Gadis Manis Milik Daddy Arga

Gadis Manis Milik Daddy Arga
Melamar


__ADS_3

Pintu kamar Hotel di gedor seseorang dari luar, Arga dan Shena sama-sama melihat ke arah pintu.


Dor...dor...dor... "Woy yang di dalem, kalo mau ribut nggak usah di sini, ganggu yang lain aja!!


Arga memberi kode agar Shena duduk dengan tenang, lalu Arga menemui orang itu.


Ceklek.. Arga membuka pintu, terlihat laki-laki dengan tubuh gempal berkacamata, bertegak pinggang dengan bola mata yang seakan hendak melompat keluar.


"Sorry Bang." Arga menakupkan kedua tangan nya.


"Berisik banget!."


Arga mengangguk.


"Sorry, Istri saya mood nya masih kurang enak Bang."


"Awas berisik lagi!" Ucap pria itu lalu pergi.


Arga membuang nafas lega, lalu berbalik dan menutup pintu, Shena duduk dengan kepala menunduk.


Shena POV.


Aku lihat Mas Arga membuka pintu dan menghampiri pria itu, hati dan pikiran ku benar-benar kacau saat ini, ya... karena Pria yang baru beberapa hari aku kenal.


Aku sangat bingung, jika aku pergi aku tidak akan mudah melupakan Mas Arga, dari kecil aku kekurangan kasih sayang, saat Mas Arga memberi ku perhatian dan kasih sayang perlahan itu menjadi candu untukku.


Aku benar-benar mencintai nya, terlepas berapa hari kami saling mengenal, bukan aku tidak pernah merasakan cinta, cukup banyak pria yang menyatakan cinta kepadaku, namun ujung-ujung nya mereka hanya ingin uang dan kesucian ku.


Aku sangat trauma dengan hal-hal seperti itu, jadi aku memutuskan untuk tidak ingin menjalin percintaan, namun Mas Arga, dia bukan meminta tapi memberi, bahkan saat dia mengatakan tidak ingin menodai ku sebelum aku menjadi istri nya membuat aku terenyuh.

__ADS_1


Cinta ini semakin mekar untuk nya, apa aku terima saja tawaran nya?


Tapi aku masih penasaran, alasan apa yang membuat Mas Arga ingin menikahi ku secara siri, jika dia hanya ingin aku jadi simpanan nya, atau budak na*su, kenapa dia repot-repot membawa ku ke psikiater, memberi apa yang aku inginkan, bahkan dia membawa ku ke Bandung karena tidak tega meninggalkan aku sendiri.


Kenapa juga dia memperkenalkan keluarga nya walau hanya lewat foto, atau jangan-jangan dia adalah mafia seperti di cerita Novel yang pernah aku baca, dia ingin melindungi ku dari musuh nya, dan 3 orang sahabat Mas Arga adalah orang kepercayaan nya.


Hahaha.... Khayalan ku terlalu tinggi, apa aku terima saja ya tawaran Mas Arga, toh selama ini aku hidup luntang-lantung, jika sewaktu-waktu Mas Arga menyakiti ku, aku bisa kabur, aku sudah terbiasa kemana-mana sendiri, lewat Mas Arga juga aku bisa membalas dendam kepada Pria laknat yang membuat hidup ku berantakan.


Aku lihat Mas Arga menutup.pintu dan kembali menghampiri ku, dia berjongkok di depan ku, menggenggam tangan ku lalu menempelkan jari telunjuk nya di bibir, mengkode agar aku diam, aku membalas dengan anggukan.


"Shen, apapun alesan aku nikahin kamu secara siri nanti kamu akan tau sendiri, yang pasti alesan itu bukan untuk nyakitin kamu, kenapa aku gini, karena aku nggak mau rumah tangga kita di awali sama kebohongan."


Ucap Mas Arga kembali meyakinkan ku.


"Tapi kenapa Mas Arga milih aku jadi istri Mas Arga, di luaran sana pasti banyak Perempuan yang suka sama Mas Arga, aku tau Mas Arga bukan orang sembarangan, pasti Mas Arga berasal dari keluarga terpandang."


"Mungkin kejujuran kamu Shen, jujur kamu yang buat aku cinta sama kamu."


Belum selesai aku bicara Mas Arga sudah meng-iya kan pertanyaan ku.


"Iya .. Pasti."


"Aku mau nikah sama Mas Arga."


Mas Arga tersenyum lalu membawa ku ke dalam pelukan nya.


Shena POV end.


Arga melepas pelukan nya, lalu merogoh kantong celana nya, Arga mengeluarkan sebuah kotak yang ternyata berisi cincin.

__ADS_1


"Afshena, malam ini, di saksikan Allah SWT dan para malaikat nya yang menjadi saksi, aku Argani Davkara melamar kamu menjadi istri, kamu mau jadi istriku."


Air mata Shena tumpah seketika, tak menyangka jika Arga sudah mempersiapkan cincin untuk melamar nya, walau hanya di saksikan Tuhan, sumpah demi apapun Shena sangat bahagia.


"Iy...iya Mas Arga, Shena mau." Jawab Shena dengan suara bergetar.


Arga memasang cincin itu di jari manis Shena.


"Terimakasih sayang, berjanji lah sayang, kamu dan aku akan selalu bersama-sama sampai maut memisahkan, apapun kejadian dan rintangan yang akan datang, kita hadapi sama-sama, aku akan selalu ada untuk kamu, dan begitupun sebalik nya."


Shena mengangguk.


"Insya Allah Mas."


Arga dan Shena berpelukan, Shena masih belum bisa membendung air mata nya, begitupun Arga yang ikut meneteskan air mata, baru kali ini Arga melamar seorang wanita benar-benar dari hati nya sendiri.


Arga duduk di samping Shena, lalu melihat kembali cincin yang tersemat di jari Shena.


"Untung muat sayang, aku beli nya cuma ngira-ngirain aja ukuran jari kamu."


"Makasih ya Mas, aku ngerasa jadi orang sepesial untuk pertama kali nya, makasih."


Shena kembali memeluk tubuh kekar Arga, Arga membalas pelukan itu dan mengusap punggung Shena.


"Udah jangan nangis lagi, sekarang dan untuk selamanya, kamu akan jadi Ratu ku sayang."


Sepertinya tidak ada seorang pun yang dapat menggambarkan kebahagiaan dua insan itu, memang benar jika pepatah berkata, Jodoh Itu Nggak Akan Kemana


Modal ketemu di Cafe dan saling curhat pun bisa jadi jodoh, hm... mungkin kalian ada yang bertanya-tanya ya, kenapa sih Babang Arga kayak nya memang udah niat banget jadi pengganti Sarah??

__ADS_1


Nah ... Yuk ikutin terus kisah nya, dan temuin jawaban nya.


__ADS_2