih payungnya dan keluar dari mobil
“hallo...lo yang tadi nolong gua kan??” tanyanya dengan senang, akhirnya dia bertemu kembali dengan wanita itu, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan kali ini, dia harus mendapatkan nomernya dan tau dimana dia tinggal
“eh iya hallo,,mas yang tadi ya??” tanya wanita yang tengah terduduk diujung halte itu, dia meringkuk kedinginan serta takut dengan kilat
“iyaa,,lo ngapain disini??” tanya Adit, dia membantu wanita itu bangkit dari duduknya
(lembut sekali tangannya) bathin Adit
*sa aee lu Dit...
“terimakasih mas,,lagi nunggu bus mas” jawabnya saat dia sudah berdiri tepat didepan Adit
“ceklekkk” sebuah kilat berhasil menyambar, respon yang baik dari Adit, dia menutup tubuhnya dan wanita itu dengan payung yang sedari tadi dia pegang, wanita itupun dengan reflek menyembunyikan tubuh mungilnya di belakang tubuh kekar Adit
“deg deg deg deg” jantung Adit bergemuruh kencang, nafasnya seketika berhenti bekerja, sangat sesak dia rasakan,,
“maa maaf masss” ucap wanita itu, kini dia sudah melepaskan pelukannya dari tubuh Adit
“massss..” ucapnya lagi,,tapi tak ada respon dari Adit, dia seperti patung diam membisu
“massss” kini wanita itu menggoncang tubuh Adit, yang berhasil membuat kesadaran Adit kembali lagi, dia dengan segera mengambil udara sebanyak-banyaknya
“mas kenapa??” tanya wanita itu melihat Adit pucat
“gak,,gua baik-baik aja” jawab Adit sambil melihat kearah lain, dia tidak berani menatap wanita yang tengah berdiri dihadapannya itu, jantungnya lagi tidak sehat pikirnya
*salting cieeee
“maaf ya mas, tadi saya tidak sengaja memeluk mas” ucap wanita itu merasa bersalah
“iya,,gak papa, santai aja” Adit melonggarkan dasinya yang terasa mencekik lehernya, dia benar-benar salah tingkah, sudah lama dia tidak merasakan hal seperti ini, apakah ini yang dinamakan cinta?? terakhir dia merasakan hal ini saat masih bersama dengan mantan yang ternyata menghianatinya itu
__ADS_1
“oh ya, rumah lo dimana? biar gua antar pulang” pinta Adit
“gak usah mas,,gak usah, aku gak mau merepotkan mas nya” tolak wanita itu dengan sopan
“enggak kok,,anggap aja gua balas budi karna lo tadi udah nolongin gua” Adit tidak ingin hilang kesempatan, dia ingin sekali tau dimana wanita ini tinggal dan nantinya akan memudahkan dia untuk menemuinya kembali
“bener nih gak kenapa-kenapa mas?” tanya wanita itu memastikan
Adit hanya menjawab dengan anggukan
Akhirnya Adit dan wanita itu masuk kedalam mobil, suasana didalam mobil sangat canggung, tidak ada yang berani memulai obrolan terlebih dahulu, Adit ingin sekali berbincang dengan wanita itu, namun dia bingung memulainya dari mana, hingga akhirnya wanita itu membuka percakapan
“terimakasih ya mas, sudah mau mengantar aku pulang” dia melihat kearah Adit dengan senyumnya yang sangat manis, Adit terbuai dengan senyuman itu
“iiyaa, sama-sama, gua juga makasih tadi lo udah mau nolong gue” Adit merasa tadi dia tidak mengucapkan terimakasih kepada wanita itu dengan benar
“sama-sama mas,,” lagi-lagi wanita itu tersenyum dan menatap kearah Adit
Tatapan ituuu,,senyuman ituuu,,seperti dulu selalu Adit lihat,,seketika Adit teringat dengan mantan yang sudah menghianatinya, iyaaa...ternyata senyuman dan tatapan itu mirip dengan Gaby, namun Adit langsung menepisnya, dia bukan Gaby, dia wanita yang baik, Gaby sudah hilang dari hidupnya sangat lama, ini orang yang berbeda, bathin Adit
“oh ya kita belum kenalan,,nama lo siapa??” tanya Adit
“nama aku Angel, nama kamu siapa mas?”
“Adit, nama gua Adit” terang Adit,, Angelll,,bagus sekali namanya, Angel adalah malaikat, sama seperti orangnya, ini adalah malaikat yang Tuhan ciptakan buat gue,,bathin Adit
Tak terasa tibalah mereka di rumah Angel, tapi tunggu..itu bukan rumah,,itu adalah panti asuhan
“lo tinggal disini?” tanya Adit tidak percaya
“iyaa,,kenapa? kamu malu ya kenal sama anak yatim piatu seperti aku?” tanya Angel dengan mukanya yang sedih
“mmm enggak kok, gua gak bermaksud begitu, sorry gua gak tau sebelumnya”
Angel tersenyum,,
“gapapa kok, terimakasih ya sudah mengantarkan aku pulang,,kamu hati-hati ya, aku permisi masuk dulu” Angel langsung bergegas masuk dan meninggalkan Adit yang masih mematung diluar melihat kepergian Angel
“waahh,,perempuan yang luar biasa” puji Adit,,
“Shiittt” seketika dia kesal, dia lupa meminta nomer telpone Angel, tapi gapapa, setidaknya dia sudah tau dimana Angel tinggal, kedepannya akan sangat mudah untuk dijumpaii,,dengan senyum penuh kemenangan, Adit masuk kedalam mobilnya dan berlalu pergi menjauhi panti asuhan kasih bunda itu
Duh duh,,Adit mulai suka nih sama Angel,,lah Kania gimana donk?? masak baru nikah udah ada orang ketiga??
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen ya guys
makasihhh