Duda Lebih Menggoda

Duda Lebih Menggoda
DLM II Eps 45


__ADS_3

Aneuly sadar saat melihat sorot mata pria yang sedang menindihnya, pria itu terlihat begitu emosi saat bertanya mengenai apa yang di lakukan Abian kepadanya.


Aneuly cukup gugup untuk menangani pria yang sedang di balut emosi ini, "Abian sama sekali tidak menyentuhku, aku benar-benar jujur sayang. Jangan marah seperti itu," pinta Aneuly pada Daren.


Emosi Daren pun melemah, dengan tidak bertenaga tubuhnya terjatuh di atas dada Aneuly. "Aku takut jika dia menyentuhmu, Aku tidak rela..." Lirih Daren dengan wajah lemasnya.


Tiba-tiba keduanya langsung bangun dan panik saat ada suara anak-anak di balik pintu. "Dad, tolong buka pintunya!" teriak Brisea yang sedang menggedor pintu.


Aneuly pun dengan cepat memakai kembali celananya, sementara Daren merutuki dirinya sendiri karena mempunyai anak yang sangat tidak peka.


"Ada apa Bee! Ini sudah malam!" sentak Daren sambil membuka setengah pintunya.


"Dad, kami tidak bisa tidur. Bee ingin tidur dengan Mommy tapi dia tidak ada di kamarnya," keluhnya sambil memeluk boneka teddy bead nya.


"Cyi pengen tidur dengan Mommy..." lirihnya sambil mengelap ingusnya Cyi menangis karena tidak bisa tidur.


Aneuly yang sejak tadi bersembunyi di balik pintu merasa kasian kepada ketiga anak itu, dia sangat ingin keluar untuk menemani mereka tidur tapi situasinya bisa bikin ketiga anak itu salah paham pikirnya.

__ADS_1


"Dad, apa kami boleh masuk dan ikut gabung tidur bersama Daddy dan Mommy?" tanya Axio langsung karena dirinya juga tidak bisa menenangkan adiknya sendiri.


Sebelum Daren menjawab, Brisea lebih dulu masuk kedalam kamar lewat sela kedua kaki Daren.


"Hei! Siapa yang mengijinkanmu masuk Bee!" panggil Daren mengikuti Brisea yang masuk ke dalam kamarnya, di ikuti kedua anak laki-lakinya.


Aneuly hanya tersenyum kaku saat ketiga anak itu menatap dirinya yang sedang bersembunyi di balik pintu, "Hallo..." sapa Aneuly.


""Mommy!" panggil Cyi sambil memeluk Aneuly yang langsung berjongkok untuk memeluk Cyi. "Kami mencarimu tadi," keluhnya.


"Maaf, Mommy tertidur sayang. Kalian ingin tidur dengan Mommy yah?" tanya nya pada ketiga anak itu, dan di jawab dengan anggukan. "Kalau begitu, ayo kita tidur!" seru Aneuly kepada ketiga anak kembar itu.


Brisea dan Axio langsung naik ke atas ranjang besar itu, sementara Aneuly masih berdiri mematung dengan Cyi yang berada di dalam gendonganya.


"Ayo Mom," ajak Cyi menunjuk kedua kakaknya yang lebih dulu berada di atas ranjang.


Akhirnya Aneuly pun merebahkan dirinya dan juga Cyi di atas ranjang, Bee bergegas mengambil buku dongeng di atas nakas dan memberikanya kepada Aneuly.

__ADS_1


"Bee mau Mommy bacain dongeng?" Tanya Aneuly pada anak yang mempunyai mata indah itu.


Brisea mengangguk, "iya Mommy, Bee ingin dengerin dongeng. Bee senang akhirnya kita berlima bisa tidur bareng," ujarnya lalu merebahkan tubuhnya dan menyenderka kepalanya di oerut Aneuly.


Sementara Cyi sejak tadi tidak melepaskan lengan yang melilit di leher Aneuly. "Baiklah ayo kita mulai membaca ceritanya," ucap Aneuly berusaha mengalihkan pembicaraan.


Namun sebelum Aneuly mulai membaca, suara Daren lebih dulu terdengar. "Cyi! Bee! Jangan membuat Mommy kalian sesak nafas! Tubuh kalian berat, tidur lah sambil memakai bantal jangan di tubuh Mommy kalian!" ketus Daren saat melihat ledua anaknya membuat Aneuly tidak bisa bergerak sama sekali.


Daren menatap Aneuly heran yang menutup wajahnya dengan buku, pria itu mengerutkan wajahnya saat Aneuly mengintip sedikit demi sedikit dirinya dari balik buku.


Saat kedua mata mereka bertemu, Aneuly pun langsung menutup wajahnya kembali dengan malu-malu.


Daren melangkah untuk mengambil buku itu sambil tersenyum penuh arti, "kamu boleh melihatnya dengan puas! Tidak perlu bersembunyi seperti itu!" Seru Daren sambil terbahak saat melihat pipi Aneuly yang merona ketika melihat tubuhnya yang sexy dan hanya di baluti handuk di pinggangnya.


"Buatlah mereka tidur terlebih dahulu," bisiknya membuat wajah Aneuly semakin memanas.


.

__ADS_1


.


To be continued...


__ADS_2