Duda Lebih Menggoda

Duda Lebih Menggoda
DLM II Eps 29


__ADS_3

Daren menghentikan langkahnya tepat saat dirinya melihat Aneuly dan Abian sedang berpelukan, dan mendengar ungkapan perasaan Abian kepada Aneuly.


Jantung Daren terasa tersayat rasa panas karena amarah di tubuhnya mulai menaik, ingin rasanya dia melayangkan pukukulan detik itu juga.


"Kak Daren baru pulang?" tanya Abian saat kedua orang itu saling melepas pelukannya.


Melihat wajah Aneuly yang terlihat merasa tidak bersalah sama sekali membuat Daren semakin kesal, dia tidak menjawab pertanyaan Abian dan langsung berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Aneuly hanya menatap kepergian Daren dengan wajah sendu, dia merasa bersalah karena dirinya sudah mendiamkan Daren sejak pulang dari Kantor karena masalah ketiga anak asuhnya.


"Aneu?" panggil Abian agar tersadar dari lamunannya, "Aneuly?" panggilnya lagi sedikit keras.


"Ah, iyah ada apa Bian?"


"Kamu kenapa murung begitu?" tanya Abian mengacak rambut Aneu agar tidak bersedih.


"Sepertinya aku harus istrirahat, kita bicara besok gapapa?" tanya Aneu merasa tidak enak pada Abian, namun dirinya sendiri juga sedang tidak baik-baik saja.


Abian mengangguk, "tidur yang nyenyak yah," jawabnya sambil tersenyum.

__ADS_1


Aneu tersenyum dan mengguk, dia lalu mengambil minuman di lemari pendingin dan kembali masuk ke dalam kamarnya.


Abian menatap kepergian Aneuly dengan wajah yang tidak bisa di artikan, lenganya mengepal ketika dirinya mengingat kejadian beberapa hari lalu, saat melihat kakak nya Daren masuk ke dalam kamar Aneuly pada malam hari dan keluar pada pagi hari.


Betapa terkejutnya saat Abian melihat itu, dia bahkan sampai tidak bisa tidur semalaman hanya untuk memikirkan apa yang akan di lakukan kakaknya di dalam kamar Aneuly.


Hingga akhirnya pagi pun datang, Abian tidak bisa lagi menahan amarahnya untuk marah. Namun saat menemui Aneuly ke kamarnya dia terlihat baik-baik saja dan bahkan masih bisa tersenyum. Sudah di pastikan memang keduanya mempunyai hubungan.


Abian berniat terang-terangan mengambil hati Aneuly karena memang dari awal dialah yang lebih dulu mencintai Aneuly dan lebih tau segalanya tentang Aneuly dari pada Daren.


Sementara di dalam kamar Daren segera menutup gardengnya agar tidak ketauan Aneu jika dirinya sedang mengintip. Daren membuka kasar kemejanya lalu masuk kedalam kamar mandi dan mengguyur tubuhnya menggunakan Shower.


*


Keesokan hari, pagi sudah menjelang siang, Aneuly berpikir jika Daren pergi pagi-pagi untuk berangkat kekantor. Namun ternyata pria itu tidak pergi dan malah menelantarkan pekerjaanya, Aneuly tau saat Bi Nur menerima telpon dari Yoland jika sekertarisnya itu sedang kebingungan mencari Daren karena dia sama sekali tidak mengangkat telpon darinya.


Aneuly meninggalkan ketiga anak asuhnya yang sedang bermain dia langsung naik ke atas dimana kamar Daren berada ketika mendengar kabar dari Bi Nur.


Aneuly terkejut melihat Daren yang masih tertidur di atas ranjang, dengan kamar yang gelap dan selimut yang tebal. "Tuan, apa kamu baik-baik saja?" tanya Aneu berusaha mendekati pria yang tengah tertidur pulas itu.

__ADS_1


"Tuan," panggilnya lagi karena tidak ada sahutan sama sekali dari sang empu.


Aneu berjalan lebih dekat lagi, kening nya berkerut saat melihat Daren berkeringan dengan wajah yang sedikit memerah. Dengan cepat Aneu memegang keningnya untuk mengukur suhu tubuh Daren.


"Lepaskan!" Sentak Daren mengibas lengan Aneuly. "Keluar!" Sentaknya lagi. Daren tidak ingin melihat wanita yang ia cintai saat ini, karena dirinya sedang tidak baik-baik saja. Di tambah rasa sakit yang ia rasakan saat ini karena dirinya terus menerus memikir kan Aneuly.


.


.


To be continued…


...****************...


...jangan lupa baca juga novel ku yang...


...My Hot Little Girl...


__ADS_1


__ADS_2