Duda Lebih Menggoda

Duda Lebih Menggoda
DLM II Eps 31


__ADS_3

Aneuly tersenyum saat melihat kedatangan Yolanda, dia berusaha menutupi masalah yang sedang terjadi kepadanya. Aneuly pun keluar dari kamar Daren dan membiarkan sahabatnya yang mengurus Daren.


"Kenapa? tumben kamu bisa sakit?" tanya Yoland langsung. Karena Daren adalah pria yang sangat memperhatikan kesehatan tubuhnya.


Bukan malah menjawab, Daren dengan cepat bergegas bangun lalu mengintip dari celah jendela untuk melihat kepergian Aneuly. Yoland yang bingung ikut mengintip di samping Daren.


"Apa yang kamu lihat sampai buru-buru seperti itu?" Yoland heran, dia hanya melihat Aneuly yang baru saja keluar kamar. Atau Daren memang sedang memperhatikan gadis itu diam-diam, tapi untuk apa?


Daren menghela nafas, dia masih belum memberi jawaban untuk Yoland hingga membuat sahabatnya itu kesal. "Apa kamu sedang ribut dengannya?" tuduhnya.


"Bagaimana kamu tau?" tanya Daren terkejut.


Yoland hanya mendengus, jelas tau.


"Ada apa? cerita padaku yang sudah berpengalaman ini," ucapnya karena jelas Daren belum tentu bisa mengambil keputusan dalam hal cinta dan perasaan. Dia selama ini hanya memakai logikanya saja, Yoland sangat hawatir Daren akan berbuat hal yang salah karena dia tau hati Daren yang tidak pernah dia pakai itu sudah pasti sudah berkarat sejak lama.


"Abian menyukai Aneuly," ucapnya lalu kembali membarikan tubuhnya di masuk kedalam selimut. Karena memnag tubuhnya sedang sangat lemah.


"What!" pekik Yolanda. "Kamu serius?" tanya nya lagi tidak percaya.


Daren menganggukan kepala, "bahkan orang tuaku tau dan mereka memberi tahuku sebelum aku mengenalkan Aneuly sebagai kekasihku."

__ADS_1


"Lalu kamu tidak mungkin menyerah begitu saja kan?" tanya Yolanda untuk memastikan.


"Mami dan Papi sepertinya setuju saat Abian bilang akan menyatakan cintanya pada Aneuly," lirihnya pelan seolah sudah tak bertenaga lagi.


Plak..


"Aw," ringis Daren.


"Kau harusnya sadar, dan perjuangkan cintamu! percuma kau melepaskan Aneuly demi Abian. Jika Aneuly mencintaimu dia tidak akan menerima adikmu!" ucap Yolanda berusaha menyadarkan Daren.


Daren hanya terdiam mendengar ucapan Yolanda, sebenarnya dirinya juga bingung kenapa marah pada Aneu, apakah karena melihat mereka berpelukan, wtau mengetahui kenyataan jika adiknya menyukai Aneuly.


"Dad, apa kamu sudah sembuh?" tanya Axio yang baru membuka pintu.


"Bagaimana keadaanmu Dad?" tanya lagi Axio saat sudah duduk di depan Daddy nya dia sangat hawatir melihat Daddy nya yang jarang sakit tiba-tiba sakit.


"Ay, apa kamu melihat Mommy mu? dia sedang apa?" tanya Daren mengharapkan jawaban yang sangat ingin dia dengar.


"Dia sedang ngobrol bersama om Abian, kenapa memangnya Dad?" tanya Axio polos.


Jawaban Axio sangat mengecewakannya, Daren berharap jika Aneuly sedang memikirkannya karena dirinya sakit. Dia malah asik ngobrol dengan pria lain, Daren yang mendengar itu langsung masuk kembali ke dalam selimut dan membelakangi anaknya.

__ADS_1


Sementara Yolanda menahan tawanya.


"Dad, Ay nanya dari tadi bagaiamana keadaanmu?" tanyanya bingung karena sikap Daren yang berubah kembaki tak bertenaga.


"Daddy sakit parah! jadi keluarlah kalian berdua!" ucap Daren menutupi seluruh tubuh dan kepalanya dengan selimut.


Axio menatap Yolanda bingung, "ayo kita keluar, Daddy mu perlu istirahat," ajak nya pada anak umur 5 tahun yang terlihat sangat hawatir itu.


Yolanda menuntun Axio keluar dari kamar Daren, "Tante Yolanda, apa Daddy baik-baik saja?" tanya Axio yang terlihat sangat hawatir.


"Tenang saja, Daddy mu hanya sedang Demam Cinta," jawab Yolanda terkekeh dengan jawabanya sendiri dan mampu membuat Axio semakin bingung.


.


.


to be continued...


***jangan lupa baca Novel temanku juga dinjamin ga bakalan nyesel, ceritanya seru banget..


mampir yah***...

__ADS_1



__ADS_2