Gadis Petani Dengan Sistem Pertanian

Gadis Petani Dengan Sistem Pertanian
Bab 3 : Gadis Petani


__ADS_3

Drek...


Em... Sepertinya ini sangat kotor dan berdebu ohok-ohok aku harus segera membersihkannya dan nanti siang aku harus segere membeli beberapa bibit dan obat-obatan!" Ucap Aileena ia dengan semangat melakukan pekerjaannya.


Ting!


(Misi sistem!)


Mengangkat beban berat selama 5 jam : hadiah [Kenaikan level 2x lipat dan Poin 2.000]


Ingat! Misi hanya berlaku hari ini!


(Pesan dari sistem obrolan)


Dewi Lyra: Selamat mengerjakan misi pertamamu Aileena! (Bahagia)


Aileena: Terima kasih Lyra, anda sangat memperhatikan saya! Anda dewa yang berbeda! (Tersenyum)


Dewi Lyra: Awuh! Sangat manis sekali! (Terharu)


Aileena: Mendingan tadi gak jadi bilang gitu! (Merasa jijik)


Brak... Brak... Brak...


Ting! Ting!


(Pemberitahuan Sistem)


Setiap 1 jam melakukan kegiatan bertat mendapat 50 exp.


+exp bertambah


[Kekuatan terus bertambah]


"Wah! Beneran bertambah dong expku! Aku harus melakukannya dengan cepat!" Teriak semangat Aileena ia terus mengerjakan hal-hal berat selama 5 jam penuh tak berhenti, seperti sebuah energ tak habis-habis dari dalam tubuh Aileena, padahal tubuhnya cukup kurus.


Brak...


"Akhirnya selesai menyelesaikan misi mengangkat beban berat selama 5 jam!" Teriak senang Aileena lalu ia melihat exp dan level ya ia dapat.


(Pemberitahuan Sistem)


[Anda naik level 10]


[Julukan gadis petani pemula]

__ADS_1


[Anda mendapatkan 1.000 exp]


[Poin 4.000]


[Skil baru kekuatan fisik]


"Wah... Aku mendapat skil baru, aku harap aku bisa mendapatkan skil lainya seperti skil yang ini, ohwh! Yang ini juga boleh." Ucap Aileena ia sangat senang bisa menggunakan sistem ini.


"Toko item? Wah disini banyak sekali jenis senjata dan juga alat pertanian? Tapi sepertinya harus ditukar ya dengan exp?" Gumam Aileena ia ingin sekali membeli peralatan pertanian tetapi itu tidak terlalu membutuhkannya sekarang.


"Aku akan meniukar exp ketika butuh saja." Ucap Aileena. "Sistem informasi pribadi." Ucap Aileena saat itu sistem memproses permintaan Aileena dan mempertunjukkan layar yang ada dihadapannya itu.


(Informasi pengguna)


Nama: Aileena


Operator Dipegang Oleh : Dewi Lyra


Mendapatkan Sistem : PERTANIAN


Julukan: Gadis petani pemula


Level: 10


Poin: 3.000


Skill: -Kekuatan fisik


"Baiklah sepertinya sudah lama sekali aku dirumah ini, waktunya aku harus pergi." Ucap Aileena ia pun dengan cepat mengambil tas miliknya beserta uang didalamnya ia segera pergi ketoko penjual benih.


Ting...


"Selamat datang nona ditoko kami, ada yang bisa kami bantu nona?" Tanya seorang pak tua dengan gembira, Aileena tersenyum ia melihat sekelilingnya banyak sekali peralatan pertanian serta beberapa bibit benih.


"Saya ingin membeli peralatan pertanian, ini daftarnya tolong disiapkan ya pak." Ucap Aileena memberikan secarik kertas yang berisikan banyak sekali alat-alat pertanian dan bibitnya yang tak bisa ia sebut satu persatu.


"Baiklah anda boleh melihat disini-sini dulu nona." Ucap pak tua itu ia segera menyiapkan pesanan Aileena. Aileena melihat sebuah cangkung dan beberapa sekolah kecil maupun besar, dan disaat itu Aileena memegangnya.


Tang-tang...


"Rupanya skop ini cukup kuat dan terlihat ringan, bagaiman dengan cangkung ini?" Ucap Aileena ia terus memegang benda-benda berat disekitarnya tetapi bagi Aileena ini cukup mudah dan sangat ringan.


"Padahal dikehidupanku sebelumnya cangkung ini sangat berat tetpai mehgapa ini sangat ringan?" Gumam Aileena tak sadar bahwa kekuatannya dipengaruhi oleh exp yang ia dapat.


"Wah saya baru pertama kali melihat seorang nona memegang cangkung yang berat itu dengan mudahnya." Ucap pak tua itu ia tengah mengambil beberapa bibit. "Ya, setahu saja juga ini kan memang berat? Tetapi mengapa saya bisa memegangnya dengan sangat ringan?" Tanya Aileena.

__ADS_1


"Mungkin dewa memberikan mu sebuah kekuatan kepadamu nona muda, anda patutnya bersyukur." Ucap pak tua itu ia pun sudah menyiapkan apa yang diminta Aileena.


"Nona ini pesan anda sudah siap, oh iya saya akan memberikan anda gerobak derek kecil untuk anda membawa semua barang-barang ini bagaimana?" Tanya pak tua itu, Aileena menganggukan kepala tetapi matanya masih fokus terhadap kelengkapan barang yang ia minta.


"Sepertinya sudah beres! Saya ingin bertanya kepada anda boleh? Dimana saya bisa mendapatkan sebuah pakaian petani dan sepatu bots disekitar sini pak?" Tanya Aileena, pak tua itu sedikit berfikir. "Saya rasa ada disebrang sana, anda bisa membeli pakaian, sarung tangan dan juga sepatu disana." Ucap pak tua itu.


"Benarkah? Wah terima kasih banyak pak, saya pergi!" Ucap Aileena ia segera pergi ketoko tersebut.


Tap-tap-tap...


"Permisi saya ingin membeli sebuah pakaian dan sarung serta sepatu bots disini apakah saya bisa mendapatkannya?" Tanya Aileena ia melirik kearah kanan dan kiri tak ada siapa pun orang disana.


"Selamat datang nona, saya adalah selalu pemilik toko saya berterima kasih anda mengunjungi toko kami, ya kami menyiapkan beberapa pakaian, sarung tangan serta sepatu bots, topi pertanian. Apakah anda ingin membeli semua itu?" Tanyanya dengan ramah Aileena menganggukan kepalanya.


"Sepertinya anda sangat cocok memakai pakaian berwarna hijau campuran coklat bagaimana dengan baju ini, ini berbentuk gaun tetapi menyerap keringat serta topi pertanian yang berwarna coklat pas ditubuh anda?" Tanyanya ia mulai memberikan semua pakaian-pakaian itu kepada Aileena.


"Baiklah saya akan mencobanya." Ucap Aileena setelah beberapa menit kemudian ia pun keluar dari tempat pergantian pakaiannya, Aileena sangat cocok menggunakan pakaian hijau dengan topi, sepatu boots coklat.


"Wah anda sangat cocok memakainya, apakah anda ingin membelinya?" Tanyanya yang sangat bersemangat, Aileena melihat gaun yang ia kenakan lalu ia menganggukan kepalanya.


"Bagus! Biarkan saya yang membungkus pakaiannya nona." Ucapnya ia pun segera membungkusnya dengan rapih semua paket pakainan pertanian seharga 2 gold 5 perak.


Bruk...


"Uh... Akhirnya semua kegiatan telah selesai, besok aku mulai bertani dan membereskan lahan itu. Aduh sangat melelahkan, untungnya aku sudah menaruh semua barang-barang itu dilumbung belakang." Gumam Aileena ia tertidur nyenyak.


Keesokan harinya Aileena bangun dan memakai pakaian petaninya, serta sarapan seorang diri ia cukup kesepian dan teringat akan sangat ibu. "Rumah ungu yang kecil ini adalah rumah terbaik!" Teriak Aileena ia mulai mengeluarkan beberapa alat pertaniannya dari lumbungnya itu.


Ting! Ting!


(Misi sistem!)



Menyelesaikan kegiatan pertanian.


Menanam, memupuk memberikan obat anti hama.



"Akhirnya ada misi?" Ucap Aileena ia pun keluar dari sana dan menuju tempat lahan yang berada. Saat itu juga Aileena terkejut melihat sebuah lahan yang cukup besar dan luar berada tepat disamping lahan miliknya.


"Mengapa tiba-tiba ada lahan orang disini? Siapa pemilik lahan ini?" Ucap Aileena ia mengerutkan keningnya seketika seorang yang menjengkelkan pun datang. "Aku lah pemilik lahan ini gadis bodoh!" Ucap orang tersebut saat itu juga Aileena mengerutkan keningnya.


"Kau? Kau yang membuat lahan ini?" Ucap Aileena terkejut. "Ya... Aku, aku akan membuat lahan milikmu menjadi lahan milikku! Lihat saja nanti Aileena!" Teriak Arthur, Aileena tersenyum. "Lihat saja nanti tuan muda!" Ucap Aileena ia mengerutkan keningnya.

__ADS_1


__ADS_2