Doa Istri Yang Teraniaya

Doa Istri Yang Teraniaya
Pembalasan Amel!


__ADS_3

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaa awas kalian,,saya akan buat perhitungan!!!” pekik Amel, dia sungguh tidak terima dijadikan santapan Purwo dan para Bodyguardnya, dia mengelap kasar tubuhnya,,dia sungguh-sungguh jijik dengan diri sendiri, tubuh seindah dan mahal ini bisa di jamah bergiliran oleh orang-orang yang eeuuuwww banget menurutnya


“Saya tidak akan biarkan kalian bisa bernafas dengan tenang!” Amel mengepalkan jarinya, dia sungguh dibakar emosi


“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” lagi-lagi dia berteriak histerisss


“Kaniaa,,Purwo,,kalian akan habis ditangan saya!” rutuk Amel dengan mata yang memerah, dia segera bangkit dan masuk kedalam toilet, dia membasahi tubuhnya dari atas hingga bawah, dia mengguyur tubuhnya dengan air yang banyak, jijik,,sungguh menjijikkan


***


Malam berlalu,,Adit kembali kerumahnya dan beristirahat dengan tenang, tidak ada tanda-tanda kehidupan dalam rumah besar mewah bak istana itu, dan memang seperti inilah maunya, dia tidak ingin ada yang mengganggu, termasuk Kania


Berbeda jauh dengan Adit, diluar sana Kemal terus menyisiri jalan, berbekal sebuah foto kakaknya, dia bertanya kepada semua orang yang lalu lalang


“Tuan,,apakah anda melihat kakak ku?”


“Kakak, apakah pernah melihat kakak ku?”


Seperti itulah Kemal terus bertanya, namun tidak ada satu orangpun pernah melihat Kania sang kakak, malam mulai dingin, Kemal menepi, duduk di kursi tunggu busway, dia selalu melihat setiap orang yang turun maupun naik, berharap dari sekian banyaknya orang disana, ada sosok yang selama ini dia cari, namun sepertinya dewi keberuntungan belum berada di pihaknya


“Hallo Adik kecil, sedang apa kamu disini sendiri? mana orangtua mu?” tanya seorang perempuan cantik


Kemal menarik wajahnya dan melihat ke sumber suara


“Saya sedang mencari kakak saya, apakah kakak pernah melihatnya??” tanya Kemal sambil menunjukkan foto Kania, perempuan itu melihat foto yang berada ditangan Kemal, sebuah senyum terbesit indah di wajahnya


“Maaf Adik kecil, kakak tidak pernah melihat kakak mu” jawabnya sambil duduk disamping Kemal


Kalian tau siapa perempuan itu readers?? Dia adalah Angel


Kemal membuang nafasnya pasrah, kemana lagi dia harus mencari Kania?? dan dimanakah malam ini dia harus tidur??


“Bus sudah datang, apa kamu mau naik bus??” tanya Angel, Kemal menggeleng


“Rumah mu dimana? ini bus terakhir loh” terang Angel, Kemal menatap bus itu, dia harus kemana? apa dia tidur di halte saja??


“Kamu punya tujuan kah Adik kecil?” tanya Angel lagi, Kemal menggeleng sambil menundukkan kepalanya


“Kalau begitu ikutlah dengan kakak, malam ini kamu harus beristirahat, besok kamu bisa melanjutkan kembali mencari kakak mu, Ayooo” Angel menarik tangan Kemal saat bus sudah berhenti di halte tempat mereka menunggu


Tak ada pilihan lain, Kemal mengikuti Angel, dia duduk dikursi samping Angel


“Malam ini tidurlah dirumah kakak, tidak baik anak kecil berkeliaran diluar sendiri malam-malam” nasehat Angel, Kemal hanya mengangguk

__ADS_1


“Terimakasih kakak, maaf saya merepotkan kakak” ucap Kemal pelan


“Tidak apa, Adik kecil, siapa namamu?” tanya Angel sambil menjulurkan tangannya


“Kemal kak” sambil membalas uluran tangan Angel


“Nama kakak Angel, kamu bisa menganggap kakak seperti kakak mu juga” terang Angel sambil tersenyum dan membelai pelan rambut Kemal


“Terimakasih kakak” Kemal membalas senyuman Angel


“Kamu ganteng sekali Kemal, gemes deh” Angel mencubit gemes pipi Kemal


Huuhh,,semua perempuan kenapa seperti ini?? lihat yang ganteng dikit, yang comel dikit,,langsung di cubit pipinya, langsung di uwel-uwel wajahnya, Kemal sedikit tidak senang, walaupun ini bukan kali pertama dia menerima perlakuan seperti ini


“Sudah ganteng dari lahir kak” jawab Kemal sambil menjauhkan wajahnya dari Angel, dia tidak ingin perempuan itu kembali mencubit pipinya yang cubby


“Kamu udah makan belum? kakak ada kebab nih, mau gak?” tanya Angel sambil membuka tasnya dan mengambil 2 buah kebab yang aromanya sangat lezat, membuat perut Kemal makin mereog minta diisi


Kemal hanya tersenyum


“Ini buat kamu,,yang ini buat kakak” ucap Angel sambil membuka bungkus kebabnya


Kemal menerima pemberian Angel, tak lupa dia mengucapkan terimakasih


“Enak gak?” tanya Angel sambil terus mengunyah kebabnya


“Harganya berapa kak?” tanyanya lagi


“Kenapa nanya harga? kamu mau bayar kah??” tanya Angel sambil menyenggol lembut pundak Kemal dengan sikunya


Kemal tersenyum sambil mengangguk


“Itu gratis buat kamu, kakak tadi beli buy 1 get 1 kok” terang Angel, Kemal ber oooo ria


“Emang kamu ngerti buy 1 get 1??” goda Angel sambil menaik turunkan alisnya


“Tau donk kak, beli satu gratis satu kan kak?” tanya Kemal memastikan


“Ululululuuu,,,udah ganteng, pinter lagi” puji Angel sambil kembali menarik gemes pipi Kemal


“Stop kak,,” Kemal menjauhkan wajahnya dan menahan tangan Angel untuk tidak terus meremas pipinya


“Kemal, kamu sudah punya pacar belum?” tanya Angel sambil mengacak rambut Kemal, dia tersenyum menggoda kepada bocah kecil nan tampan itu

__ADS_1


“Ishh kakak,,Saya masih kecil, tidak boleh pacaran” jawab Kemal sambil menggelengkan kepalanya


“Kenapa?? padahal kakak jatuh cinta loh sama kamu,,habis kamu genteng bangettt sihh” lagi-lagi Angel memuji ketampanan Kemal, tak lupa dia memberikan senyum terindahnya untuk laki-laki yang masih sangat bocil itu


“Huffttt kakak sudah orang ke seribu lebih yang mengatakan seperti itu kepada saya” jawab Kemal tak lupa dengan gelengan kepalanya, dia merapatkan kedua tangannya ke dadanya


“Olololoooo berarti saingan kakak banyak donk?” goda Angel sambil mendorongkan kembali sikunya ke bahu Kemal


“Iyaa,,kakak harus antri dulu” jawab Kemal sambil tertawa, Angel pun ikut tertawa mendengar jawaban Kemal, bocah kecil ini sangat pintar dan bijak menurutnya


“Kita sudah sampaiiiii,,ayo turun” Ajak Angel saat bus itu sudah sampai di pemberhentian terakhir,,rumah Angel tidak jauh dari halte pemberhentian bus itu


“Rumah kakak dimana?” tanya Kemal saat mereka sudah berjalan menjauhi halte bus


“Itu,,di depan sana rumah kakak” jawabnya sambil menunjuk


“Sebenarnya itu bukan rumah kakak sih, kakak hanya menumpang disana” tambahnya sambil tersenyum, Kemal mengerutkan keningnya


“Gapapa, kamu diterima kok disana, siapapun,,bukan hanya kamu” terang Angel, dia terus melanjutkan langkah kakinya diikuti dengan Kemal hingga tibalah mereka di Panti Asuhan Kasih Bunda itu


Kemal terkejut, ternyata ini rumah yang dimaksud oleh Angel


“Kakak tinggal disini??” tanyanya memastikan


Angel mengangguk


“Kenapa?? kamu tidak mau berteman sama kakak? kalau kita tidak bisa jadi pasangan, setidaknya kita bisa menjadi teman kan???” jawab Angel tersenyum sambil menyentil lembut bahu Kemal


Kemal tersenyum,,


“Saya akan mempertimbangkan kakak” ucap Kemal sambil tertawa,,


“Wawww,,kakak di antrian paling depan ya sekarang” tambah Angel sambil tertawa juga


Mereka tertawa bersama sambil masuk kedalam panti asuhan itu...


Dibelahan tempat lain....


“Awas aja kamu Kania,,walaupun saya tidak bisa menemukan mu, saya bisa menghancurkan hidup mu” ucap Amel, sedari tadi dia memantau ruang perawatan sang suami (Ayah kandung Kania)


Dia dengan sabar menunggu para Bodyguard lengah, dia ingin masuk kedalam ruangan itu dan membuat perhitungan disana


Oh Amel,,,apa lagi yang akan kamu lakukan?? bukankah semua yang terjadi sama kamu karna perbuatan kamu sendiri? bukankah ada pepatah tabur tuai?? kenapa kamu menyalahkan Kania???

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya readersss,,,


Makasihhh...


__ADS_2