
Saat sampai dirumah Ardi, Kaivan langsung bergegas mengetuk pintu. Sekarang ia tidak lagi merasa canggung, karena Salva sudah kembali ke Bandung bersama suaminya.
“Assalamualaikum,”
“Waalaikum salam,” ucap seseorang yang keluar untuk membuka pintu. Ternyata Ardi sendiri yang datang membuka pintu.
Kaivan dipersilahkan untuk masuk. Melihat wajah Ardi yang kurang baik membuat Kaivan menerka-nerka apa yang terjadi, tapi sepertinya ia tidak bisa menebaknya.
“Ada apa memanggil ku, tuan.” Ada rasa sedikit canggung saat nama panggilan itu diucapkan.
“Kamu terlihat formal, panggil saja om atau ayah seperti dulu.” Kaivan mengangguk mengiyakan.
“Baiklah ... Ada apa om memanggilku?”
Ardi menarik nafas panjang, “ini tentang sahabat mu. Kami melepaskan tuntutan itu bukan berarti aku mengizinkan dia kembali mengganggu Putri ku!” Adri langsung berbicara, “Tolong kau katakan padanya, Kaivan. Jika dia masih mengganggu Putri ku, terpaksa akan aku kembali menuntut nya!”
Kaivan mengernyit, “maksud om, Adam kembali mengganggu Nana?” Ardi mengangguk mengiyakan.
“Aku bukannya tidak mengizinkan untuk mereka kembali dekat, tapi putri ku sendiri yang tidak setuju. Aku tidak ingin seseorang memaksa putriku, jika ini terjadi lagi kami tidak kan tinggal diam!” ucap Ardi penuh ancaman.
Jika ditanya dengan harta keluarganya memang kalah dari mereka yang kaya, tapi bukan berarti dirinya membiarkan anaknya diganggu orang lain.
Apalagi dengan masalah kemarin, Ardi rasa untuk membuat tuntutan lagi tidak akan sulit. Dan Kaivan sangat tahu itu.
“Baiklah ... Aku akan mencoba berbicara padanya, nanti. Om tidak perlu kawatir,” ucap Kaivan menenangkan.
“Baik lah, kali ini aku mempercayai mu.” Kaivan mengangguk Setuju.
.....
Fira mengepal tinjunya karena terlalu kesal melihat kakaknya yang sedang membuat seorang gadis menangis didepan rumah mereka. Siapa lagi jika bukan calon kakak iparnya, tidak tahu apa yang terjadi, saat dia datang ia sudah melihat gadis itu menangis.
“Kak, ini ada apa?”
Mereka berdua terkejut melihat keberadaan Fira yang sudah berikan tatapan tajam.
“Kenapa kakak buat gadis ini menangis?” Nana menatap kakaknya dengan kesal, membuat Abi serba salah.
__ADS_1
“Itu ... Dia,”
Abi terlihat sedikit ragu untuk menjawab, namun Dewi lebih dulu menjawab membuat Abi dan Fira tercengang.
“kakak mu ingin menolak pernikahan itu! Dia tidak mau,” ucapnya tersedu-sedu.
Abi tidak percaya kalau gadis itu akan mengadu pada adiknya, padahal tadi ia berusaha untuk mencari alasan agar tak membuat adiknya sedih.
“Kamu!” Abi menatap tajam Dewi membuat gadis itu semakin menangis.
“Kak! Kenapa kamu membentaknya?” Fira mencoba membela Dewi. “Kak Dewi gak apa-apa?”
Dewi tidak menjawab dan Masi terisak, ia menutup wajahnya dengan telapak tangan.
Sebenarnya Abi juga tidak tega, tapi ia mengatakannya yang sebenarnya tadi. Tidak tahu perkataannya malah membuat gadis itu menangis begitu heboh, sampai mengadu pula pada adiknya.
“Kak, ayo kita masuk.” Fira menarik tangan Dewi untuk membawanya masuk, sedangkan Abi hanya berdecak kesal.
Inilah yang tidak disukai Abi, disaat adiknya lebih membela orang lain dibanding dengan dirinya, membuat ia merasa tak rela.
“Dasar gadis pengadu! Akan ku balas kau suatu hari nanti!”
“Kakak diapain sama kak Abi? Kok sampai seperti ini?”
Abi kembali berdecak kesal mendengar pertanyaan adiknya. “Memangnya apa yang aku lakukan, dia saja yang cengeng!”
“Kak Abi!”
Abi berlagak tak peduli. Ia melangkah ke kamar meninggalkan dua gadis itu yang ia yakini pada akhirnya akan merumpi. Lebih baik ia beristirahat, karena ia lelah setelah pulang bekerja.
“Jadi katakan, kak. Apa yang kakakku lakukan? Sampai kamu menangis seperti ini?”
Dewi tertunduk malu. Ia memilin jari tangan yang terlihat gugup, membuat Fira gemas saja pada perempuan yang lebih tua darinya itu.
“Kakak mu ingin membatalkan pernikahan kita ... Dia bilang tidak menyukai ku.”
“Lalu?”
__ADS_1
“Tentu saja aku tidak terima, Fira. Aku tidak ingin pernikahan ini batal,” ucap Dewi cepat.
“kenapa tidak ingin?”
Fira semakin menyudutkan gadis itu untuk segera mengatakan perasaannya. Dari tatapan pertemuan kemarin, Fira sudah tahu kalau ada cinta terpendam di sini.
“Karena aku ... Aku menyukai kakakmu,” cicit Dewi malu, saking pelannya terlihat seperti sedang berbisik.
Tawa Fira pecah, ia sengaja mengerjai calon kakak iparnya ini, siapa sangka dia begitu mudah berkata jujur.
“Kamu tenang saja, kak. Jika berjodoh kalian akan menikah.” Fira menggenggam tangan Dewi dengan lembut, “Maaf jika aku menjadi penghalang untuk kalian bersatu ... Tapi tidak akan lama lagi, karena sebentar lagi aku akan membebaskan kakak dari janjinya.”
“Maksud kamu? Abi tidak mungkin mau melanggar janjinya, Fir. Meskipun begitu aku siap menunggunya, asalkan dia tidak memutuskan hubungan kami,” ucap Dewi sendu.
Dirinya benar-benar sudah menyimpan rasa dari lama, saat mendengar kemarin Abi ingin serius dengannya membuat Dewi begitu berharap. Tapi hari ini dia mendengar kabar kalau Abi ingin membantalkan perjodohan mereka, membuat ia langsung menemui pria itu.
Dan ucap Abi yang berkata tidak menyukai dirinya membuat ia sangat sedih. Itulah kenapa gadis itu menangis tadi tanpa malu dihadapan abi.
“Setelah ini aku ... Aku akan menikah!”
Dewi tersentak kaget mendengarnya. Sekarang ia mengerti kenapa Abi ingin memutuskan hubungan mereka, pria itu pasti marah saat mendengar adiknya ingin menikah secara mendadak.
“Kamu tidak perlu melakukan itu, Fira. Kamu terpaksa menikah karena kami ... Kakakmu pasti merasa sedih.”
“Tidak, kak. Sudah seharusnya aku memulai hidup baru. Lagi pula umur kakak ku sudah tua, dia harus menikah. Aku menikah atau tidaknya, kalian harus tetap bersatu!”
Fira sadar jika Abi menyukai Dewi, hanya saja Abi tak ingin memaksanya, karena itu dia ingin memutuskan hubungan agar tidak membuat adiknya merasa tertekan. Tapi Fira tidak akan membiarkan begitu saja, dengan izin Allah ia akan berusaha menyatukan dua insan ini, itulah janjinya.
*******
Halo cintaku 😘😘
bagaimana kabar kalian, ada yang rindu dengan ku?
kalau gak sama aku setidaknya sama cerita aku lah, biar gak sedih2 amat ini😥
oh ya, jangan lupa tinggalkan jejak ya biar aku tambah semangat 😁
__ADS_1
Ada sedikit informasi, jika kalian ingin tahu ceritaku lebih banyak, atau mau gabung dengan grup Chet, kalian bisa hubungi nomor yang ada di group ya. biar kita bisa lebih akrab pagi dengan group WA 😘😘
salam cinta Ara putri 😘❤️💖💓