Duda Tampan Kekasih Hati

Duda Tampan Kekasih Hati
menyenangi suami


__ADS_3

Matahari sudah mulai menampakkan cahayanya malu-malu. Seolah ingin membangun dua insan yang masih berpelukan dengan damai, meskipun dengan cahaya indah yang sudah mulai masuk disela-sela mata hari.


Fira mengerjap matanya pelan saat merasa wajahnya kepanasan. Ia hampir saja terkejut melihat tangan melingkar di perutnya. Saat menyadari itu suaminya yang baru saja ia dapatkan tadi malam membuat ia bernafas lega. Ia mulai melepas pelukan Kaivan dengan hati-hati agar tak mengganggu istirahat Kaivan.


Fira bahkan lupa untuk melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim, tapi kalau dilakukan sekarang sepertinya sudah sangat terlambat. Terpaksa perempuan itu mengiklankan salatnya, meskipun hatinya merasa berdosa bangat telah lalai beribadah.


Saat ingin bangkit ia merasakan suaminya mulai terbangun dari tidurnya. Fira tertunduk malu melihat Kaivan menatapnya depan penuh seringai.


“Selamat pagi, istri kecilku.”


Fira merasa malu saat dipanggil seperti itu, apalagi mengingat tadi malam mereka tidur dengan berpelukan, membuat wajah Fira semakin memanas.


“Pagi, juga.” Balas Fira malu-malu yang disambut tawa oleh sang suami.


Setelah itu Fira langsung lari masuk kedalam kamar mandi. Gadis itu menyentuh dadanya yang berdebar tak karuan, membuat perasaannya terasa sesak saja.


“Astagfirullah ... Dia sungguh manis, mampukah aku memiliki seutuhnya, nanti.” Gumam Fira dalam hati.


*****


Siang pertama, seharusnya menjadi siang romantis untuk dua insan itu, tapi sepertinya sang perempuan tak ada niat untuk melakukannya.

__ADS_1


“Kita libur berapa lama, mas?”


Kaivan yang tadinya asik menonton TV mengalihkan perhatiannya pada sang istri.


“Samapai minggu depan. Memangnya kenapa?” Kaivan balik bertanya.


“Gak ada, hanya bosan dirumah.”


Padahal ia satu hari libur, tapi sudah mengatakan bosan. Kaivan terkekeh geli, “kalau bosan kamu bisa bekerja juga dirumah kok.”


“Gak ada kerja, semuanya sudah diselesaikan oleh asisten rumah tangga mu, mas. Bahkan pakaiannya ku saja sudah ia bersihkan semuanya,” ucap Fira tak bersemangat.


Ucapan usil Kaivan berhasil membuat gadisnya itu tak berkutik. Mereka memegang belum melakukan apa pun, tapi baru satu hari loh, kenapa suaminya cepat sekali menuntut? Pikir Fira.


Wajah Fira bersemu merah saat memikirkan ia benar-benar menyenangi suaminya nanti. Ais, kenapa ia bergidik ngeri membayangkan sakitnya malam pertama, kata orang sangat sakit loh, ia jadi ngeri membayangkan nya.


“Mas ... Itu, aku belum siap,” ucap Fira ragu-ragu. Ia tak ingin sang suami memperkosa dirinya nanti, saat ia merasa belum siap. Iss mengerikan!


Kaivan terkekeh melihat ketakutan istrinya, tapi meskipun ia tertawa ia juga sangat menginginkan menghabiskan malam yang panas dengan sang istri kecilnya. Tapi untuk kali ini sepertinya ia tak bisa memaksakan kehendak, ia takut membuat istrinya Trauma.


“Terus siapnya kapan?” goda Kaivan jahil.

__ADS_1


“Gak tau ... Mas aja belum bisa meyakinkan Fira, jadi Fira tidak tau kapan.”


Kaivan tersenyum mendengar keluhan sang istri. Itu berarti sekarang pekerjaan bertambah. Ia harus bisa meyakinkan hati Fira agar pernikahan ini berjalan dengan keinginan pria yang sudah berkepala tiga itu.


“Baiklah istri kecilku. Kemari lah,” perintah Kaivan.


Mau tak mau Fira terpaksa menggeser duduknya, merasa sudah cukuplah dekat ia berhenti merasa gugup berada sedekat ini dengan suaminya.


“Kenapa?” tanya Fira dengan polos.


Kaivan langsung merengkuh tubuh kecil itu dalam dekapannya. Dari tadi ia sudah ingin melakukan ini, tapi sekarang sudah tercapai membuat ia merasa bahagia.


“Meskipun pernikahan ini hanya sebuah kesepakatan, aku ingin kita berdua serius untuk menjalaninya. Kamu tak perlu kawatir, aku tak akan menyakiti mu seperti pikiran kotor mu itu.” Kaivan berbisik di telinga Fira, membuat gadis itu merinding saat telinganya serasa ditiup dengan manja oleh Kaivan.


Lagi-lagi ada desiran aneh yang menjalar ke hatinya, membuat Fira tersenyum kecut saat menyadari, jika dirinya .....


******


jangan lupa untuk tingalkan jejak, vote, like, end komen.


salam cinta Ara putri 😘❤️💖💓

__ADS_1


__ADS_2