Gadis Manis Milik Daddy Arga

Gadis Manis Milik Daddy Arga
Menuju Bandung 2


__ADS_3

Shena menundukkan wajah nya di sepanjang perjalanan, andai saja saat ini Shena mempunyai jin pengabul permintaan Shena hanya ingin menghilang, cukup itu saja.


Shena memang mencintai Arga, namun untuk berhadapan dengan Orang tua Arga membuat Shena takut, bagaimanapun Shena mempunyai masa lalu yang kelam, hidup pontang panting dan sudah bertahun tidak pulang.


Apa kah Keluarga Arga akan menerima nya? sedangkan tanpa di beri tahu Shena sudah bisa menebak jika Arga bukan berasal dari Keluarga biasa saja, baru bertemu Ricko saja kini Shena sudah tidak berani mendongak.


Rasanya perjalanan mereka sangat lama, apa itu hanya perasaan Shena, Shena melirik jam ternyata sudah mendekati pukul 2 siang.


Kruk....Kruk....


Arga menoleh ke arah Shena.


"Kamu laper?"


Shena menggeleng, Arga menyipitkan mata nya.


"Kamu laper kan, coba liat aku yang, emang nya nggak pegel nunduk terus." Arga menegakkan kepala Shena.


"Mas..." Shena kembali menunduk.


"Hahaha....kamu takut sama dia." Arga menunjuk Ricko yang fokus menyetir.


"Aduh Shen, Bang Ricko itu baik loh, hati nya warna merah soal nya."


"Kalo bukan warna merah terus warna apa, pink." Sahut Ricko.


"Cari tempat makan Bang, ntar pingsan nih bini gua." Shena mencubit paha Arga.


'Jangan ngomong sembarangan, malu' Bisik Shena, Arga mengacak gemas rambut Shena.


"Tanggung Ga, 20 menit lagi sampe kita, makan di rumah aja."


"Oke."


******


Mobil Ricko sudah memasuki gerbang kediaman Bakrie Rahardian, mata Shena terbelalak melihat istana di hadapan nya, nyata kah ini? Baru kali ini Shena melihat rumah sebesar ini, kecuali di film.


Ricko turun terlebih dahulu, meninggalkan Arga dan Shena.


"Sayang kamu tunggu di sini dulu ya, sebentar aja." Arga mengusap kepala Shena.


"Iya Mas." Justru Shena merasa lega Arga meminta nya tinggal di mobil.


******


Ricko melihat Salwa dan Mamah nya sedang berbincang dengan seorang Wanita, Ricko memperhatikan gestur tubuh Wanita itu.


"Nai." Panggil Arga, Naira menoleh merasa ada Laki-laki yang memanggil nya.


"Mas Ricko." Naira tersenyum tidak menyangka jika Ricko akan datang.

__ADS_1


Ricko menghampiri Naira, Mamah dan Salwa. "Mah, Papah ada?"


"Papah ada di atas, sebentar lagi mau ke pabrik teh katanya, kamu kenapa udah sampai sini lagi, tumben."


"Mah..." Arga memanggil Mamah nya.


"Kalian bareng, ini hari Selasa, tumben pulang."


"Mah, ada yang mau Ricko bahas, boleh minta waktu nya, Salwa juga." Ricko menatap kedua Wanita itu bergantian.


"Ada apa Bang?" Tanya Mamah heran.


"Masalah Arga Mah." Ucap Arga jujur.


'Apa Arga mau cerai dari Sarah' Tebak Mamah dalam hati nya.


"Nai, kamu tunggu sini ya." Pinta Arga.


"Biar Naira ikut, dia kan sudah bagian keluarga kita, ayo , temui Papah." Mamah bangkit lalu terlebih dahulu menuju lantai atas mencari Suami nya. Salwa, Naira, Ricko dan Arga kemudian menyusul.


Kini mereka sudah duduk di ruang keluarga, Papah bergantian menatap kedua anak Laki-laki nya.


"Silahkan Ricko, ada apa ini?" Papah membuka suara.


Ricko menatap Arga, Arga membuang nafas lalu ikut membuka suara.


"Arga datang, untuk minta izin, Pah, Mah."


Arga menatap Papah yakin.


"Untuk menikah lagi Pah." Ucap Arga tegas.


"Menikah lagi, memang nya kamu sudah cerai dari Sarah, baru 8 hari Istri mu pergi, kamu sudah ingin menikah lagi, jangan kamu hidup hanya ingin menikmati duniawi Arga, fikirkan juga akhirat mu!!" Sisi tegas Papah mulai terbentuk kembali.


"Apa Istri mu sudah tau!?"


"Belum Pah, dan jangan sampai tau."


"Kenapa, turunkan emosi dan ego mu!! Jangan hanya karena marah kamu lantas menduakan Istri mu!!"


"Cukup Pah, dengarkan dulu penjelasan Arga." Pinta Mamah.


"Apa lagi yang mau di jelaskan, menurun dari siapa sifat tamak mu Arga!!"


"Apa Papah tidak bisa mendengar Arga lagi?" Arga ikut mengencangkan suara nya.


Naira dan Salwa berpegangan tangan ikut merasakan sedih dengan pemandangan di hadapan mereka sekarang.


"Sarah selama ini sudah menduakan Arga Pah, rumah tangga Arga tidak ada bahagia sama sekali, Arga tidak menikmati kehidupan rumah tangga yang Arga idamkan." Arga mulai menjelaskan.


"Arga hanya ingin mencari kebahagiaan."

__ADS_1


"Apa bukti mu, jika Sarah mendua, jangan mengada-ngada dulu Ga." Tuding Papah.


"Mamah tau Pah, Mamah tau Sarah mengkhianati Arga, Mamah tau semua kehidupan rumah tangga Arga seperti apa." Papah dan Arga menatap Mamah.


"Sarah menduakan Arga demi harta, Sarah hanya ingin harta Arga melalui Shaka."


"Kenapa kalian baru bicara sekarang!! Sudah lah, lupakan menikah, lebih baik urus perceraian kamu dan Sarah!!"


Papah bangkit hendak meninggalkan Arga.


"Jadi Arga harus apa Pah, Arga cukup diam melihat Shaka di bawa Sarah?, Arga belum ada cukup bukti perselingkuhan Sarah, bukti yang Arga punya rusak, bisa-bisa Hak asuh Shaka jatuh di tangan Sarah jika Arga asal gugat Pah."


Papah kembali duduk.


"Tolong dengar Arga Pah, Mah, Arga juga ingin bahagia, sudah banyak kemauan kalian yang Arga turuti, sampai Arga masuk dalam lingkaran hitam, sekarang Arga ingin bahagia, Arga mendapat Wanita yang Arga mau, yang Arga idamkan, dulu kalian buat Reni pergi, apa kali ini kalian akan lakukan hal sama!!?"


"Siapa wanita itu?!" Tanya Papah.


"Shena Pah."


Arga menceritakan asal usul Shena, perjalanan hidup Shena, Arga juga jujur tentang Shena yang selama 8 tahun sana-sini menjadi art.


"Kenapa bisa sampai 8 tahun tidak pulang, apa keluarga nya tidak mencari." Tanya Papah.


"Karena Shena trauma Pah."


"Trauma apa?"


"Shena hampir di perk*sa Ayah tiri nya, hampir Pah, untung saja itu belum sempat terjadi."


"Mamah nggak setuju Ga, memang nya kita tau itu sudah terjadi apa belum, bisa saja wanita itu bohong kan!!"


"Apapun itu Mah, yang pasti Arga akan tetap menikahi Shena."


"Jangan bodoh Ga, masih banyak perempuan suci di luaran sana!!"


"Cukup Mah, jangan rendahkan Shena, cukup Mamah mengatur kehidupan Arga, lebih baik Shena yang menjadi anak jalanan karena trauma, dari pada menantu pilihan Mamah yang kesucian nya tak tentu di renggut siapa, kalian ingin tau, ARGA HANYA MENDAPAT BARANG BEKAS PRIA LAIN DI LUAR SANA!!"


Mamah menutup mulut nya.


"Ja...jadi...."


"Iya Mah, memang lengkap penderitaan Arga, kehilangan kekasih, di jodohkan, dapat barang bekas, di selingkuhi, dan sekarang di tinggalkan, 6 bulan lebih sejak Arga tau Sarah selingkuh, Arga tidak sudi menyentuh Sarah dengan berbagai alasan, Arga memang nakal, tapi Arga tidak pernah berhubungan kelewat batas dengan wanita yang bukan Istri Arga."


"Ma...maaf kan Mamah Ga."


"Sekarang kita harus apa?" Tanya Papah.


"Bantu Arga Pah, jelaskan ke Shena, perahara rumah tangga Arga hingga Arga belum menceraikan Sarah, bantu Arga jelaskan jika Arga sudah punya Shaka, dan bantu Arga untuk menutup masa lalu Shena, cukup kita yang tau, dan jangan pernah bahas lagi."


"Shena ada di sini, biar Ricko panggilkan." Ricko bangkit untuk memanggil Shena.

__ADS_1


Jangan lupa like ya.... Cerita masih banyak kekurangan, mohon koreksi 🙏🏽🙏🏽


__ADS_2