
Dia mencoba mengangkat tangannya untuk meraih tangan Adit, namun tenaganya benar-benar sudah habis,,pandangannya kini mulai kabur,,diujung penglihatannya dia melihat ada sang ibu yang sedang mengulurkan tangan kepadanya
“ibuuuuu....tolong Kania buu...tolong Kaniaa,,bawa Kania ikut bersama ibuuuu” teriaknya dalam hati hingga akhirnya perlahan demi perlahan mata Kania tertutup sempurna
“Adiiiit,,lo gila ya???” pekik Jack, dia langsung menendang kuat tubuh Adit hingga terperosot jauh
“Kaniaaa,,Kaniaa,,bangun Kaniaa” histeris Clara,,dia menggoyang tubuh Kania namun tidak ada respon
“Bin*tang lo,,kurang *jar,,,” Jack melayangkan tinjunya ke muka Adit, tak hanya sekali, namun berkali-kali
“gak ada manusia yang berperilaku seperti ini,,hanya sampah kayak lo yang gak punya otak” lagi-lagi tinju Jack tepat mengenai wajah Adit, dia menendang dan menghajar tubuh Adit membabi buta
“Shiiittt,,berhenti mengatai gua Jack” Adit bangkit dan mendorong tubuh Jack, dia membalas pukulan Jack, terjadilah adegan pukul-pukulan antara 2 saudara itu
“Stooopppp,,Jack Adit Stooppp” pekik Clara, bukannya bantuin Kania, mereka malah berkelahi, namun mereka tetap tidak menghentikan aksinya, tanpa fikir panjang, Clara berlari melerai mereka, Clara menarik paksa tubuh Jack, namun Adit masih tetap mencecar Jack, hingga akhirnya Clara menampar Adit dengan sangat kuat
“Plaakkkk”
“berani-beraninya lo nampar gue,,udah bosan hidup ha???” emosi Adit semakin membara saat Clara berani menamparnya, tanpa rasa takut dan bersalah dia maju dan ingin membalas tamparan Clara, Jack langsung maju dan melindungi wanitanya
“jangan pernah lo sentuh wanita gue dengan tangan kotor lo” emosi Jack yang tadi tertahan, kini bangkit kembali, lagi-lagi dia menendang kuat tubuh Adit, hingga perkelahian itu kembali terjadi, memang ilmu bela diri Jack jauh diatas Adit, dengan tanpa banyak perlawanan lagi, Adit terkulai lemah penuh darah di lantai, Jack langsung mengibakkan rambutnya, dia duduk mengimbangi tubuh Adit yang terkulai lemas
“Jangan pernah lupakan moto gua Dit,,siapapun yang berani mengganggu keluarga gue,,dia akan mati ditangan gue,,gua udah sabar selama ini melihat tingkah lo yang kekanak-kanakan, jangan pernah berfikir gua akan mengampuni lo lain kali” ancam Jack, dia berbalik menemui Clara dan Kania
“lo gak papa??” tanya Jack khawatir
Clara hanya menjawab dengan gelengan kepala, baru sekali ini dia melihat Jack semarah itu, dan baru kali ini juga dia melihat Jack menghajar orang dengan sangat brutalnya, berdelik ketakutan dihati Clara, sangat berbeda dengan Jack yang biasanya, memang seseorang yang biasanya diam, sekali marah akan seperti Neraka ditangannya
Jack meletakkan tangannya disela lobang hidung Kania, tidak ada nafas yang terasa, Jack kali ini memegang tangan Kania, dia mencoba merasakan nadi perempuan yang sudah dianggap seperti adik sendiri itu, Jack bernafas lega, masih ada sedikit detakan,,masih bisa diselamatkan, dia langsung menggendong tubuh Kania
“ayo,,kita bawa Kania kerumah sakit”
Lagi-lagi Clara tidak menjawab, dia hanya mengikuti langkah Jack, ketakutan masih tersisa didirinya, selama ini Clara mengira, Aditlah laki-laki yang paling kejam, namun kali ini ternyata Aditpun kalah dengan laki-laki yang telah lama bersama dengannya
__ADS_1
“tolong buka pintunya” perintah Jack,,Clara melihat Jack lekat, ada darah segar mengalir di pelipis mata Jack, namun Clara tidak berani untuk menyekanya, apakah nanti jika Clara melakukan hal yang salah, Jack akan menghabisinya dengan sangat kejam??
Tidak..Clara anak yang baik, dia sangat mencintai laki-laki itu dan dia sangat setia
“sayankkk” lagi Jack memanggil Clara
“iii iyaa,,” jawab Clara saat dia sudah mendapatkan kesadarannya
Jack langsung menidurkan tubuh Kania di kursi belakang, tak lupa dia membuka pintu untuk Clara
“masuklah” ucapnya lembut, Clara lagi-lagi melihat wajah Jack, laki-laki itu menghindari kontak mata dengannya
“ayo..” ucap Jack lagi, Clara langsung masuk kedalam mobil
Jack mengendarai mobil dengan sangat kencang, dia memburu untuk segera sampai dirumah sakit, dia tidak ingin Kania terlambat mendapatkan pertolongan, sedangkan Clara hanya diam dan berpegangan mengamankan dirinya, Jack sering mengajak Clara ikut balapan, namun kali ini tidak di tempat yang tepat, ini dijalan raya
“hati-hati” ingat Clara lembut, namun tak ada jawaban dari Jack, dia tetap fokus pada kemudinya, hingga akhirnya alhamdulillah mereka sampai dengan selamat di rumah sakit
*wahh,,buat kalian,,jangan bawa mobil ngebut-ngebut ya guyss,,utamakan keselamatan oke?? jangan bawa mobil juga dalam kondisi lagi emosi,,karna ada yang menunggu kita pulang kerumah dengan keadaan selamat, bukan menjadi may*t :(
“tolong lakukan yang terbaik buat adik gue” pinta Jack, Dokter Oki membalas dengan senyuman dan anggukan
Jack duduk dibangku ruang tunggu, dia tampak gusar
“Yank..” ucap Clara lembut,,amarah yang tadi dia lihat di wajah Jack, kini sudah hilang, berganti dengan wajah sendu
Jack langsung memeluk Clara yang berdiri tepat didepannya,,wanita itu membelai lembut rambut Jack
“Kania akan baik-baik saja,,jangan khawatir” tenang Clara, Jack melepaskan pelukannya, dia menarik lembut tangan Clara dan meminta perempuan itu duduk disampingnya
“maafin gua ya,,maafin gua udah menjadi monster didepan lo” Jack menatap lekat kedua bola mata Clara, dia juga menggenggam erat tangan wanita itu, dia tau ini pemandangan yang baru buat Clara, karna sejatinya Jack tidak pernah memperlihatkan sisinya yang kejam kepada Clara, Clara mengangkat tangannya dan membersihkan bekas darah yang sudah mengering di wajah Jack,,
“sssttt” perih Jack
__ADS_1
“ini sangat mendadak Yank, gua gak pernah liat lo seperti ini sebelumnya” Jack menangkap ada ketakutan pada diri Clara untuknya, dia mengelus lembut tangan Clara, dia mencoba memberikan rasa aman dan nyaman lagi kepada wanitanya
“semua laki-laki akan menjadi monster jika ada orang yang mengganggu keluarganya, tak terkecuali gua, jangan takut, gua akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi sama lo” Jack menarik tubuh Clara mendekat padanya
“bahkan nyawa sekalipun akan gue pertaruhkan jika ada orang berani mengganggu elo dan keluarga gue,,” Clara menatap dalam kedua bola mata Jack,,iyaa,,ini sudah Jack yang biasa, Jack yang Clara kenal,,Jack yang selalu menjaga dan membuatnya bahagia,,
“terimakasih Yank,, terimakasih sudah menjadi monster yang baik” Clara akhirnya memeluk tubuh Jack,,rasa takutnya kini hilang,,dia sudah bisa menerima maksud dan tujuan dari sikap Jack tadi,,
“tetaplah bersama gue,,jangan pernah tinggalin gue ya” pinta Jack
Clara tidak menjawab,,dia hanya menenggelamkan wajahnya ditubuh Jack dan memeluk sangat erat tubuh laki-laki itu,,
“love you” Jack mencium pucuk kepala Clara,,dia juga memeluk erat tubuh wanita itu, hingga Clara kesusahan untuk bernafas
“mmm aaa aa” Clara menepuk tangan Jack agar laki-laki itu memberi ruang untuknya bernafas, namun bukan Jack namanya jika tidak usil pada sang kekasih,,
“Yaaaankkkkk” teriak Clara yang sudah berhasil lolos dari dekapan Jack, Jack tersenyum senang, tak lupa dia mengacak rambut Clara
“iiiiiiiiiiii mestiiiii,,,” kesal Clara,,dia merapikan kembali rambutnya
“love you cantik” lagi-lagi Jack mengutarakan rasa cintanya
“gak mauu” jawab Clara dengan gaya ngembeknya
“bener nih???” tanya Jack sambil menggelitik
“iii apaa sih,,geliii tau,,Yank,,udahh,, yaaankkk”
“hahahaha” mereka tertawa bersama
*diluar tertawa, didalam bertanya-tanya,,apakah Kania akan selamat? apakah Adit baik-baik saja??? huhu Jack,,loo the best sihhh,,aku pada mu hehe
jangan lupa like dan komen yaa
__ADS_1
makasiihhh