
Adit tak hentinya menyumpah serapah diluar sana. Ingin sekali Kania menemuinya, membuka pintu rumah, dan mempersilahkan Adit keluar dari rumah kontrakannya.
“Pergilah,,jangan hanya menyumpahi ku! aku juga tidak butuh kamu sebagai suamiku” Kania membatin. Namun dengan cepat dia berucap.
“Astaghfirullahhaladzim, Ya Allah ampuni aku” Kania kembali mengelus dadanya.
“Ya Allah, limpahkan aku sabar Mu yang berlimpah” Kania hanya meminta itu kepada sang Maha Pencipta.
Bagaimana dengan kalian readers??? Bagaimana jika suami kalian diposisi Adit sekarang? Apa kalian akan bersabar, atau menendangnya keluar?? hahaha, Allah hualam ya readers,,setiap orang memiliki kadar sabar dan kadar kesanggupannya masing-masing. Semoga yang sudah berumah tangga, dilancarkan dan dijauhkan dari hal-hal yang dapat menghancurkan ya readersss,,stay positif dan semangat selalu...
Boleh nih, share di kolom komentar, ujian rumah tangga readers masing-masing, dan pelajaran yang bisa di dapat, supaya bisa saling sharing untuk jauh lebih baik lagi hehe
Kita lupakan Adit dan Kania sejenak ya readers, kita beralih ke Jack dan Clara, gimana ya kondisi mereka sekarang? Cusss pantengin terus "Doa Istri yang Teraniaya”
“Yank,,biar gua aja yang nyetir ya” Clara mengambil kunci mobil Jack.
“Maaf ya yank, jadi menyusahkan lo” Jack merasa tidak enak.
“Kita adalah pasangan, selalu saling membantu dan selalu saling menyayangi, kali ini, lo duduk yang baik ya, gua yang ambil alih semuanya” ucap Clara sambil tersenyum, dia membuka pintu mobil, dan mempersilahkan Jack masuk. Tak lupa Clara memasangkan sheatbelt, agar tetap safety.
“Terimakasih Cayank” Jack sangat bersyukur memiliki Clara.
Clara mengedipkan mata sebelah, mencairkan suasana yang tadi sangat menegangkan. Jack terkekeh melihat kelakuan Clara.
“Mau diantar kemana Tuan?” Clara menjadikan dirinya sebagai supir.
“Apartemen X, tolong antarkan gua dengan selamat, karna istri gua sedang menunggu kedatangan gua” jawab Jack, dengan sorot mata yang meyakinkan.
“Siap Tuan, tapi ongkosnya jadi 3x lipat ya” Clara mengingatkan.
“Bahkan jika tagihannya harus menemani lo seumur hidup, gua tidak akan pernah menolaknya” ucap Jack tulus, matanya menatap penuh cinta kearah Clara, sedangkan Clara fokus pada kemudinya. Tapi dalam hatinya, dia sangat meleleh mendengarkan kata-kata Jack barusan.
“I love you cayank” Jack mengungkap isi hatinya. Clara semakin dibuat meleleh, namun dia berpura-pura tidak mendengarkan apa yang barusan Jack katakan.
“Iya,,anda bicara apa barusan tuan???” Clara mencoba bertanya kembali.
Jack tersenyum, tangannya kini mencoba menggelitik pinggang Clara, perempuan itu kini mencoba menggodanya.
“Iiisshh cayankk,,aku lagi mengemudiii,,jangan di ganggu” akhirnya Clara menyerah, dia terkekeh senang.
“Pura-pura gak denger lagi??” Jack bertanya.
“Hahaha gua selalu mendengarnya cyank, bahkan lo gak ngungkapin sekalipun. Karna gua tau, dihati lo Cuma ada gue” jelas Clara. Sungguh sangat percaya diri sekali dia. Dan memang itulah kenyataannya. Jack sangat mencintai Clara, begitupun dengan Clara. Cinta mereka sangat tepat, dan terbalaskan satu sama lain.
__ADS_1
“Syukurlah,,karna memang dihati gua Cuma ada elo, tidak akan ada siapapun yang bisa menggantikan elo disini” Jack menunjuk dadanya. Clara melihat sejenak, kemudian dia kembali memfokuskan diri pada kemudinya.
Keheningan sejenak antara Jack dan Clara, hingga akhirnya Clara memulai kembali percakapan diantara mereka.
“Yank, gimana nasib Adit dan Kania?”
Jack menggeleng, “Gua gak tau gimana keadaan mereka sekarang, gua hanya bisa berdoa, ada keajaiban untuk rumah tangga mereka” Jack melepaskan nafas gusar. Dia merasa berdosa kepada Kania, andai dulu dia menghalangi pernikahan Kania dan Adit, maka Kania tidak akan menderita seperti ini. Jack memang sudah menganggap Kania sebagai adiknya sendiri.
“Pasti berat menjadi Kania” Clara pun ikut merasakan sakitnya menjadi Kania.
“Kini ada seseorang didalam rumah tangga mereka” Jack memberitahu Clara.
“Whattt???” Clara terkejud, tanpa disadari, dia menginjak rem. Yang membuat tubuhnya dan Jack terhempas kedepan.
“Aaaww,,Yank,,hati-hati” Kaget Jack.
“Ma maaf cyank, gua gak sengaja” Clara merasa bersalah, karna menginjak rem mendadak.
“Lo gak kenapa-kenapa kan?” Jack khawatir, sambil memegang tangan Clara.
Clara menggeleng, dia mencoba mengatur kembali nafasnya.
“Gua gak papa, lo sendiri? ada yang sakit?” Clara juga menghawatirkan Jack.
“Yank,,seseorang dalam rumah tangga Kania dan Adit, maksudnya gimana? apa Kania tengah (Clara membulatkan perutnya, membentuk seperti orang hamil)”
Jack menggeleng.
“Terus apa??” Clara sangat penasaran.
“Ada seseorang yang tengah dekat dengan Adit” terang Jack.
“Apaaaa??????” Clara kaget bukan main.
“Siapaa??? siapa yang mau dengan iblis seperti Adit?? sejak kapan? dan kenapa Adit mau membuka hati untuknya??? siapa dia???” banyak pertanyaan di kepala Clara. Clara benar-benar tidak menyangka.
“Kita lanjutkan di Apartemen aja, lo masih bisa nyetirkan?” Jack bertanya.
Clara menarik nafas dan menghembuskannya. Dia mengatur kembali detak jantungnya. Mencoba menstabilkan kembali dirinya.
Tak lama, Clara melajukan kembali mobil yang tadi sempat terhenti. Tak ada lagi pembicaraan antara mereka berdua. Hingga tibalah merekaa di Apartemen Jack.
Clara memapah Jack sampai masuk kedalam Apartemen, tak lupa dia membersihkan luka, serta mengobati luka yang Jack alami.
__ADS_1
“Lo mau makan apa Yank? gua pesenin” Clara bertanya, karna dia lagi tidak mood untuk memasak.
“Bebas yank, gua bisa makan apa aja” Jack pun enggan untuk memikirkan, menu apa yang ingin dia santap hari ini.
“Lo istirahat dulu ya, gua mau mandi bentar” Clara merasakan panas, badannya lengket, dia ingin membersihkan diri. Jack mengangguk, berbeda dengan biasanya. Biasanya dia selalu menggoda Clara untuk ikut mandi bersamanya.
15 menit berlalu, Clara selesai dengan ritual mandinya, bertepatan juga dengan pesanan mereka telah tiba. Clara langsung menyajikan makanan itu di meja makan, Jack masih bisa makan sendiri, jadi tidak perlu disuapkan.
“Enak yank?” Clara bertanya. Lagi-lagi Jack mengangguk.
“Yank, apa benar Adit punya perempuan lain?” Clara akhirnya bertanya, menyelesaikan teka teki, dan rasa penasaran yang sedari tadi menghantuinya.
“Heem” Jack menjawab singkat.
Jack mengeluarkan sebuah amplop, dimana, didalam amplop itu berisi foto-foto Adit dan Angel (Perempuan yang diduga selingkuhan Adit) dan beberapa lembar biodata Angel.
“Angell???” Clara mengerutkan keningnya.
“Wajahnya sangat asing, tapi matanya, gua seperti melihat seseorang dengan mata itu” Clara kembali berkomentar.
“Sejak kapan mereka menjalin hubungan?” Clara bertanya.
“Sepertinya mereka belum ada hubungan apa-apa, tapi dilihat dari sini, sepertinya Adit mempunyai hati untuk wanita itu” terang Jack.
“Bagaimana bisa?? Adit bukan laki-laki yang gampang untuk membuka hati” jelas Clara.
“Seperti yang lo bilang tadi, Mata perempuan itu seperti tidak asing, seperti mengenal, namun tidak, seperti tidak mengenal, namun sangat familiar” Jack masih mencoba menerka-nerka, siapa gerangan perempuan itu. Masih tanda tanya besar juga di kepala Jack, kenapa dengan begitu mudah, Adit membuka hati untuknya.
“Seperti Cika, namun berbeda, tidak sama” Clara asal ceplos. Namun berhasil membuat Jack terdiam.
“Ci cika” ucap Jack pelan. Dia menganggukkan kepala pertanda mengerti.
“Iya kan?? dia mirip Cika, mantannya Adit, walaupun mukanya beda, tapi lihat matanya, matanya mirip sekali” Clara kembali mengulang kata-katanya.
Jack bangkit dan meraih ponselnya..
“Yank,,mau kemana? makanannya belum habis” Clara mengingatkan.
“Sebentar yank,,” Jack meninggalkan Clara, dan langsung memulai panggilan telphone dengan seseorang.
“Jangan lama-lama ya” ucap Clara, dia kembali melihat kembali foto-foto kebersamaan Adit dan Angel..
Hmmmm gimana nih readers?? apakah Cika dan Angel 1 orang yang sama? atau hanya mirip saja???
__ADS_1
Masa sih, mantan yang sudah dibuang Adit, bisa masuk kembali ke hidup nyaaa