Gadis Manis Milik Daddy Arga

Gadis Manis Milik Daddy Arga
Nothing's gonna change my love for you.


__ADS_3

Shena menatap Arga yang baru keluar dari kamar mandi.


"Apa sayang, ganteng ya?"


Shena hanya memberi senyuman kecil, Arga merebahkan tubuh nya di samping Shena yang sedang sibuk mengutak-atik Handphone baru nya.


"Ngapain sih sayang?"


"Bikin E-mail, WA, IG, FB."


"Sini biar aku aja." Arga menawarkan bantuan.


"Nggak usah udah selesai. Aku boleh tanya sesuatu Mas."


"Tanya aja."


"Nama media sosial Mas Arga apa?"


Arga menelan saliva nya, sungguh pintar calon Istri nya ini.


"Sayang, aku sekali lagi minta maaf, belum waktu nya sayang, aku minta waktu sama kamu, nanti kamu akan tau semua nya, aku kenalin kamu sama keluarga aku, kita resepsi, apapun yang kamu mau akan aku kabulin, tapi belum sekarang."


Shena membuang nafas nya berat.


"Iya."


Arga memindahkan kepala nya di paha Shena.


"Sayang nyanyiin."


"Nyanyi apa Mas." Shena meletakkan Handphone nya.


"Apa aja, semua bagus pasti kalo kamu yang nyanyi."


"Hmm...Apa ya, request aja Mas Arga nya."


Arga diam memikirkan lagu apa yang akan di minta nya.


"Aku nggak pernah dengerin lagu sayang, terserah kamu lagu apa, yang cocok buat kita."


"Hmm...Cocok buat kita?"


"Iya jangan lagu kemaren sayang, ngenes banget hehe."


"Ada nih. Maaf ya Mas kalo jelek."


"Pasti bagus." Puji Arga.


Lama sudah ku menanti


Banyak cinta datang dan pergi


Tapi tak pernah aku senyaman ini


Mungkin dirimulah cinta sejati


Tak akan kuragu lagi


Kujaga sampai ke ujung nadi


Takkan kusia siakan lagi


Buat hidupku lebih berarti


Reef:


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi, slalu kunanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya di hati


Aku bahagia, milikimu seutuhnya


"Udah."


"Pendek banget yang."


"Ck...gantian lah Mas Arga, masa aku terus." Protes Shena.

__ADS_1


"Mana bisa aku nyanyi sayang."


"Sayang banget, Mas Arga buka link yang aku kirim tadi?"


"Buka."


"Itu lagu favorit aku Mas, tapi aku cuma bisa denger, karena nggak bisa bahasa Inggris, aku berharap suatu saat nanti ada yang nyanyiin lagu itu buat aku."


"Kamu berharap siapa?"


"Siapa aja, kalo bisa Mas Arga."


"Hah, mustahil sayang, aku nggak bisa nyanyi."


Lalu Shena mencari lagu itu di APK YouTube, lagu favorit nya Lagu ini sebenarnya merupakan lagu jadul 1985 yang pertama kali dipopulerkan oleh George Benson. Lagu satu ini memiliki arti mendalam yang menceritakan seorang pria yang sayang pada kekasihnya. Dalam suatu bait lirik terdapat kata yang keyakinan yang ditujukan untuk kekasihnya bawa dirinya tidak dapat hidup tanpa kekasih nya.


Judul: Nothing's gonna change my love for you.


If I had to live my life without you near me


The days would all be empty


The nights would seem so long


With you I see forever, oh, so clearly


I might have been in love before


But it never felt this strong


Our dreams are young and we both know


They'll take us where we want to go


Hold me now, touch me now


I don't want to live without you


Reef:


Nothing's gonna change my love for you


One thing you can be sure of


I'll never ask for more than your love


Nothing's gonna change my love for you


The world may change my whole life through


But nothing's gonna change my love for you


If the road ahead is not so easy


Our love will lead the way for us


Like a guiding star


I'll be there for you if you should need me


You don't have to change a thing


I love you just the way you are


So come with me and share the view


I'll help you see forever too


Hold me now, touch me now


I don't want to live without you


Nothing's gonna change my love for you


One thing you can be sure of


I'll never ask for more than your love


"Bagus kan Mas?"


"Selera mu bagus yang, kamu punya bakat terpendam, gimana kalo kamu les musik?"

__ADS_1


"Hahahaha...." Shena tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Arga.


"Kenapa ketawa?"


"Mending aku ngurusin cucian baju Mas, istilah nya."


Arga tercengang mendengar penuturan Shena.


'Di tolak mentah-mentah.' Batin Arga.


"Kamu boleh kok sayang nyari kesibukan."


Shena menggeleng.


"Aku mau fokus aja ke Mas Arga, setelah kita nikah aku harap Allah cepet ngasih kita keturunan Mas."


Arga tersenyum lebar mendengar penuturan Shena, Arga duduk lalu mengecup wajah Shena bertubi-tubi.


"Calon Istri ku."


Shena tersipu, jantung nya terasa berdegup kencang.


"Aku mau tidur." Shena menutupi tubuh nya dengan selimut lalu tidur membelakangi Arga.


Arga ikut merebahkan diri lalu tidur dengan satu tangan mengelus kepala Shena, walau mereka tidur 1 kamar namun Arga tetap berusaha menjaga jarak.


*******


Arga sedang berkutat dengan laptop nya, menyelesaikan tugas yang tidak bisa di kerjakan oleh Han atau Natasya (Tidak bisa di wakilkan).


Besok adalah hari keberangkatan nya dan para sahabat nya, selama 3 hari Arga, han dan Haris, akan cuti, Haris yang bekerja di keuangan, tugas nya tak kalah penting dengan Han.


Handphone Arga berdering tanda panggilan masuk, ternyata Mamah yang menelfon.


"Hallo, Assalamu'alaikum Mah."


"Wa'alaikum Salam Ga, Nak tadi Sarah nelfon Mamah, minta bicara sama Shaka."


"Oh iya Mah, biarin aja."


"Sarah bilang sama Mamah kalo kamu sama dia habis ribut."


"Udah Mah, nggak usah fikirin."


"Maafin Mamah Arga." Mamah meneteskan air mata nya, melihat Mamah nya menangis Arga menghentikan aktifitas nya.


"Udah lah Mah, memang Sarah yang cari masalah terus."


"Ceraikan dia Nak, lepas lah perempuan kejam itu, Mamah tau bagaimana kehidupan rumah tangga kamu, semua nya Han ceritakan sama Mamah, maafin Mamah Nak."


"Udah lah Mah, jangan di fikirin, nanti Arga cariin menantu yang baik buat Mamah ya, yang sayang sama Mamah, sama Shaka."


"Apa kamu mau cerai sama Sarah Nak."


"Nggak segampang itu Mah, masa depan Shaka jadi taruhan nya, Arga harus banyak nimbang dan hati-hati, Arga lengah sedikit aja, hak asuh Shaka bisa di tangan Sarah sepenuh nya."


Mamah memegangi dada nya.


"Ya Allah, serumit itu ya Ga, Mamah akan doain kamu terus Ga."


"Makasih Mah."


"Ya sudah lanjut kerja ya Nak, apa Abang mu tidak berkunjung?'


"Belum Mah, Shaka di mana Mah?"


"Shaka masih main sama Salwa."


"Nggak kerja si Salwa Mah."


"Masih nggak enak badan dia Ga, Mamah suruh libur dulu."


"Mah, Salwa sama Han pacaran ya."


"Haha, malah Han udah ngasih Salwa cincin sebagai tanda serius Ga, di depan Mamah sama Papah."


"Really, sejauh itu?"


"Iya."


"Ya udah Mah Arga lanjut kerja ya, Assalamu'alaikum."

__ADS_1


"Iya Ga, Wa'alaikum salam."


__ADS_2