
Elang dan Al berlari berlari mendorong brankar rumah sakit, terlihat seorang wanita yang terus memejamkan matanya menahan rasa sakit saat kontraksi. Dahinya dipenuhi dengan buliran keringat kecil juga tangannya yang mencengkram erat lengan Elang.
"sakit mas" rintih nya.
Elang sendiri tidak kalah cemas melihat kondisi istrinya yang seperti itu, ia mengusap lembut rambut istrinya "kamu kuat sayang" ucapnya menahan dadanya yang begitu sesak melihat sang istri sedang kesakitan.
Sementara itu mamahnya dan juga Erfan menyusulnya dari belakang. semua keluarga langsung menuju ke rumah sakit begitu mendengar berita bahwa Mila akan melahirkan. Namun tidak dengan Sabrina, ia menjaga Exel dan Jen di rumah mertuanya.
Setelah Al berkunjung tadi, perut Mila merasakan mulas yang sangat luar biasa Elang langsung mengajak Al untuk membawa Mila kerumah sakit.
Elang terus menggenggam tangan Mila, saat ini Mila sudah terlentang dan menekuk kedua lututnya.
"air ketuban nya sudah pecah dijalan , kata dokter Renaldi" seorang perawat membicarakan tentang kondisi Mila pada dokter Meli yang baru saja berganti pakaian.
"sebentar ya Bu Mila" ucap dokter Meli mengecek jalan bayi.
Cengkeraman di lengan Elang semakin erat, namun Elang tidak merasakan apa-apa karena rasa khawatirnya melihat sang istri yang sedang menjerit kesakitan.
"kamu pasti bisa sayang" ucap Elang lalu mengecup kening Mila begitu lama, seolah menguatkan sang istri.
"tarik nafas Bu. . . . iya buang , tarik lagi. . . " entah sudah berapa lama dokter Meli memberikan instruksi seperti itu, sampai akhirnya ia menatap Elang dengan serius.
"bapak Elang bisa berbicara sebentar?, biar bu Mila ditemani mamahnya dulu" ucap dokter Meli menengok kearah wanita paruh baya yang sama khawatir nya dengan Elang.
Diujung ruangan, dokter Meli berbicara serius dengan Elang.
"kenapa dok?, kenapa nggak dilanjutin!" Elang nampak gusar saat dokter Meli mengajaknya berbicara.
"begini pak Elang ada yang saya harus jelaskan, bapak tenang dulu saja. . . saat ini Bu Mila sedang mengalami Prolaps tali pusat , Prolaps tali pusat terjadi ketika tali pusat menyusup melalui serviks dan menjulur dari ****** sebelum bayi lahir. Ketika rahim berkontraksi, kondisi ini menyebabkan tekanan pada tali pusat yang mengurangi aliran darah ke bayi. Jadi kita harus mengambil jalan lain. . . yaitu dengan operasi Caesar, mohon bapak segera tanda tangan. . kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi".
Elang hampir saja tidak bisa menjawabnya, dokter Meli berbicara panjang lebar menjelaskan semuanya tanpa membiarkan Elang menjawab sedikitpun.
dengan tangan yang gemetar, Elang mengambil pulpen lalu tanda tangan pada kertas putih itu. . .
.
.
.
Ruang operasi disiapkan lebih cepat, karena memang semua sudah dipersiapkan untuk berjaga-jaga. semua orang disuruh untuk keluar, tak terkecuali Elang dan mertuanya yang tadi menemani Mila disana . . .
Elang menopang dagu dengan kedua tangannya, terlihat mamah nya terus mengusap punggung nya untuk menguatkan.
__ADS_1
maafkan aku sayang, aku tidak bisa menemani mu berjuang melawan rasa sakit. . . berjuang untuk anak kita. . .
Elang terus menatap cemas pada pintu ruangan operasi itu, melihat kondisi Mila seperti itu. . . hatinya seperti terkoyak-koyak. Masih teringat jelas bagaimana Mila menahan rasa sakit nya dan menangis saat merasakan kontraksi rahim.
"pasti dia baik-baik saja Lang" pak Mawardi menepuk bahu menantunya yang terlihat sangat khawatir.
Elang mengangguk begitu saja tanpa senyuman atau basa-basi apapun pada mertuanya karena saat ini adalah saat yang paling mendebarkan.
kamu harus baik-baik saja sayang. .
Elang memejamkan kedua matanya, bersamaan dengan air mata yang lolos begitu saja..
namun secepat kilat ia menghapus nya.
tik. . .
tok. . .
tik. . .
tok. . .
beberapa jam kemudian. . .
ceklek. . .
"bagaimana dok keadaan istri dan anak saya".
perawatan itu tersenyum, tahu betul jika Elang sedang panik luar biasa.
"bapak ke dalam dulu, bayinya sehat pak"
semua orang bernafas lega mendengarnya.
"sedangkan Bu Mila masih dijahit, dan butuh waktu untuk ia tersadar dari bius nya".
lagi-lagi Elang hampir pingsan mendengar nya, membayangkan istrinya ditusuk-tusuk dengan jarum pasti begitu nyeri. . .
Elang masuk bersama perawat itu, terlihat seorang perawat sedang menggendong bayi yang masih merah darah dan terus menangis.
oeeeek. . oooeeeekkkk. . .oooeeekk. . .
Elang seolah tak percaya jika dirinya sudah menjadi seorang ayah, bayi mungil itu terus menangis semakin keras. lagi-lagi rasa haru bahagia membuat matanya memanas.
__ADS_1
ia menepis buliran bening yang lagi-lagi jatuh itu, saat melihat anaknya. . buah hatinya bersama istri yang dicintainya.
"selamat ya pak, anaknya laki-laki . . . dia sehat". perawat itu menunjukkan menimbang lalu mengukur tinggi badan sambil menunjukkan nya pada Elang. Elang sendiri seolah tercengang. . pandangan nya tak lepas dari bayi mungil itu.
"bayi nya sempurna ya pak, tidak ada kecacatan fisik" ucap perawat menunjukkan semua anggota badan bayi itu yang masih kemerahan.
Elang hanya mengangguk sembari mengulas senyuman nya. Elang terus melihat bagaimana bayi itu menangis saat perawat memandikannya. perawat itu menimangnya sebentar . . .
"bapak duduk dulu" ucap perawat menyuruh Elang duduk disofa.
Elang membenarkan posisi duduknya. .
"skin to skin sangat dianjurkan setelah kelahiran anak pak, apakah bapak ingin melakukan sekarang?"
"i iya dok".
"mohon bajunya dilepas ya pak"
Elang melepas kaosnya lalu perawat memberikan bayi mungil itu pada Elang, dan membenarkan posisi untuk ditaruh pada dada Elang, dengan ditutupi dengan selimut kecil.
"bapak bersandar saja"
"iya" seolah lidahnya kelu tidak bisa berkata-kata.
ia menatap manik kecil yang sedang tidur pada dadanya.
"tuh kan langsung tidur, mirip sekali dengan ayahnya" ucap perawat tersenyum.
Elang begitu nyaman mendekap bayi mungil itu, sentuhan kulit nya sangat terasa. . . menyatu darah dagingnya.
"selamat datang di dunia putraku, Gemilang Galaxio Kusuma" ucap Elang begitu bahagia. nama yang sudah ia sematkan pada sang anak, tentunya ia dan Mila yang memilih nya.
"doakan Mamii mu baik-baik saja ya" lanjutnya.
*terimakasih Mila, sudah memberikan aku seorang putra yang begitu tampan dan lucu ini* . . .
.
.
.
Lagi berbaik hati sehari up 2x hehe , semoga kalian berbaik hati untuk terus vote ya. . .
__ADS_1
Selamat datang Elang junior 😂
lopeyuall 💋💋💋💋