
Sudah dua saat Daren mengajak Aneuly menikah, sekarang mereka sedang berada di mansion utama bersama ketiga anaknya.
"Nenek, Bee senang sebentar lagi Kak Aneuly akan jadi Mommy kami." ujar Bee yang berlari masuk kedalam saat melihat Neneknya itu.
Diana yang sudah mendengar kabar itu pun ikut senang, karena Abian dan Daren sudah berdamai sesuai keinginannya. Awalnya Diana mengira jika kedua adik kakak itu akan bersiteru selama hidupnya, tapi nyatanya Abian merelakan Aneuoy dengan satu syarat yaitu memberikan perusahaan milik Darendra.
"Nenek juga senang, akhirnya nenek bisa tenang karena ada Mommy yang menjaga kalian." ujarnya. Diana tersenyum pada Daren dan Aneuly yang baru sampai di ruangan itu dengan kedua cucu lainya.
"Dia yang paling berisik ingin segera datang dan memberi tahu mami tentang rencana pernikahan kita," ujar Daren yang melihat anak perempuanya yang sangat begitu antusias.
Ronald terkekeh pelan, "memangnya kenapa Bee senang sekali?" tanya Ronald pada cucu perempuanya itu.
"Tentu saja Bee senang karena Bee akan punya ade perempuan," ujar Brisea dengan percaya dirinya membuat Aneuly malu lalu menatap Daren yang berada di sampingnya.
Pria itu malah tersenyum menggida kepadanya membuat dirinya makin malu dengan rona di wajahnya.
__ADS_1
"Cyi ingin adik laki-laki," ujar nya tiba-tiba sambil duduk di pangkuan kakek nya yang sejak tadi duduk di atas sofa.
"Kalian ini meminta adik seperti kacang saja!" ketus Daren pada kedua anaknya itu.
"Dad!" tanya Axio.
"Apa? kamu juga mau adik?" tanya nya dengan ketus karena pusing ketiga anaknya meminta hal yang membuatnya pusing.
"Tidak, Ay hanya ingin bilang jika Ay belum mau punya adik." ujarnya jujur karena melihat kedua adiknya yang sekarang saja membuatnya pusing.
Aneuly terkekeh pelan melihat Daddy dan anaknya itu terus berdebat, dengan sifat Daren yang tidak mau mengalah dan ketus kepada anaknya.
"Kalian itu hanya akan membuat Mommy cape saja, Mommy pasti akan kewalahan dengan tingkah kalian yang masih kaya anak-anak. Aku tidak mau Mommy cape mengurus kita dan adik kita kelak jika kalian masih manja dan sering bertengkar!" ujarnya karena Axio memikirkan Mommynya yang kemungkinann akan kewalahan dengan sikap anak-anaknya.
"Mommy apa Mommya kewalahan mengurus kami?" tanya Bee pada Aneuly.
__ADS_1
"Tentu saja tidak," ujar Aneuly sambil menggendong bi naik ke pangkuan nya.
"Benarkah?" ujar Bee dan di jawab anggukan oleh Aneuly.
"Sudah tenang, Daddy akan mencari Baby sister masing-masih satu untuk kalian." jawabnya karena Daren juga tidak mau membuat Aneuly sibuk hanya mengurus ketiga anaknya dia hanya ingin Aneuly mengurusnya seorang.
Diana dan Ronald terkekeh pelan, akhirnya dia melihat Daren yang mulai memperdulikan keluarga kecilnya itu.
Semua orang sibuk membicarakan acara yang akan di gelar satu minggu yang akan datang bersama WO yang sudah di pesanya mereka datang ke kediaman Maximillan untuk membicarakan proses acara itu.
Tidak lupa mereka juga langsung mengundang butik terbesar yang ada di ibu kota untuk memilih pakaian yang akan mereka kenakan saat nanti acaranya berlangsung.
Aneuly dan Daren terlihat bahagia dan antusias mengurus semua nya di hari yang sama, karena waktunya yang terbilang mendadak dan mepet.
.
__ADS_1
.
to be continued...