Doa Istri Yang Teraniaya

Doa Istri Yang Teraniaya
Akhirnya Purwo


__ADS_3

“Kaniaaa... Lo udah sadar???” tanya Clara saat dia mendapati ada sedikit gerakan dari tangan Kania


Gerakan Kania semakin membaik, dia kini sudah bisa membuka kedua matanya dengan sempurna


“Kaniaa,,lo bisa denger gue??” tanya Clara lagi, dia berdiri tepat disamping Kania sambil memegang penuh khawatir tangan Kania


Kania mengangguk, dia melihat ke sekeliling


“Dimana ini??” tanyanya sambil berusaha bangun dari tempat tidur


“Lo ada dirumah sakit,,gak usah bangun,,gua panggil dokter dulu” perintah Clara, dia langsung bergegas keluar dan memanggil dokter


“Kondisinya sudah membaik, istirahat 1 atau 2 hari dia sudah pulih kembali, kita berikan obat dan perawatan terbaik untuknya” jelas Dokter yang sudah memeriksa Kania


“Oke Dok, makasih yaa” ucap Clara


Dokter mengangguk dan langsung berlalu pergi keluar dari ruangan Kania


“Kak, Adit dimana?” tanya Kania, dia memperhatikan sekeliling, tidak ada nampak wajah sang suami, hanya ada Clara


“Gua gak tau dimana laki-laki itu, lo gausah tanya-tanya dia lagi, dia itu iblis, bukan manusia” kesal Clara, mana ada didunia ini laki-laki, apalagi seorang suami, tega mencekik istrinya hingga hampir kehilangan nyawanya


Kania terdiam, ingatan saat Adit yang tak punya hati dan iba sedikitpun mencekeknya, padahal dia tidak melakukan kesalahan apapun, menurutnya itu adalah hal lumrah yang dilakukan seorang istri pada suaminya, bahkan Tuhan memberikan bayak pahala untuk itu


“Kak, makasih ya sudah menjaga ku, maaf aku merepotkan kakak” terang Kania, kini dia tidak lagi menanyakan tentang Adit


“Tak apa Kania, kamu cepat sembuh ya,, istirahatlah yang banyak” ucap Clara, dia masih melihat kondisi Kania lemah


“Kak,,apakah ini rumah sakit yang sama dengan rumah sakit Ayah ku dirawat??” tanya Kania, pasalnya semenjak Ayahnya dirawat, dia belum sempat untuk menjenguk sang Ayah


Clara mengangguk


“Tapi lo gak boleh kesana sebelum kondisi lo membaik” Ingat Clara yang sudah tau maksud Kania


Kania membuang nafasnya perlahan, kemudian dia mengangguk


“Baiklah kak, aku akan sembuh dengan segera, aku ingin menemui Ayah ku”


“Good job Kania, sekarang istrirahatlah” Clara kembali membenarkan posisi tidur Kania dan memakaikan selimut kepadanya, tak lupa dia mengatur suhu ruangan agar tetap sejuk

__ADS_1


Kriingg


Ponsel Clara berbunyi


“Sebentar ya, gua angkat telvon dulu, lo istirahat ya” ucap Clara sambil berlalu pergi keluar dari ruangan Kania


“Hallo..”


“Kania sudah sadar yank, kata Dokter kondisinya sudah membaik, besok atau lusa sudah bisa keluar dari rumah sakit”


“Lo lagi dimana?”


“Ngapain disana?”


“Oke,,hati-hati ya,,” Clara langsung menutup telephonenya, dia menghela nafas dan membuangnya pelan, kemudian dia langsung kembali masuk ke ruangan Kania


***


“Anak kamu sudah membuat saya rugi besarr,,saya tidak mau tau, kamu harus mengganti semua kerugian saya dan membayar semua hutang-hutangmu” kesal Purwo kepada Amel ibu tiri Kania


“Lohh,,kok kamu minta sama saya?? kan saya sudah menyerahkan anak saya, apa itu tidak cukup??” tanya Amel, dia tidak terima disuruh membayar ganti rugi dan hutang yang sebenarnya adalah hutang dia sendiri itu


“Anak mu itu kabur,,dia memecahkan semua piring dan gelas mahal saya, saya tidak mau tau, kamu harus ganti rugi, kamu juga harus membayar semua hutang-hutang mu, saya sudah lelah berurusan dengan kamu” Purwo kapok, dia tidak ingin lagi mengeluarkan uang untuk wanita ini, dia lelah dijanjikan untuk dapat memiliki Kania, namun hingga kini dia tidak kunjung mendapatkan wanita montoks pujaannya itu


“Kamu jangan main-main dengan saya ya, saya bisa berbuat lebih sama kamu” Ancam Purwo, kalau dilihat-lihat, ibu tiri Kania ini juga tidak kalah dari Kania, dia juga memiliki tubuh yang indah, tak dapat anak, emaknya pun gapapalah, setidaknya dia sudah ada pengalaman, jadi Purwo tidak terlalu lelah bermain dengannya nanti


Fikiran nakal terbesit dikepala Purwo, dia tersenyum senang


Amel melihat jijik kearah Purwo, walaupun laki-laki tua ini banyak uang, tapi dia sudah bangkotan, lihat saja kepalanya, rambutpun enggan tumbuh disana, lalu itu,,lihat perut buncitnya,,,dan lagiii,,badannya yang pendek dan kulit yang hitam,,membuat Amel benar-benar ingin muntah, dia tidak ingin berlama-lama ada didekat Purwo


“Apaan sih kamu, sudah sana pergi, saya tidak punya urusan dengan kamu” ucap Amel sambil menutup pintu rumah mewahnya, namun dicegah oleh Purwo


“Kalian,,tangkap wanita itu” perintah Purwo kepada bodyguardnya


“He hee kalian mau apa??” Panik Amel saat Bodyguard Purwo masuk kedalam rumahnya dan memegang tangannya


“Lepasiiinn,,lepasin tangan kotor kalian dari tubuh ku” Teriak Amel, dia mencoba untuk melepaskan diri, namun apa daya, bodyguard yang berbadan kekar itu sangat kuat untuk seorang perempuan lemah seperti Amel


Purwo tertawa senang, dia menutup pintu rumah Amel

__ADS_1


“Mau apa kamu?? kenapa kamu menutup pintunya?? lepaskan saya” lagi-lagi Amel memberontak, dia tidak ingin terjadi sesuatu pada dirinya


“Oh Amel...tidak bisakah kamu diam?? kamu sangat berisik” ucap Purwo yang kini sudah mendudukkan tubuhnya pada sofa empuk yang ada diruang tamu


“Lepaskan saya,,kamu jangan macam-macam sama saya ya” kesal Amel, dua bodyguard memegangnya dengan sangat kuat, menyulitkan dia untuk melepaskan diri


“Sepertinya malam ini kita punya santapan yang nikmat” ucap Purwo pada bodyguardnya, dia tertawa tebahak-bahak, diikuti dengan 4 orang laki-laki yang berbadan kekar itu


“Apa maksud mu? janga aneh-aneh kamu tua bangka” kesal Amel, dia takut santapan yang dimaksud Purwo adalah dirinya, dia tidak ingin dijamah oleh laki-laki tua itu, apalagi sampai digilir oleh para bodyguard yang sudah menatap penuh arti padanya


“Bawa dia masuk” Perintah Purwo sambil melihat ke sebuah kamar yang tidak jauh dari ruang tamu, dimana ruangan itu biasanya digunakan sebagai kamar untuk orang yang datang dan ingin menginap


“Tidakkkk,,,lepasiinn,,jangan sentuh saya tua bangka” maki Amel, kini dia benar-benar merasa ketakutan, kenapa bisa Purwo bertindak seperti ini padanya? semua karna Kania! andai Kania tidak kabur dan ada disini, dia tidak akan menjadi santapan tua bangka nan menjijikkan ini


Purwo dan bodyguardnya tertawa senang,,mereka berjalan dengan gembira menuju kamar itu, sementara Amel terus memberontak dan mencoba melepaskan dirinya


“Tunggu,,jangan lakukan apapun sama saya,,saya janji akan membawa Kania kehadapan mu malam ini juga, santapan mu adalah Kania, bukan aku!” tegas Amel, dia ingin Purwo tergoda bujuk rayunya, ini adalah satu-satunya cara terakhir agar dia bisa terbebas dari Purwo


Purwo berhenti sejenak, dia teringat akan Kania, bagaimana indahnya tubuh wanita itu, namun...


“Tidak,,saya tidak menginginkan Kania lagi,,kamu yang berhutang padaku, maka kamu yang harus menggantinya sendiri” ucap Purwo sambil membelai lembut pipi Amel


Ciihhh,,ini sungguh-sungguh menjijikkan, perawatan muka yang sangat mahal, bisa-bisanya Purwo menyentuh pipi mulusnya


“Jangan sentuh aku!! kamu akan menyesal jika kamu melepaskan Kania begitu saja, dia masih perawan, kamu akan mendapatkan sesuatu yang lebih menyenangkan dari pada aku” jelas Amel, dia masih mencoba untuk menghasut Purwo, bagaimanapun harus Kania yang menjadi santapannya, bukan dirinya


“Istri orang juga lebih menggoda bos” ucap salah seorang bodyguard Purwo


Mereka tertawa bersama, membuat Amel bergidik ngeri,,dia bersumpah, jika terjadi sesuatu pada dirinya, maka orang yang harus membayar ini semua adalah Kaniaa,,iyaa,,Kania si anak tiri tidak tau diri itu


“bawa dia masuk” perintah Purwo, dia sudah tidak tahan lagi untuk bisa menikmati malam yang panjang dan menyenangkan


“Tidakk,,lepasiiinnn,,Lepasiinn saya tua bangkaaa” pekik Amel, dia memberontak tidak ingin menjadi santapan laki-laki tua yang menjijikkan itu


Namun apa daya,,kali ini Purwo berhasil, dia mampu melepaskan hasrat uyung kecilnya,,ternyata Amel tak kalah nikmat dari istrinya, lama dia bermain didalam kamar nan gelap itu,,hingga akhirnya dia keluar


“Kini giliran kalian,,nikmatilah, dia sungguh lezat” ucap Purwo sambil tertawa senang


Hayoloohhh,,rasain kamu Amel,,makanya,,jangan jahat sama anak,,rasain sendiri kan kamu akibatnya..

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya guysss


Tengkiuwww


__ADS_2