Doa Istri Yang Teraniaya

Doa Istri Yang Teraniaya
Rekaman CCTV


__ADS_3

Seolah telah berada di surga, itulah yang dirasakan Kania, saat matanya perlahan terbuka, dia menyadari sekelilingnya sungguh berbeda dari yang biasa dia lihat.


“Ibu,,inikah surga? benarkah Kania sudah berada di surga? apa kali ini Kania bisa bertemu dengan Ibu?” begitulah pikirnya, sontak Kania sadar, dengan apa yang dia ucapkan.


“Tidak,,,jika ini surga,,bagaimana dengan Ayah? siapa yang akan menjaga Ayah?? Ibu,,Kania ingin kembali lagi ke dunia,,Kania tidak bisa meninggalkan Ayah sendiri disana” ucapnya, dengan buliran air mata, yang mulai membasahi pipinya.


“Kamu sudah bangun Nak?” tiba-tiba, terdengar suara seseorang menghampiri Kania, sontak dia sadar dari lamunannya, dan melihat ke sumber suara.


“Nyoo nyoonyaa,,” kaget Kania, sambil berusaha bangun dari tempat tidurnya.


“Tidak usah Nak, kamu tidak usah bangun, beristirahat lah” ucap wanita itu, sambil membawa kembali tubuh Kania, untuk berbaring di tempat tidur, yang tak lain adalah nyonya Ajeng.


“Maaf nyonya, kenapa saya bisa ada disini?” tanya Kania heran, yang dia ingat, kemaren dia sudah pergi dari rumah yang seperti neraka ini, tapi kenapa dia bisa ada disini sekarang?


“Kemaren kamu pingsan di tengah jalan Nak, untung ada pengawal yang melihat mu, jadi dia membawa mu kesini” jelas nyonya Ajeng.


“Maaf nyonya, saya sudah merepotkan anda” ucap Kania tidak enak.


“Tidak apa-apa Nak,,ini tidak sebanding dengan yang sudah kamu lakukan untuk cucu saya” jawab nyonya Ajeng, sambil menggenggam tangan Kania.


“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih, maaf karna anak saya sudah sangat kasar kepada mu, dan maaf kembali, anak saya kemarin ternyata tidak mengantarkan kamu, sampai ke gerbang depan” tambah nyonya Ajeng, sambil menunduk kan kepalanya menyesal.


“Tak apa nyonya, anda tidak perlu sungkan begitu, saya ikhlas membantu cucu anda nyonya, terimaksih anda sudah menyelamatkan saya, jika anda tidak menyelamatkan saya kemaren, saya tidak tau bagaimana nasib saya kemudian” ucap Kania yang juga berterimakasih.


Nyonya Ajeng tersenyum “Kamu sungguh anak yang baik, lebih baik lagi jika kamu menjadi menantu saya” ucapnya dalam hati.


Nyonya Ajeng sudah mengetahui semuanya, bagaimana Kania menolong Aurora, bagaimana Kania dengan kuatnya menggendong gadis kecil itu, menuju apotek untuk membeli obat, bagaimana dengan lembutnya Kania mengobati luka Aurora, Membelikan Aurora roti, dan mengantarkan Aurora pulang dengan selamat, nyonya Ajeng sudah melihat rekaman cctv, yang sudah di dapat pengawal, yang di perintahkan Adit semalam.


** Flashback on


Senyum merekah keluar dari kedua sudut bibir nyonya Ajeng, ketika melihat rekaman cctv, saat Kania menolong Aurora cucunya, berbeda halnya dengan Adit, dia nampak mengepalkan kedua tangan nya.

__ADS_1


“Sial,,ternyata gadis bodoh itu memang telah membantu Aurora” umpat Adit kesal dalam hati.


“Bagaimana masih ada orang baik dalam dunia ini? sungguh mustahil,,pasti dia punya maksud lain, dia pasti tidak tulus dalam membantu” bathin Adit lagi.


Adit masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat, dia masih dengan fikiran nya, yang mengatakan tidak ada manusia di dunia ini yang tulus, dan ikhlas dalam membantu, melainkan ada sesuatu yang sudah di rencanakan.


“Kamu lihat Ditt,,gadis itu sungguh membantu Aurora, Momy tidak pernah salah dalam menilai orang” ucap nyonya Ajeng, sambil tersenyum, dan kedua bola matanya masih setia melihat rekaman cctv, yang memperlihatkan semua kejadian, yang sudah Kania dan Aurora lalui.


“Ceeeh,,” umpat Adit.


“Momy tidak bisa kah melihat ada niat lain dari wanita itu?” tanya Adit.


“Niat lain? apa maksud kamu Dit?” tanya nyonya Ajeng penasaran.


“Dia tidak tulus membantu Aurora Mom, pasti dia punya tujuan lain, Momy lihat saja nanti, dia pasti meminta imbalan yang besar, dan bisa saja dia menjadikan senjata, untuk selalu memeras kita, karna sudah menyelamatkan Aurora” jawab Adit.


“Buang semua fikiran buruk kamu Dit, Momy tidak suka melihat kamu dibutakan oleh fikiran buruk mu, tidak semua orang sama dengan yang kamu fikirin” ucap nyonya Ajeng, penuh penekanan.


Nyonya Ajeng tau dengan semua yang telah terjadi pada Adit, bagaimana kisah cinta Adit dahulu, dan bagaimana Adit dihianati. Hal itu juga yang membuat Adit berubah, menjadi seseorang yang kejam dan tak punya hati, apalagi itu menyangkut dengan wanita, nyonya Ajeng berusaha merubah fikiran buruk anaknya itu, tentang wanita, namun Adit tidak mau mendengar, dan memberi kesempatan kepada wanita-wanita, yang sudah di siapkan oleh nyonya Ajeng, tentu bukan wanita yang jahat, nyonya Ajeng sendiri yang sudah memastikan terlebih dahulu, tentang sifat wanita yang ingin dia kenalkan kepada Adit, berharap putra nya itu mau membuka diri, namun nol, tidak ada yang pernah berhasil hingga nyonya Ajeng lelah dengan sendirinya, karna semua yang nyonya Ajeng kenalkan dengan Adit berakhir dengan tragis.


Tapi kali ini, seperti mendapat angin segar, kali ini sungguh berbeda, ada sedikit harapan dengan gadis yang sudah membantu Aurora itu, nyonya Ajeng seperti punya firasat, bahwa inilah wanita yang dia cari selama ini, inilah wanita yang akan merubah Adit kelak, inilah orang nya,,,yakin nyonya Ajeng.


“Sudah lah Mom, Adit muak melihat rekaman ini, pasti wanita murahan itu sudah menyiapkan rencana, sematang mungkin untuk mengelabuhi kita, Adit tetap tidak percaya, bahwa dia adalah orang yang baik, yang benar tulus dan ikhlas membantu Aurora, pasti ada udang di balik batu” ucap Adit, sambil berlalu pergi, meninggalkan nyonya Ajeng yang masih setia menyaksikan layar rekaman cctv itu.


“Tunggu Dit,,” henti nyonya Ajeng, sambil memegang tangan Adit.


“Apalagi sih Mom?” tanya Adit dengan kesal.


“Kamu tidak lupa kan, dengan yang kamu katakan semalam?” tanya nyonya Ajeng penuh selidik.


“Memangnya apa yang Adit katakan?” tanya adit kembali.

__ADS_1


“Kamu akan meminta maaf, dan mengucapkan terimakasih kepada gadis itu, jika terbukti bahwa benar dia yang sudah menyelamatkan Aurora” jawab nyonya Ajeng, dengan menatap tajam kearah Adit.


“Hehhh” Adit membuang nafasnya berat, sambil tersenyum kecut.


“Adit tidak akan mengatakan hal itu kepadanya Mom, karna Adit percaya, ada niat busuk dibalik semua yang udah dia lakukan”


“Adittt,,jaga mulut kamu!” bentak nyonya Ajeng.


“Adit bicara fakta Mom! Nomy akan sadar setelah semua harta Momy dikuras habis sama dia, dan Adit tidak akan membiarkan itu semua terjadi” ucap Adit dengan nada datar, dan berlalu pergi meninggalkan nyonya Ajeng.


“Adit tunggu,,Adiiiiit” teriak nyonya Ajeng, namun yang diteriaki tidak menanggapi, dan masih terus berjalan seolah tidak mendengar apa-apa.


“Sampai kapan kamu akan menutup mata, melihat ketulusan orang nak? sampai kapan kamu akan di rasuki penghianatan masa lalu mu??” ucap nyonya Ajeng, yang hanya didengar oleh dirinya sendiri, tak terasa butiran kristal jatuh disudut mata nya.


** Flashback off


“Nyonya,,nyonya,,apa nyonya baik-baik saja?” tanya Kania, saat melihat nyonya Ajeng diam dalam lamunannya.


“Oh maaf, iya,,saya baik-baik saja” jawab nyonya Ajeng, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


“Bagaimana dengan keadaan kamu? apa sudah baikan?” tanya nyonya Ajeng khawatir.


“Sudah nyonya, saya sudah baikan, sekali lagi terimakasih nyonya” ucap Kania.


“Alhamdulillah, syukurlah kalau kamu sudah lebih baik Nak” lega nyonya Ajeng, sambil tersenyum, Kania pun membalas dengan senyuman, tak lama terdengar suara getaran dalam tas Kania, dia langsung bangun menggapai tas nya, yang terletak di atas nakas samping tempat tidur.


“Tunggu nak, biar saya saja yang ambilkan, kamu berbaring lah, jangan banyak bergerak dulu” pinta nyonya Ajeng, seraya mengambilkan tas Kania.


“Terimakasih nyonya” ucap Kania, sambil meraih tas nya yang di berikan nyonya Ajeng, segera Kania mencari hanphone nya yang bergetar, dan langsung mengangkat panggilan itu.


“Apaaaa???” kaget Kania, jantung nya seketika berhenti berdetak, air matanya jatuh tanpa aba-aba, tubuhnya tiba-tiba pucat seolah darahnya pun enggan untuk megalir, Kania diam tanpa suara sedikit pun.

__ADS_1


*** Wah wah.. apalagi ini???? Sepertinya Dewi fortuna belum berpihak kepada Kania.. Lagi-lagi ada sebuah kabar buruk yang datang.. kali ini apa yang terjadi ya guys???


Pantengin terus yah "Buah KeSabaran Kania (Istri Ku) guysssss


__ADS_2