Duda Lebih Menggoda

Duda Lebih Menggoda
DLM II Eps 36


__ADS_3

Aneuly mengusap lenganya dengan spons yang penuh dengan busa dengan gerakan lambat mengingat kejadiam semalam dimana Daren membelainya dengan sangat lembut.


Wajah Aneuly memerah, otaknya mulai meningat sentuhan demi sentuhan yang membuat dirinya mabuk dan tidak bisa menolak karena sangat terbuai.


Aneuly pun mengingat bagaimana gagahnya seorang Darendra yang berada di atas tubuhnya pada malam itu, namun tiba-tiba suara anak perempuan menyadarkanya dari ingatan mesumnya semalam.


"Mom, dari tadi ka Ay mengetuk pintu menyuruh kita untuk segera menyelesaikan ini," ucap Brisea menatap tubuhnya yang hanya terbalut busa.


Aneuly dan Brisea saat ini sedang berada di dalam kamar mandi, mereka sedang mandi bersama di dalan bathub. Sementara Aneuly merutuki dirinya sendiri karena sudah berani memikirkan hal tidak senonoh di depan anak kecil.


"Ayo sayang, kita bersihkan tubuh kita dulu. Kita sudah terlalu lama di dalam sini," jawabnya, lalu keduanya menyudahi aktifitas mandinya.


Aily dan Brisea keluar menggunakan handuk kimononya, dan melangkah masuk ke dalam kamar Brisea yang juga kamar kedua sodara laki-lakinya.

__ADS_1


"Apa yang kalian lakukan di dalam sana, kenapa sangat lama?" tiba-tiba suara berat terdengar dari belakang tubuh Aneuly.


Aneuly terkejut melihat pria yang sudah menggagahinya berada di sana dan menunggunya keluar dari kamar mandi, jantungnya kembali berdebar tidak karuan dirinya merasa malu dan juga senang bersamaan.


"Bee dan Mommy sudah berendam bersama Dad," jawab Brisea tanpa dosa.


Membuat Daren menaikan kedua sudut bibirnya, dan berjongkok di hadapan anak perempuanya. "Kalau begitu suruh Mommy mu juga melakukan hal yang sama pada Daddy," bujuk Daren dengan senyum nakal di bibirnya.


Aneuly pura-pura tidak mendengar ucapan Daren dia mengambil pengering rambut dan mulai mengeringkan rambut Brisea lebih dulu.


"Apa Cyi? dia kan laki-laki mana boleh mandi bareng bersama perempuan!" tegas Daren mengajarkan anaknya.


Brisea nampak berpikir dengan ucapan Daren, "Kalau begitu Daddy juga tidak bisa mandi bersama Mommy dong." Pernyataan Brisea mampu membuat Daren memaki dirinya sendiri di dalam hati dan membuat Aneuly tertawa terbahak dengan kebodohan Daren.

__ADS_1


'Senjata makan tuan' gumam Aneuly dalam hatinya.


"Kalau itu beda lagi sayang, jika Daddy dan Mommy menikah maka kita boleh melakukannya, kalau kita tidak mempunyai ikatan seperti itu Daddy dan Mommy tidak bisa mandi bareng." Jawab Aneuly dengan panjang lebar berusaha menyindiri Daren yang berani melakukannya tanpa ikatan pasti sebelumnya.


Ucapan Aneuly yang berani itu membuat Daren tersedak entah karena apa, namun kini dirinya terbatuk-batuk akibat sindiran Aneuly.


"Dad, apa kamu baik-baik saja?" tanya Brisea yang sangat hawatir, dia memang tidak terlalu dekat dengan Daren, namun akhir-akhir ini Daren banyak perubahan mulai dari hal kecil seperti banyaknya berkomunikasi dengan ketiga anak ini. Hal seperti itu membuat mereka setingkat lebih dekat, Daren mengelus kepala Brisea dengan lembut sambil menggelengkan kepalanya.


"Dad hanya tersedak, Dady tidak apa-apa sayang." Jawab Daren.


"Oh, jadi kapan Daddy dan Mommy akan mempunyai ikatan dan mulai mandi bersama," tanya Brisea membuat Aneuly dan Daren saling bertatapan dengan raut wajah keduanya yang terpihat begitu kaget.


.

__ADS_1


.


𝑡𝑜 𝑏𝑒 𝑐𝑜𝑛𝑡𝑖𝑛𝑢𝑒𝑑...


__ADS_2